Ethereum (ETH) kembali menjadi sorotan setelah analis veteran Tom Lee memproyeksikan potensi kenaikan harga hingga menyentuh US$20.000.
Prediksi ini muncul di tengah meningkatnya adopsi tokenisasi aset nyata atau Real-World Assets (RWA) yang kini didominasi oleh jaringan Ethereum dan ekosistem EVM.
Perkiraan tersebut disampaikan Lee dalam konferensi blockchain yang digelar Binance di Dubai, di mana ia menilai bahwa Ethereum berada pada fase awal pergerakan besar setelah lima tahun bergerak dalam rentang harga yang sempit.
Siklus Bitcoin Bergeser, Ethereum Berpotensi Jadi Pemenang

Sumber Gambar: YouTube Binance
Melansir dari Crypto.News, Lee menilai bahwa pola empat tahunan Bitcoin yang selama ini menjadi acuan pasar sudah tidak lagi relevan.
Ia memprediksi Bitcoin akan menorehkan rekor harga baru pada awal 2026, mengikuti korelasi dengan indeks S&P 500 sepanjang 2025.
Menurutnya, momentum tersebut akan menciptakan lingkungan yang mendukung bagi Ethereum, terutama ketika permintaan tokenisasi meningkat dan pasar mulai menilai ulang fundamental ETH.
Baca juga berita terkait: 3 Berita Kripto Terkini: Gas Fee Ethereum Anjlok hingga Prediksi Adopsi XRP
Ethereum Kuasai 70% Pasar Tokenisasi RWA
Lee menegaskan bahwa Ethereum menjadi tulang punggung infrastruktur tokenisasi.
Mellansir dari Crypto.News, data dari RWA.xyz menunjukkan lebih dari 70% nilai tokenisasi global berada di jaringan Ethereum, termasuk Layer-2 dan platform EVM-compatible.
Dominasi ini membuat Ethereum dinilai undervalued. Ia menyebut jaringan tersebut akan berperan sebagai fondasi sekuritas tokenized, pembayaran digital, dan sistem keuangan berbasis blockchain.
Adopsi institusi menjadi faktor penting, terutama ketika sektor keuangan tradisional mulai memanfaatkan blockchain untuk efisiensi distribusi, settlement, dan otomasi aset.
Breakout Teknis Setelah Lima Tahun Konsolidasi
Secara teknikal, Ethereum dilaporkan mulai keluar dari fase konsolidasi jangka panjang. Pola W pattern, double-bottom, dan pergerakan RSI historis menjadi sinyal bahwa ETH berpotensi memasuki tren baru.
Analis pasar bernama Sykodelic menilai bahwa ETH cenderung rebound signifikan ketika RSI harian turun dari kondisi overbought menuju oversold sebelum menembus garis tren utama.
Pola yang sama kini kembali terlihat. Pada sesi perdagangan Asia, ETH mengalami penurunan setelah gagal menembus resistance, namun struktur pemulihan jangka menengah masih terjaga.
Baca selanjutnya: Mampukah Ethereum (ETH) Mengakhiri 2025 dengan Menembus US$ 4.000?
Akumulasi Institusi Mulai Terpantau
Sinyal bullish lain datang dari aktivitas korporasi. BitMine, perusahaan yang dikonversi Lee menjadi treasury Ethereum, tercatat melakukan beberapa pembelian ETH dalam jumlah besar berdasarkan data Lookonchain.
Walau belum diumumkan secara resmi, catatan on-chain menunjukkan akumulasi yang konsisten, memperkuat sentimen bahwa institusi mulai memperluas eksposur mereka terhadap Ethereum.
Kesimpulan
Prediksi Tom Lee bahwa Ethereum dapat melejit hingga US$20.000 didukung oleh kombinasi faktor fundamental, teknikal, dan adopsi institusi.
Dominasi Ethereum dalam pasar tokenisasi RWA menjadi pendorong utama yang memperkuat narasi bullish jangka menengah.
Meski target harga tersebut masih jauh, rangkaian data yang muncul menunjukkan pasar memasuki fase baru dengan ekspektasi yang semakin besar terhadap potensi pertumbuhan Ethereum.
FAQ
- Apa itu tokenisasi RWA dan mengapa penting bagi Ethereum?
Tokenisasi RWA adalah proses mengubah aset nyata seperti obligasi, saham, atau properti menjadi token digital berbasis blockchain. Ethereum menguasai lebih dari 70% pasar RWA sehingga permintaan tokenisasi berpotensi langsung mendorong nilai ETH. - Mengapa Tom Lee memperkirakan harga Ethereum bisa mencapai US$20.000?
Prediksi tersebut didasarkan pada dominasi Ethereum dalam tokenisasi RWA, breakout teknikal setelah lima tahun konsolidasi, dan meningkatnya keterlibatan institusi dalam ekosistem EVM. - Apakah benar siklus empat tahunan Bitcoin sudah berakhir?
Menurut Lee, ya. Ia menilai BTC kini bergerak mengikuti dinamika makro seperti indeks S&P 500, dan memperkirakan puncak harga baru pada awal 2026. - Mengapa Ethereum dianggap undervalued?
Ethereum dinilai undervalued karena perannya yang semakin besar dalam infrastruktur keuangan berbasis blockchain, termasuk sekuritas tokenized, pembayaran digital, dan tokenisasi aset. - Apa risiko terkait prediksi US$20.000 untuk Ethereum?
Risiko utama meliputi volatilitas pasar kripto, ketidakpastian regulasi, dan keberlanjutan adopsi RWA. Prediksi analis tidak menjamin hasil akhir dan tetap harus dihadapi dengan pertimbangan risiko.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Ethereum, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Tokoh Kripto Dunia






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


