Tom Lee Kuasai 3,2% Ethereum, Kenapa Masih Serok Lagi?
icon search
icon search

Top Performers

Tom Lee Kuasai 3,2% Ethereum, Kenapa Masih Serok Lagi?

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Tom Lee Kuasai 3,2% Ethereum, Kenapa Masih Serok Lagi?

Tom Lee Kuasai 3,2% Ethereum, Kenapa Masih Serok Lagi?

Daftar Isi

Perusahaan yang dipimpin Tom Lee kembali menjadi sorotan setelah meningkatkan kepemilikan Ethereum (ETH) secara agresif pada Desember. Meski pasar tengah dibayangi tekanan akibat meningkatnya inflow ke bursa dan arus keluar dari ETF, Lee justru melanjutkan strategi akumulasinya.

Data terbaru menunjukkan bahwa perusahaan tersebut kini menguasai 3,2% suplai ETH, menjadikannya pemegang korporat terbesar untuk aset tersebut. Langkah ini memicu pertanyaan besar: apa yang membuat Tom Lee tetap percaya diri ketika sebagian pasar justru mengambil posisi defensif?

 

Tambah 138.452 ETH dalam Seminggu

 

Dalam pengungkapan terbaru, perusahaan Tom Lee membeli 138.452 ETH dalam sepekan, naik 156% dibanding empat minggu sebelumnya. Total kepemilikan mereka kini mencapai 3,86 juta ETH, dan ini berarti mereka sudah berada di dua pertiga jalan menuju target menguasai 5% suplai Ethereum.

Aksi ini bukan langkah spontan. Sejak menjadikan ETH sebagai aset cadangan utama, perusahaan tersebut terus menambah posisi. Antara 30 Juni hingga 5 Oktober, mereka mengakumulasi 2,83 juta ETH, lalu menambah 1,03 juta ETH sejak Oktober hingga kini.

Yang membuat langkah ini semakin mencolok adalah kondisi pasar. Sejak awal Oktober, harga Ethereum telah turun sekitar 24,8%, menandakan tekanan bearish yang kuat. Namun Desember memberi sedikit napas: harga naik lebih dari 4%, dan pembelian Lee kembali meningkat seiring momentum itu.

 

Baca lagi: $50 Juta Masuk Seketika! Mengapa Whale Senior Yakin Ethereum Bakal Meledak?

 

Key Catalyst Jadi Dasar Kepercayaan Tom Lee

Tom Lee mengaitkan serok besar-besaran ini dengan sejumlah katalis yang menurutnya dapat mendukung penguatan ETH dalam beberapa bulan ke depan.

Salah satunya adalah upgrade Fusaka, yang baru diaktifkan pekan lalu dan meningkatkan skalabilitas, keamanan, serta efisiensi jaringan Ethereum. Selain itu, kondisi makro juga ikut mendukung, terutama setelah Federal Reserve menghentikan kebijakan quantitative tightening dan membuka peluang pemangkasan suku bunga tambahan.

Lee menilai kombinasi perkembangan jaringan dan stimulus makro dapat menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi ETH setelah mengalami volatilitas selama beberapa pekan.

 

Tetapi Data On-Chain Masih Beri Sinyal Waspada

Meski aksi beli Tom Lee terlihat agresif, data on-chain menunjukkan gambaran yang lebih hati-hati. CryptoOnchain melaporkan lonjakan besar netflow masuk ke Binance pada 5 Desember, yaitu 162.084 ETH, yang merupakan inflow harian terbesar sejak Mei 2023.

Inflow besar ke bursa sering kali mengindikasikan potensi tekanan jual, karena investor biasanya mengirim token ke exchange sebelum melepasnya ke pasar.

Tekanan juga datang dari sisi ETF. Produk ETF berbasis Ethereum mencatat outflow 1,4 miliar dolar selama November 2025, terbesar dalam sejarah. Tren ini berlanjut di Desember, dengan tambahan 65,59 juta dolar mengalir keluar hanya dalam sepekan pertama.

Pakar pasar menilai outflow ETF bukan hanya mencerminkan pandangan terhadap ETH, tetapi lebih menunjukkan melemahnya risk appetite investor dalam jangka pendek.

 

Pasar Terbelah: Akumulasi Besar vs Outflow Ritel

Kontras antara aksi agresif Tom Lee dan kondisi ETF menunjukkan pasar yang terbelah. Di satu sisi, pemain besar melakukan akumulasi jangka panjang, sementara di sisi lain, investor ritel dan institusi via ETF memilih mengurangi eksposur.

Divergensi ini memperlihatkan bahwa meski ada tekanan likuiditas jangka pendek, sebagian pelaku pasar masih melihat fondasi Ethereum sebagai peluang akumulasi strategis.

 

Kesimpulan

Aksi agresif Tom Lee dalam menambah kepemilikan Ethereum hingga menguasai 3,2% suplai menunjukkan keyakinan kuat terhadap prospek jangka panjang ETH. 

Meski pasar sedang menghadapi tekanan dari inflow bursa dan outflow ETF, Lee melihat katalis seperti upgrade Fusaka dan perubahan kebijakan moneter sebagai alasan solid untuk terus melakukan akumulasi. 

Namun, data on-chain tetap mengingatkan bahwa volatilitas jangka pendek belum mereda. Perbedaan strategi antara pemain besar dan arus keluar ritel menandakan pasar yang terbelah, dengan ETH berada di persimpangan penting menuju pergerakan berikutnya.

 

FAQ

  1. Kenapa Tom Lee terus membeli Ethereum meski pasar sedang tertekan?
    Tom Lee menilai sejumlah katalis seperti upgrade Fusaka dan potensi pelonggaran kebijakan moneter dapat mendukung penguatan ETH dalam beberapa bulan ke depan, sehingga ia melihat penurunan harga sebagai peluang akumulasi.
  2. Berapa total Ethereum yang dimiliki Tom Lee saat ini?
    Perusahaan yang dipimpin Tom Lee saat ini memegang 3,86 juta ETH, setara 3,2% dari suplai beredar.
  3. Apakah target Tom Lee untuk menguasai 5% suplai masih realistis?
    Dengan laju akumulasi yang meningkat hingga 138.452 ETH dalam seminggu, perusahaan tersebut kini berada di sekitar dua pertiga jalan menuju target 5%.
  4. Mengapa data on-chain dianggap memberi sinyal waspada?
    Inflow besar ke Binance dan outflow ETF dalam jumlah besar biasanya mengindikasikan tekanan jual dan melemahnya minat investor jangka pendek pada Ethereum.
  5. Apakah akumulasi Tom Lee berarti harga ETH akan segera naik?
    Belum tentu. Aksi beli besar menunjukkan kepercayaan jangka panjang, tetapi kondisi pasar jangka pendek masih dipengaruhi likuiditas, volatilitas, dan sentimen ETF.

 

 

Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.

Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Twitter Indodax sekarang

 

Author: Alo 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Referensi

Be(in)crypto – Why Tom Lee’s BitMine Is Buying Ethereum (ETH) Aggressively Despite Market Fear, diakses 10 Desember 2025

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Altcoin, #Berita Tokoh Kripto Dunia, #Berita Ethereum

Lebih Banyak dari Berita,Ethereum

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
DEGEN/IDR
Degen
27
50%
DEFI/IDR
DeFi
4
33.33%
EPIC/IDR
Epic Chain
10.465
25.42%
LOOKS/IDR
LooksRare
5
25%
SKYAI/IDR
SKYAI
3.171
24.4%
Nama Harga 24H Chg
STIK/IDR
Staika
2.140
-29%
CBG/IDR
Chainbing
5
-28.57%
PORTAL/IDR
Portal
314
-28.15%
MYX/IDR
MYX Financ
5.200
-26.23%
MORPHO/IDR
Morpho
33.219
-26.18%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Bitcoin Fisik yang Disimpan 12 Tahun Akhirnya Dibuka, Siapa Pemiliknya?
04/06/2026
Bitcoin Fisik yang Disimpan 12 Tahun Akhirnya Dibuka, Siapa Pemiliknya?

Sebuah koin Bitcoin fisik berisi 25 BTC senilai sekitar $1,78

04/06/2026
Ambruk ke Level Terendah Sejak 2021, Cardano Menuju Krisis Lebih Dalam?
04/06/2026
Ambruk ke Level Terendah Sejak 2021, Cardano Menuju Krisis Lebih Dalam?

Harga Cardano (ADA) terus berada di bawah tekanan setelah anjlok

04/06/2026
2 Kabar Besar dari AS yang Bisa Jadi ‘Game Changer’ untuk Bitcoin dkk
04/06/2026
2 Kabar Besar dari AS yang Bisa Jadi ‘Game Changer’ untuk Bitcoin dkk

Pemerintah AS kembali mengeluarkan dua sinyal penting yang menjadi perhatian

04/06/2026