Prediksi terbaru dari Bernstein menunjukkan potensi lonjakan besar untuk Bitcoin, dengan estimasi harga mencapai sekitar Rp3,3 miliar pada 2027.
Proyeksi ini muncul setelah data menunjukkan bahwa perilaku pasar Bitcoin berubah signifikan, tidak lagi sepenuhnya bergantung pada siklus empat tahunan seperti sebelumnya.
Dilansir dari The Crypto Basic, lembaga riset melihat bahwa permintaan institusional kini menjadi pemicu utama stabilitas dan potensi kenaikan jangka panjang.
1. Lonjakan Permintaan Institusional Jadi Penopang Baru
Bernstein menegaskan bahwa permintaan institusional lewat produk seperti ETF telah mengubah struktur pasar. ETF Bitcoin hanya mencatat sekitar 5% outflow saat harga anjlok dari lebih dari $126.000 ke kisaran $80.000, menunjukkan ketahanan yang tidak terlihat pada fase siklus sebelumnya.
Fenomena ini dianggap sebagai tanda bahwa Bitcoin semakin dipandang sebagai aset strategis, bukan sekadar instrumen spekulatif. Institusi dengan horizon panjang cenderung menahan posisi meski volatilitas meningkat, sehingga tekanan jual semakin terbatas.
2. Perubahan Siklus: Era Baru di Luar Pola 4 Tahunan
$829 BILLION BERNSTEIN SAYS THE BULL MARKET WILL CONTINUE UNTIL 2027
PREDICTS $200,000 #BITCOIN BY NEXT YEAR ? pic.twitter.com/ILVSUl1fEX
— The Bitcoin Conference (@TheBitcoinConf) September 30, 2025
Laporan Bernstein memproyeksikan bahwa Bitcoin bisa mencapai $200.000 pada 2027 atau sekitar Rp3,3 miliar (kurs Rp16.694). Perhitungan ini didorong oleh asumsi bahwa siklus empat tahunan Bitcoin mulai melemah akibat meningkatnya likuiditas terstruktur dan arus modal institusional.
Pandangan ini juga sejalan dengan komentar Tom Lee, yang menyebut bahwa siklus tersebut dapat “pecah” dalam delapan minggu ke depan karena pasar semakin dewasa. Ia memang menurunkan target jangka pendek, tetapi tetap melihat peluang pembentukan puncak baru dalam beberapa tahun.
Baca juga: Prediksi Panas! Tom Lee Sebut Bitcoin Siap Bikin Kejutan di Akhir Tahun
3. Ekspektasi Pemangkasan Suku Bunga Memperkuat Narasi Bullish
Katalis berikutnya datang dari kebijakan moneter. Pasar memprediksi peluang 86% untuk pemangkasan suku bunga 0,25%, yang menjadi potensi pemicu aliran likuiditas baru ke aset berisiko seperti Bitcoin.
Analis dari London Crypto Club menyebut bahwa kombinasi rate cut dan kemungkinan ekspansi neraca akan menjadi “latar belakang yang sangat kuat” bagi Bitcoin memasuki awal tahun. Kondisi makro seperti ini biasanya menurunkan imbal hasil aset bebas risiko, memindahkan investor ke aset dengan potensi pertumbuhan lebih tinggi.
Kesimpulan: Jalan Menuju Rp3,3 Miliar Semakin Terbuka
Jika tren permintaan institusional meningkat, siklus Bitcoin melebar, dan kebijakan moneter longgar terus berlanjut, maka skenario kenaikan menuju level Rp3,3 miliar pada 2027 bukan lagi asumsi ekstrem.
Bitcoin memasuki fase di mana faktor fundamental dan likuiditas global memegang peran dominan. Namun, proyeksi tetap bergantung pada konsistensi permintaan dan stabilitas makro ke depan.
FAQ
1. Mengapa institusi menjadi faktor penting bagi kenaikan Bitcoin?
Institusi cenderung memegang Bitcoin dalam jangka panjang, sehingga tekanan jual berkurang. Arus dana stabil dari ETF juga memperkuat fondasi harga.
2. Apa maksudnya siklus empat tahunan Bitcoin mulai melemah?
Dulu harga sangat dipengaruhi halving. Kini, arus modal institusional lebih menentukan sehingga pola historis tidak lagi menjadi satu-satunya acuan.
3. Bagaimana pengaruh pemangkasan suku bunga The Fed terhadap Bitcoin?
Rate cut menurunkan imbal hasil aset aman, membuat investor mencari return lebih tinggi. Biasanya kondisi ini menguntungkan aset seperti Bitcoin.
4. Apakah Rp3,3 miliar pada 2027 target realistis?
Target ini mengacu pada model Bernstein yang melihat perubahan perilaku investor, peningkatan likuiditas, dan peran ETF. Tetap ada risiko, tetapi secara makro trennya mendukung.
5. Faktor apa yang bisa menggagalkan proyeksi tersebut?
Regulasi ketat, kegagalan ETF menjaga arus masuk, atau pelemahan ekonomi global dapat menghambat pertumbuhan harga.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
The Crypto Basic – New Bernstein Model Points to Extended Upside for Bitcoin Through 2027, diakses pada 10 Desember 2025
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
