Harga Bitcoin (BTC) hari ini (22/4) kembali menunjukkan penguatan signifikan dengan naik ke kisaran $78.000 setelah sempat turun mendekati $75.000 pada 21 April 2026.

Sumber Gambar: CoinMarketCap
Pergerakan tajam ini dipicu kombinasi sentimen geopolitik dan kebijakan makro yang memicu volatilitas tinggi di pasar kripto.
Lonjakan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata terkait Iran, di tengah ketidakpastian negosiasi yang sempat menekan pasar.

Sumber Gambar: X.com
Bitcoin Sempat Turun, Lalu Rebound Cepat
Perdagangan Bitcoin pada Selasa kemarin berlangsung sangat fluktuatif. Di awal sesi, harga sempat naik ke sekitar $76.944, didorong optimisme atas kelanjutan negosiasi antara AS dan Iran.
Namun, sentimen berubah cepat setelah muncul informasi yang bertentangan terkait partisipasi Iran dalam pembicaraan tersebut. Ketidakpastian ini membuat harga Bitcoin turun hingga menyentuh $75.085.
Menjelang akhir hari, tekanan mulai mereda. Bitcoin kembali pulih ke atas $75.500 dan terus naik hingga mencapai $78.000 pada sesi berikutnya.
Pergerakan ini menunjukkan bahwa pasar masih sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik global.
Baca juga berita terkait: Prediksi Bitcoin Terbaru: Chart Tunjukkan Bull Trap dan Tekanan Baru
Keputusan Trump Jadi Pemicu Sentimen
Perpanjangan gencatan senjata oleh Trump menjadi salah satu faktor yang membantu meredakan ketegangan.
Meskipun tidak langsung menciptakan kepastian, langkah ini memberi sinyal bahwa eskalasi konflik dapat ditahan untuk sementara waktu.
Pasar merespons dengan cepat. Aset berisiko seperti kripto cenderung mendapat dorongan ketika potensi konflik mereda, meskipun ketidakpastian tetap membayangi.
Di sisi lain, ketidakjelasan arah negosiasi masih membuat pergerakan harga tetap volatil dalam jangka pendek.
Faktor The Fed Tambah Tekanan Pasar
Selain geopolitik, pasar juga dipengaruhi oleh perkembangan dari sisi kebijakan moneter AS.
Kevin Warsh, kandidat Ketua Federal Reserve, menegaskan bahwa bank sentral akan tetap independen dan tidak akan mengikuti tekanan politik untuk segera menurunkan suku bunga.
“Presiden tidak pernah meminta saya untuk menentukan, berkomitmen, menetapkan, atau memutuskan kebijakan suku bunga apa pun sebelumnya,” ujar Warsh dalam kesaksiannya.
Pernyataan ini meredam ekspektasi pasar terhadap pelonggaran kebijakan dalam waktu dekat. Dampaknya, aset spekulatif seperti kripto sempat tertekan.
Saham terkait kripto pun ikut melemah, dengan Coinbase turun lebih dari 6%, sementara Circle dan Galaxy masing-masing terkoreksi lebih dari 5%.
Likuidasi Besar Percepat Pergerakan Harga
Volatilitas tinggi memicu gelombang likuidasi besar di pasar derivatif kripto.
Sebanyak 6.769 trader tercatat terkena likuidasi, dengan total nilai mencapai sekitar $97 juta. Dari jumlah tersebut, sekitar $62,45 juta berasal dari posisi short.
Dominasi likuidasi short menunjukkan banyak trader yang mengantisipasi penurunan harga, namun justru terkena kenaikan mendadak.
Situasi ini mempercepat pergerakan naik Bitcoin karena efek short squeeze, di mana penutupan posisi paksa mendorong harga lebih tinggi.
Baca selanjutnya: Terungkap! Ini Daftar Crypto yang Dibeli Politisi AS Diam-Diam
Indikator On-Chain Beri Sinyal Positif
Sejumlah indikator on-chain mulai menunjukkan perbaikan tren.
Rasio Spent Output Profit Ratio (SOPR) tercatat mencapai 2,87, level tertinggi dalam delapan bulan. Ini mengindikasikan bahwa investor mulai merealisasikan keuntungan.

Sumber Gambar: X.com/CW8900
Selain itu, metrik Net Unrealized Profit/Loss (NUPL) kembali masuk zona positif untuk pertama kalinya sejak awal Januari. Kondisi ini sering diartikan sebagai tanda bahwa fase bearish mulai berakhir.
Area Resistance Jadi Kunci Berikutnya
Meskipun harga sudah kembali ke $78.000, tantangan berikutnya berada di level resistance yang lebih tinggi.
Area $84.000 menjadi zona penting karena sekitar 1,1 juta BTC dibeli di level tersebut. Selain itu, rata-rata harga masuk ETF Bitcoin spot di AS berada di kisaran $83.100, yang berpotensi menjadi titik tekanan jual.
Jika level ini berhasil ditembus, peluang kenaikan lanjutan akan semakin terbuka.
Kesimpulan
Kenaikan Bitcoin ke $78.000 menunjukkan bagaimana cepatnya pasar kripto bereaksi terhadap kombinasi faktor global dan kebijakan ekonomi.
Perpanjangan gencatan senjata Iran oleh Trump membantu meredakan tekanan, sementara data on-chain mulai menunjukkan pemulihan tren. Namun, ketidakpastian geopolitik dan arah kebijakan The Fed masih menjadi faktor utama yang akan menentukan pergerakan berikutnya.
Dengan resistance kuat di depan, arah Bitcoin selanjutnya akan sangat bergantung pada sentimen global dan kekuatan momentum pasar.
FAQ
- Kenapa harga Bitcoin bisa naik karena konflik Iran dan AS?
Ketegangan geopolitik memengaruhi sentimen investor global. Ketika konflik mereda, aset berisiko seperti Bitcoin cenderung naik karena investor kembali masuk ke pasar. - Apa itu likuidasi dalam trading crypto?
Likuidasi terjadi ketika posisi trading dengan leverage ditutup otomatis oleh sistem karena kerugian sudah melewati batas. Ini sering terjadi saat harga bergerak ekstrem. - Apa arti short squeeze pada Bitcoin?
Short squeeze terjadi ketika banyak posisi short ditutup paksa saat harga naik, sehingga mendorong harga naik lebih tinggi dalam waktu singkat. - Apa itu SOPR dan kenapa penting untuk Bitcoin?
SOPR adalah indikator yang menunjukkan apakah investor menjual Bitcoin dalam kondisi untung atau rugi. Nilai tinggi menandakan banyak investor mengambil profit. - Apakah Bitcoin akan terus naik setelah tembus $78.000?
Kenaikan masih bergantung pada faktor global seperti kebijakan The Fed dan kondisi geopolitik. Selain itu, Bitcoin masih harus menghadapi resistance kuat di area $84.000. - Apa pengaruh suku bunga terhadap harga Bitcoin?
Suku bunga tinggi cenderung menekan Bitcoin karena investor lebih memilih aset aman. Sebaliknya, suku bunga rendah biasanya mendorong kenaikan harga crypto.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Blockonomi – Bitcoin (BTC) Surges Back to $78K Following Trump’s Iran Ceasefire Extension, diakses pada 22 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Donald Trump, #Berita Timur Tengah Terkini, #Berita The Fed






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


