Harga XRP kembali tertekan setelah turun sekitar 5% dalam sepekan ke level $1.37 pada Kamis (30/4). Secara keseluruhan, harga kini sudah terkoreksi hampir 40% dari puncaknya di $2.36 pada awal tahun.
Penurunan ini tidak terjadi tanpa alasan. Data terbaru menunjukkan kombinasi pelemahan fundamental, tekanan teknikal, dan arus dana keluar yang mulai membentuk risiko penurunan lanjutan menuju level psikologis $1.
1. Aktivitas Jaringan Turun Tajam
Salah satu sinyal paling jelas datang dari penurunan aktivitas di XRP Ledger. Pendapatan jaringan dari biaya transaksi hanya mencapai sekitar $34,900 bulan ini, turun dari $75,000 di kuartal sebelumnya dan $128,000 sebelumnya lagi.
Penurunan ini menunjukkan penggunaan jaringan melemah meskipun valuasi XRP masih besar.
Selain itu, jumlah transaksi harian juga turun drastis ke sekitar 212,856, jauh dari level jutaan beberapa bulan lalu. Jumlah pengguna aktif pun menyusut menjadi sekitar 168,000, memperkuat indikasi bahwa minat pasar sedang menurun.
Baca juga: XRP vs Bitcoin, Siapa Lebih Siap Jadi Mata Uang Cadangan Global
2. Pola Bearish Pennant, Sinyal Tekanan Lanjutan

Sumber: TradingView/crypto.news
Dari sisi teknikal, XRP membentuk pola bearish pennant, yaitu pola grafik yang biasanya menandakan kelanjutan tren turun setelah fase konsolidasi.
Harga juga telah turun di bawah level penting Fibonacci 61.8%, yang sering digunakan trader sebagai acuan lanjutan tren.
Kondisi ini diperkuat oleh indikator Chaikin Money Flow (CMF) yang berada di zona negatif, menandakan bahwa arus dana keluar dari aset ini lebih dominan dibandingkan dana masuk.
Inilah faktor paling krusial karena menggabungkan sinyal teknikal dan perilaku pasar secara bersamaan.
3. Tekanan Deflasi Melemah
Faktor lain yang turut memperburuk kondisi adalah menurunnya tingkat pembakaran token. Saat ini hanya sekitar 400 XRP yang dibakar setiap hari, atau kurang dari $600.
Penurunan burn rate ini mengurangi tekanan deflasi pada suplai XRP.
Artinya, suplai tidak berkurang secara signifikan, sehingga lebih sulit bagi harga untuk mempertahankan momentum kenaikan.
Kesimpulan
Kombinasi tiga faktor utama: penurunan aktivitas jaringan, pola bearish pennant, dan arus dana keluar menunjukkan bahwa XRP sedang berada dalam fase tekanan yang cukup kuat.
Selama tidak ada perubahan signifikan pada aktivitas jaringan atau aliran dana masuk, risiko penurunan menuju $1 tetap terbuka.
Level ini menjadi area penting yang akan menentukan apakah XRP hanya mengalami koreksi sementara atau melanjutkan tren turun lebih dalam.
FAQ
1. Kenapa harga XRP bisa turun hingga 40%?
Penurunan ini dipicu oleh kombinasi aktivitas jaringan yang melemah, berkurangnya pengguna aktif, serta tekanan jual dari pasar.
2. Apa itu pola bearish pennant dalam crypto?
Bearish pennant adalah pola grafik yang biasanya muncul saat tren turun berlanjut setelah fase konsolidasi singkat.
3. Apa arti Chaikin Money Flow negatif untuk XRP?
CMF negatif menunjukkan bahwa lebih banyak dana keluar dari aset dibandingkan yang masuk, yang sering menjadi sinyal tekanan jual.
4. Apakah XRP benar-benar bisa turun ke $1?
Secara teknikal, level $1 adalah support penting. Jika tekanan jual berlanjut, kemungkinan harga turun ke level tersebut tetap ada.
5. Apa yang harus diperhatikan investor saat XRP melemah?
Investor perlu memantau aktivitas jaringan, volume transaksi, serta indikator teknikal untuk melihat apakah tekanan jual mulai mereda atau justru meningkat.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Crypto.news – Will XRP price crash to $1 as bearish pennant pattern takes shape?, diakses pada 30 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
