Whale Chainlink (LINK) dilaporkan terus menambah kepemilikan token LINK di tengah pergerakan harga yang masih cenderung stagnan. Data terbaru dari Santiment menunjukkan dompet besar kini menguasai hampir 46% total supply LINK yang beredar di pasar.
Wallet berisi 100 ribu sampai 10 juta LINK tercatat menambah sekitar 32,93 juta LINK sepanjang satu bulan terakhir. Kenaikan tersebut membuat total kepemilikan whale mencapai sekitar 461 juta LINK.

Sumber Gambar: Santiment
“Whale dan shark Chainlink yang memegang antara 100 ribu hingga 10 juta $LINK terlihat melakukan akumulasi agresif dalam sebulan terakhir. Kelompok investor besar ini tercatat menambah sekitar 32,93 juta LINK atau naik sekitar 7,7% hanya dalam waktu satu bulan,” tulis Santiment.
Dengan total supply Chainlink yang dibatasi di angka 1 miliar token, kondisi ini mulai memunculkan spekulasi soal potensi supply squeeze atau berkurangnya jumlah LINK yang tersedia di market.
Whale Chainlink Tambah 32 Juta LINK
Santiment menyebut akumulasi terbesar justru terjadi ketika harga LINK bergerak sideways sepanjang kuartal pertama 2026.
Alih-alih ikut membeli saat harga melonjak, whale disebut lebih aktif mengumpulkan LINK ketika market sedang melemah. Pola seperti ini kerap diperhatikan trader karena dianggap sebagai fase akumulasi sebelum volatilitas meningkat.
Berkurangnya supply di exchange juga menjadi perhatian pasar. Semakin banyak token dipindahkan ke wallet penyimpanan, semakin sedikit aset yang tersedia untuk diperdagangkan.
Jika permintaan kembali naik, kondisi tersebut berpotensi memicu tekanan supply yang bisa mempercepat kenaikan harga.
Baca berita selanjutnya: 8 Crypto yang Diprediksi Punya Peluang Naik Besar di Mei 2026
ETF Spot LINK Ikut Serap Supply
Di saat yang sama, permintaan institusi terhadap Chainlink juga mulai terlihat lewat produk ETF spot LINK.
Pada 7 Mei 2026, ETF spot Chainlink milik Grayscale mencatat net inflow sekitar US$878 ribu. Total aset yang dikelola produk tersebut kini mencapai sekitar US$92,54 juta.

Sumber Gambar: SoSoValue
Dua ETF spot LINK yang saat ini aktif juga dilaporkan sudah menguasai hampir 1,58% total kapitalisasi pasar Chainlink.
Walaupun nilainya masih jauh di bawah ETF Bitcoin, tren ini menunjukkan eksposur institusi terhadap LINK mulai bertambah secara perlahan.
Cadangan LINK Terus Bertambah
Selain whale dan ETF, Chainlink Reserve juga terus mengalami peningkatan sejak diluncurkan pada Agustus 2025.
Cadangan tersebut baru saja menambah sekitar 119.241 LINK atau senilai US$1,1 juta. Total reserve kini telah melampaui 3,55 juta LINK.
Data pertumbuhan reserve menunjukkan:
- sekitar 1 juta LINK saat peluncuran
- naik menjadi 1,4 juta LINK pada Januari 2026
- mencapai 2,17 juta LINK pada Februari
- kini berada di atas 3,55 juta LINK
Kondisi ini memperkuat anggapan bahwa semakin banyak LINK yang mulai keluar dari sirkulasi aktif pasar.
Harga LINK Masih Konsolidasi
Dari sisi teknikal, analis kripto Jonathan Carter menilai LINK saat ini masih bergerak dalam pola symmetrical triangle di grafik mingguan.
“Target kenaikan potensial: US$11,50; US$22,00; US$34,00; US$48,00,” tulis Carter.

Sumber Gambar: X.com/JohncyCrypto
Menurutnya, breakout dari pola tersebut bisa membuka peluang kenaikan menuju area US$11,50. Jika momentum bullish terus berlanjut, target berikutnya berada di kisaran US$22.
Sementara dalam skenario bullish besar, LINK bahkan disebut berpotensi naik hingga US$48.
Di sisi lain, data CoinGlass menunjukkan open interest LINK naik sekitar 5,2% menjadi US$444,52 juta. Kenaikan open interest biasanya menandakan aktivitas trader derivatif mulai meningkat.
Kesimpulan
Akumulasi besar-besaran oleh whale, pertumbuhan ETF spot LINK, dan meningkatnya reserve Chainlink mulai memperketat supply LINK di pasar.
Di tengah harga yang masih bergerak sideways, kondisi ini membuat sebagian trader mulai berspekulasi soal potensi breakout dalam beberapa waktu ke depan.
Meski belum ada kepastian harga LINK akan langsung melonjak, pergerakan whale saat market masih sepi biasanya menjadi salah satu sinyal yang paling diperhatikan investor kripto.
FAQ
- Kenapa whale Chainlink jadi perhatian pasar?
Karena whale memegang jumlah LINK sangat besar. Ketika mereka terus membeli saat harga stagnan, pasar sering melihatnya sebagai tanda akumulasi jangka panjang. - Apa itu supply squeeze pada kripto?
Supply squeeze adalah kondisi ketika jumlah aset yang tersedia di market mulai berkurang sementara permintaan meningkat. Situasi ini bisa memicu kenaikan harga lebih cepat. - Apa fungsi token LINK dalam jaringan Chainlink?
LINK digunakan untuk membayar layanan oracle di jaringan Chainlink, termasuk pengiriman data eksternal ke smart contract blockchain. - Apa dampak ETF spot LINK terhadap harga?
ETF spot dapat meningkatkan permintaan institusi terhadap LINK karena investor bisa mendapatkan eksposur tanpa membeli aset secara langsung di exchange kripto. - Apa arti open interest LINK naik?
Kenaikan open interest menunjukkan semakin banyak posisi trading derivatif yang dibuka trader, yang biasanya menandakan aktivitas pasar meningkat.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- CoinPedia – Chainlink Whales Now Control 46% of Total LINK Supply, Supply Squeeze Coming?, diakses pada 8 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Whale Terkini, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


