Bitcoin kembali berada di bawah tekanan setelah turun ke kisaran $73.000.
Di saat yang sama, arus keluar dana dari ETF Bitcoin spot AS terus berlanjut dan mencapai $1,88 miliar dalam dua minggu terakhir.
Tekanan pasar semakin besar setelah muncul laporan yang saling bertentangan mengenai kemungkinan kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran.
Bitcoin Tertekan oleh ETF dan Konflik AS-Iran
Salah satu peristiwa yang paling menyita perhatian pasar adalah transaksi besar yang melibatkan 29,2 juta saham ETF IBIT milik BlackRock senilai sekitar $1,29 miliar melalui dark pool.
Dikutip dari Captain Altcoin, di saat yang sama, ETF Bitcoin spot AS mencatat delapan hari berturut-turut mengalami outflow, menandakan berkurangnya minat investor institusional dalam jangka pendek.
? US NOW CALLS THE REPORTED IRAN PEACE DEAL A “COMPLETE FABRICATION”
Iranian state media earlier released what it claimed were initial details of a US-Iran “Memorandum of Understanding” focused on de-escalation in the Strait of Hormuz.
Markets reacted immediately.
Oil prices… pic.twitter.com/miqg3sa0A1
— Wise Advice (@wiseadvicesumit) May 27, 2026
Situasi semakin rumit setelah media pemerintah Iran mengklaim adanya rancangan kesepakatan damai dengan AS yang mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz.
Namun, Gedung Putih langsung membantah laporan tersebut dan menyebutnya sebagai informasi yang tidak benar.
Baca juga: Skenario Bitcoin ke Rp800 Juta Muncul Lagi, Bagaimana Cara Menghadapinya?
Prediksi ChatGPT: Bitcoin Bisa Makin Tertekan

Sumber: ChatGPT
Menurut ChatGPT, jika upaya diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran gagal mencapai kesepakatan, pasar berpotensi mengalami initial market shock.
Dampaknya biasanya mendorong investor berpindah ke aset yang dianggap lebih aman seperti dolar AS, emas, dan kas.
Dalam kondisi seperti itu, Bitcoin berisiko menghadapi tekanan jual karena aset kripto masih dipandang sebagai aset berisiko saat ketidakpastian geopolitik meningkat.
Harga Minyak Juga Bisa Berpotensi Naik
ChatGPT juga menilai konflik yang lebih luas di Timur Tengah dapat memicu kenaikan harga minyak, terutama jika jalur distribusi energi global terganggu.
Kenaikan harga minyak berpotensi meningkatkan kekhawatiran inflasi dan membuat pelaku pasar semakin berhati-hati.
Selain itu, volatilitas di pasar kripto diperkirakan meningkat karena trader cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko selama periode ketidakpastian.
Meski demikian, ChatGPT menilai tekanan tersebut tidak selalu bersifat permanen. Setelah kepanikan pasar mereda, Bitcoin berpotensi kembali mendapat perhatian sebagai alternatif lindung nilai.
Kesimpulan
Kegagalan kesepakatan AS-Iran dapat memicu tekanan jangka pendek pada Bitcoin, terutama jika pasar beralih ke aset aman.
Namun, jika konflik tidak berkembang lebih luas, BTC masih memiliki peluang untuk pulih setelah sentimen pasar membaik.
FAQ
1. Mengapa konflik AS-Iran memengaruhi Bitcoin?
Karena ketidakpastian geopolitik biasanya membuat investor mengurangi investasi pada aset berisiko.
2. Mengapa harga minyak penting?
Kenaikan harga minyak dapat meningkatkan inflasi dan memengaruhi sentimen pasar.
3. Level support Bitcoin saat ini?
Area yang banyak dipantau adalah US$72.500 dan US$70.000.
4. Apakah Bitcoin bisa naik setelah konflik?
Bisa. Jika pasar mulai melihat Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi, harga berpotensi rebound.
5. Risiko terbesar bagi Bitcoin?
Eskalasi konflik yang memicu lonjakan harga minyak dan meningkatkan tekanan pada pasar keuangan global.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Artificial intelligence (AI)





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
