Harga Bitcoin masih bergerak terbatas di area $60.000 – $65.000 di Juni 2026 setelah terkoreksi sekitar 16% dalam setahun terakhir.
Meski tekanan jual belum sepenuhnya hilang, pasar mulai menunjukkan tanda stabilisasi di tengah fase konsolidasi panjang.
Dalam kondisi ini, pergerakan Bitcoin tidak hanya ditentukan oleh sentimen jangka pendek, tetapi juga oleh akumulasi institusi dan level teknikal penting yang menjadi penentu arah berikutnya.
Bitcoin Masih Dalam Fase Downtrend yang Melambat
Data pasar menunjukkan Bitcoin sempat menyentuh hampir $98.000 pada akhir 2025, sebelum memasuki pola penurunan bertahap.
Pola ini menandakan tekanan jual masih dominan, tetapi kecepatannya mulai melemah. Dalam analisis teknikal, kondisi seperti ini sering muncul sebelum pasar memasuki fase konsolidasi yang lebih stabil.
Garis tren penurunan juga beberapa kali menahan upaya pemulihan harga. Setiap kali Bitcoin mencoba naik, tekanan jual kembali muncul di area resistance yang sama, menunjukkan bahwa pasar masih belum memiliki momentum kuat untuk breakout.
Namun, pelemahan tren ini juga membuka kemungkinan terbentuknya fase akumulasi, di mana pelaku besar mulai mengumpulkan aset secara bertahap sebelum pergerakan besar berikutnya.
Baca juga: Bitcoin dan Emas Terkapar Usai Debut Kevin Warsh di FOMC, Ini Isi Pernyataannya
Level Kunci yang Jadi Penentu Arah Bitcoin
Saat ini, pergerakan Bitcoin masih berada dalam struktur downtrend jangka menengah, di mana harga beberapa kali tertahan oleh garis tren menurun (descending trendline) yang berfungsi sebagai “langit-langit” pergerakan.
Setiap kali Bitcoin mencoba pulih, kenaikan selalu terbatas karena tekanan jual muncul kembali di area resistance tersebut. Ini menunjukkan bahwa pasar masih belum berhasil keluar dari fase penurunan yang dominan.

Sumber: TradingView
Berdasarkan referensi dari The Street, salah satu area penting yang menjadi perhatian adalah zona $77.000 – $80.000, yang sebelumnya menjadi area penolakan kuat.
Saat Bitcoin sempat naik ke kisaran ini pada Mei, harga langsung ditolak keras karena berada di supply zone, yang dalam konsep support dan resistance crypto menunjukkan area tekanan jual yang kuat.
Akumulasi Institusi Masih Menjadi Penopang

Peringkat kepemilikan Bitcoin institusi pada Kamis (18/6) | Sumber: Bitcointreasuries.net
Di tengah tekanan harga, data menunjukkan bahwa akumulasi institusi masih berlangsung. Dalam sebulan terakhir, kepemilikan Bitcoin oleh perusahaan publik tercatat naik.
Aktivitas ini menunjukkan bahwa sebagian pelaku besar masih melakukan akumulasi Bitcoin, meskipun harga masih bergerak sideways.
Namun, pasar tetap berhati-hati karena arah jangka pendek masih dipengaruhi kondisi makro global, termasuk sentimen likuiditas dan pergerakan aset berisiko secara umum.
Kesimpulan
Bitcoin saat ini masih berada dalam fase konsolidasi panjang setelah koreksi besar dari level tertingginya.
Meski tren penurunan belum sepenuhnya berakhir, perlambatan tekanan jual dan akumulasi institusi memberi ruang bagi potensi stabilisasi pasar.
Selama area $60.000 – $65.000 mampu bertahan, peluang terbentuknya bull run baru tetap terbuka. Namun pasar masih menunggu konfirmasi breakout di atas resistance utama sebelum memasuki fase kenaikan yang lebih solid.
FAQ
1. Kenapa Bitcoin masih berada di sekitar $64.000?
Karena pasar sedang dalam fase konsolidasi setelah penurunan panjang, dengan tekanan beli dan jual yang relatif seimbang.
2. Apakah Bitcoin masih dalam tren turun?
Secara teknikal masih dalam downtrend jangka menengah, tetapi mulai melambat dan menunjukkan potensi stabilisasi.
3. Apa level penting Bitcoin saat ini?
Area $60.000–$65.000 sebagai support utama dan $70.000–$77.000 sebagai resistance kunci.
4. Apa itu fase akumulasi Bitcoin?
Fase ketika pelaku besar mulai membeli secara bertahap saat harga stabil setelah penurunan.
5. Kapan Bitcoin bisa masuk bull run lagi?
Jika berhasil breakout resistance utama dengan volume kuat dan didukung sentimen positif pasar.
6. Apakah Bitcoin bisa turun lebih dalam?
Masih mungkin jika support $60.000 gagal bertahan dan tekanan jual meningkat.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
