Analis kripto Doctor Profit memprediksi Bitcoin (BTC) berpotensi turun ke area US$54.000 hingga US$56.000 setelah muncul pola bearish flag pada grafik harian.
Prediksi tersebut menjadi sorotan karena ia sebelumnya berhasil memperkirakan puncak harga Bitcoin di sekitar US$126.000.
“Bitcoin kini membentuk bearish flag besar pada timeframe harian. Target saya adalah penurunan ke area US$54.000 hingga US$56.000 terlebih dahulu,” tulisnya di platform X.
Saat ini, Bitcoin masih diperdagangkan di kisaran US$64.000 di tengah tekanan jual yang berlangsung sejak awal Juni 2026.
Baca juga berita terbaru: Bitcoin Masih Kuat di $64.000, Tapi Ancaman Baru Iran Bikin Waspada
Pola Bearish Flag Jadi Sorotan Trader

Sumber Gambar: X.com/DrProfitCrypto
Menurut analisis Doctor Profit, penurunan Bitcoin dari sekitar US$82.000 pada Mei hingga di bawah US$60.000 pada 5 Juni membentuk bagian yang dikenal sebagai flagpole atau tiang bendera.
Setelah itu, harga sempat memantul ke area US$68.000. Kenaikan sementara inilah yang dianggap sebagai bagian flag atau bendera dalam pola bearish flag.
Dalam teori analisis teknikal, pola ini sering dianggap sebagai sinyal lanjutan tren turun. Jika harga menembus batas bawah pola tersebut, tekanan jual berpotensi meningkat dan mendorong harga turun lebih dalam.
Berdasarkan perhitungannya, target koreksi awal berada di area US$54.000 hingga US$56.000. Doctor Profit bahkan memperkirakan Bitcoin masih bisa bergerak lebih rendah setelah periode konsolidasi.
Ia menilai area US$40.000 hingga US$50.000 berpotensi menjadi zona dasar harga berikutnya apabila tekanan bearish terus berlanjut.
“Saya memperkirakan pasar bergerak sideways sebelum kembali turun. Menurut saya, dasar harga akhir kemungkinan berada di kisaran US$40.000 hingga US$50.000,” jelasnya.
Baca selanjutnya: Scaramucci Prediksi Kapan Bull Run Bitcoin: Bukan Sekarang, tapi Akhir 2026
Faktor Makro Masih Membebani Bitcoin
Prediksi tersebut muncul di tengah sejumlah sentimen negatif yang masih membayangi pasar kripto.
Sikap Federal Reserve yang masih hawkish, kenaikan imbal hasil obligasi Amerika Serikat, hingga kekhawatiran pasar terhadap kondisi Strategy (MSTR) menjadi faktor yang ikut menekan aset berisiko seperti Bitcoin.
Lingkungan suku bunga tinggi membuat investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko. Kondisi ini membuat pasar menjadi lebih sensitif terhadap sinyal teknikal bearish yang muncul di grafik.
Kesimpulan
Prediksi Doctor Profit menambah tekanan bagi sentimen pasar Bitcoin yang saat ini masih berada dalam fase koreksi.
Analis yang sebelumnya tepat memperkirakan puncak harga BTC di US$126.000 itu kini melihat potensi penurunan ke area US$54.000 jika pola bearish flag terkonfirmasi.
Meski begitu, arah pergerakan Bitcoin selanjutnya tetap akan ditentukan oleh kombinasi faktor teknikal dan kondisi makro yang berkembang di pasar.
FAQ
- Apa itu bearish flag pada Bitcoin?
Bearish flag adalah pola analisis teknikal yang muncul setelah penurunan harga tajam dan diikuti pemantulan sementara. Pola ini sering dianggap sebagai sinyal bahwa tren turun masih berpotensi berlanjut. - Siapa Doctor Profit yang memprediksi Bitcoin turun?
Doctor Profit adalah analis kripto yang aktif di platform X dan memiliki banyak pengikut. Ia menjadi sorotan karena sebelumnya berhasil memperkirakan puncak harga Bitcoin di sekitar US$126.000 sebelum koreksi besar terjadi. - Apakah Bitcoin benar-benar bisa turun ke US$54.000?
Target tersebut merupakan prediksi berdasarkan pola teknikal bearish flag. Harga Bitcoin tetap dipengaruhi berbagai faktor seperti kondisi ekonomi global, kebijakan suku bunga, sentimen investor, dan arus modal ke pasar kripto. - Apa arti put option Bitcoin yang dibeli trader?
Put option adalah kontrak yang memberi hak kepada investor untuk menjual aset pada harga tertentu. Peningkatan pembelian put option biasanya menunjukkan adanya kekhawatiran terhadap potensi penurunan harga. - Faktor apa yang paling memengaruhi harga Bitcoin saat ini?
Beberapa faktor utama meliputi kebijakan Federal Reserve, inflasi, pergerakan obligasi AS, permintaan ETF Bitcoin, kondisi ekonomi global, serta sentimen pasar kripto secara keseluruhan. - Apakah bearish flag selalu berakhir dengan penurunan harga?
Tidak. Meskipun pola ini sering dianggap bearish, ada banyak kasus di mana bearish flag gagal terkonfirmasi dan harga justru berbalik naik. Karena itu, trader biasanya menunggu konfirmasi breakdown sebelum mengambil keputusan.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


