Hampir satu juta investor Official Trump (TRUMP) tercatat mengalami kerugian setelah harga meme coin tersebut anjlok lebih dari 97% dari rekor tertingginya.
Data terbaru dari perusahaan analitik blockchain Nansen menunjukkan mayoritas pembeli justru berakhir merugi, sementara sebagian kecil investor awal memperoleh keuntungan sangat besar.
Laporan ini kembali memicu perdebatan mengenai tingginya risiko investasi di meme coin, terutama aset yang pergerakan harganya sangat dipengaruhi oleh hype dan sentimen pasar.
Hampir 1 Juta Investor Trump Coin Mengalami Kerugian
Berdasarkan analisis Nansen yang dikutip The New York Times, hingga akhir Juni 2026 terdapat sekitar 988.905 wallet atau hampir dua dari tiga pembeli Trump Coin yang masih berada dalam posisi rugi.
Secara keseluruhan, nilai kerugian yang tercatat mencapai sekitar US$3,81 miliar atau setara sekitar Rp67 triliun.
Angka tersebut mencakup investor yang telah menjual asetnya dengan rugi maupun yang masih menyimpan token di bawah harga beli.
Di sisi lain, sekitar 500 ribu wallet justru berhasil membukukan keuntungan dengan total mencapai US$4 miliar.
Menurut Nansen, kondisi tersebut menunjukkan distribusi keuntungan yang sangat tidak merata.
“Sebagian kecil pembeli awal memperoleh keuntungan yang sangat besar, sementara mayoritas investor ritel menanggung kerugian,” tulis Nansen dikutip dari Cointelegraph.
Baca juga berita terbaru: Trump dan Warsh Beda Pandangan Soal Suku Bunga, Apa Dampaknya ke Crypto?
Mengapa Mayoritas Investor Merugi?
Trump Coin diluncurkan beberapa hari sebelum Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat pada Januari 2025.
Peluncurannya langsung menarik perhatian pasar karena membawa nama tokoh politik paling berpengaruh di AS. Dalam waktu singkat, harga token melonjak hingga menyentuh lebih dari US$73.
Lonjakan tersebut dipicu oleh kombinasi beberapa faktor, seperti:
- Antusiasme investor terhadap meme coin.
- Popularitas Donald Trump.
- Fear of Missing Out (FOMO) dari investor ritel.
- Spekulasi bahwa proyek tersebut akan terus berkembang.
Namun, setelah euforia mereda, tekanan jual mulai meningkat. Harga TRUMP terus melemah dan kini diperdagangkan di kisaran US$1,70 menurut data CoinGecko, atau telah turun lebih dari 97% dari puncaknya.
Akibatnya, investor yang membeli saat harga sudah tinggi menjadi kelompok yang paling terdampak.
Investor Awal Raup Keuntungan Besar
Meski mayoritas investor mengalami kerugian, laporan yang sama menunjukkan sebagian kecil pembeli awal berhasil memperoleh keuntungan yang sangat besar.
Fenomena ini umum terjadi pada aset dengan volatilitas tinggi seperti meme coin. Investor yang masuk sejak awal biasanya memiliki harga beli jauh lebih rendah dibanding investor yang datang setelah harga viral.
Ketika permintaan melonjak, kelompok investor awal dapat merealisasikan keuntungan besar melalui aksi jual, sementara investor yang membeli belakangan menghadapi risiko penurunan harga yang lebih tajam.
Pendapatan Kripto Donald Trump Kembali Jadi Sorotan
Laporan Nansen muncul tidak lama setelah dokumen laporan keuangan tahunan Donald Trump dipublikasikan.
Dalam dokumen tersebut terungkap bahwa Trump memperoleh lebih dari US$1,4 miliar pendapatan dari berbagai bisnis kripto sepanjang tahun lalu.
Di antaranya sekitar US$630 juta berasal dari proyek Official Trump (TRUMP), sementara hampir US$800 juta berasal dari platform World Liberty Financial (WLFI).
Besarnya pendapatan tersebut kembali memunculkan perdebatan mengenai potensi konflik kepentingan karena Trump masih menjabat sebagai Presiden AS ketika bisnis kriptonya berkembang.
Meski demikian, dalam wawancara dengan CNBC, Trump menegaskan tidak ada pelanggaran hukum dalam aktivitas bisnis tersebut dan menyatakan seluruh pendapatannya telah diungkapkan secara terbuka melalui laporan keuangan resmi.
Baca juga berita serupa: TRUMP Coin Anjlok 98%, Kenapa Donald Trump Justru Raup $1,23 Miliar?
Token WLFI Juga Didominasi Investor yang Merugi
Selain Trump Coin, Nansen juga menganalisis performa token World Liberty Financial (WLFI).
Dari hampir 27 ribu wallet yang dipantau, sekitar 85% masih mencatatkan kerugian dengan total mencapai US$83 juta.
Sementara itu, investor yang memperoleh keuntungan hanya menghasilkan sekitar US$23 juta secara keseluruhan.
Nansen menambahkan bahwa jumlah investor yang merugi kemungkinan lebih besar karena sebagian transaksi WLFI berlangsung di bursa yang datanya tidak tersedia secara publik.
Kesimpulan
Laporan terbaru Nansen menunjukkan sekitar 988 ribu investor Trump Coin mengalami total kerugian hingga US$3,81 miliar atau sekitar Rp67 triliun setelah harga token anjlok lebih dari 97% dari level tertingginya.
Data tersebut memperlihatkan pola yang kerap terjadi pada meme coin, yakni sebagian kecil investor awal menikmati keuntungan besar, sementara mayoritas pembeli yang masuk saat euforia berlangsung justru harus menanggung kerugian.
Kondisi ini menjadi pengingat bahwa aset dengan volatilitas tinggi menawarkan peluang keuntungan besar, tetapi juga membawa risiko yang tidak kalah besar.
FAQ
- Apa itu Trump Coin (TRUMP)?
Trump Coin atau Official Trump (TRUMP) adalah meme coin yang diluncurkan menjelang Donald Trump kembali menjabat sebagai Presiden Amerika Serikat pada Januari 2025. Token ini tidak dirancang sebagai aset utilitas utama, melainkan lebih banyak diperdagangkan berdasarkan sentimen pasar. - Mengapa harga Trump Coin bisa turun lebih dari 97%?
Penurunan terjadi setelah euforia peluncuran mereda dan tekanan jual meningkat. Banyak investor membeli saat harga sudah tinggi, sementara minat pasar terhadap token mulai menurun sehingga harga terkoreksi tajam. - Apa yang dimaksud dengan meme coin?
Meme coin adalah aset kripto yang umumnya terinspirasi dari tokoh, meme, atau tren internet. Nilainya sangat dipengaruhi oleh sentimen komunitas dan sering kali memiliki volatilitas lebih tinggi dibanding aset kripto utama seperti Bitcoin atau Ethereum. - Apakah semua pemegang Trump Coin mengalami kerugian?
Tidak. Data Nansen menunjukkan sebagian investor, terutama yang membeli pada fase awal peluncuran, berhasil memperoleh keuntungan besar. Namun, mayoritas pembeli yang masuk setelah harga melonjak justru masih berada dalam posisi rugi. - Mengapa investor awal bisa memperoleh keuntungan lebih besar?
Investor awal membeli token dengan harga yang jauh lebih rendah sebelum permintaan meningkat. Ketika harga melonjak akibat tingginya minat pasar, mereka memiliki peluang menjual aset dengan keuntungan yang lebih besar dibanding investor yang masuk belakangan.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Meme Coin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Donald Trump, #Berita Whale Terkini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


