Target Rancangan Undang-Undang (RUU) CLARITY Act yang gagal disahkan sebelum 4 Juli 2026 kembali jadi perhatian investor.
Meski mundur dari waktu perkiraan, peluang lolosnya regulasi penting bagi industri aset kripto di Amerika Serikat tersebut masih terbuka karena pembahasan di Senat terus berlanjut.
Saat ini, perhatian investor kini tertuju pada tanggal 7 Agustus 2026, yang menjadi hari kerja terakhir Senat sebelum Kongres memasuki masa reses musim panas dan mulai fokus pada kampanye pemilu paruh waktu.
Pembahasan CLARITY Act Masih Berjalan
Meski jadwal sidang Kongres lebih singkat selama musim panas, proses penyusunan CLARITY Act belum berhenti.
Menurut sumber yang mengikuti negosiasi, staf Senat saat ini masih menyatukan dua versi CLARITY Act yang sebelumnya disusun oleh Senate Banking Committee dan Senate Agriculture Committee.
Setelah naskah final selesai, Senat hanya memerlukan beberapa hari untuk melakukan debat, mengakhiri pembahasan (cloture), dan menggelar pemungutan suara.
Apabila lolos di Senat, RUU tersebut masih harus kembali ke House of Representatives sebelum dikirim kepada Presiden Donald Trump untuk ditandatangani menjadi undang-undang.
Baca juga: Trump dan Warsh Beda Pandangan Soal Suku Bunga, Apa Dampaknya ke Crypto?
Kekayaan Crypto Trump Kembali Jadi Sorotan
Pembahasan CLARITY Act kembali mendapat perhatian setelah laporan kekayaan Trump tahun 2025 dipublikasikan.
Dokumen tersebut menunjukkan Trump memperoleh pendapatan sekitar $1,4 miliar berasal dari bisnis yang berkaitan dengan industri kripto, termasuk TRUMP memecoin dan World Liberty Financial. Ia juga melaporkan kepemilikan aset kripto senilai lebih dari $100 juta.
Pengungkapan tersebut kembali memicu perdebatan mengenai etika dalam penyusunan regulasi aset digital.
Donald Trump promised to lower your costs on day one.
Instead, he’s busy using the presidency to boost his family’s crypto business. pic.twitter.com/TZmjXGMlKl
— Elizabeth Warren (@SenWarren) July 5, 2026
Senator Elizabeth Warren menilai CLARITY Act seharusnya memuat aturan yang melarang pejabat tinggi pemerintah beserta keluarganya memperoleh keuntungan dari industri kripto ketika turut membentuk regulasinya.
Senator Ruben Gallego juga kembali menegaskan bahwa dirinya menginginkan ketentuan etika yang dapat ditegakkan sebelum mendukung pengesahan RUU tersebut di Senat.
Bulan Agustus Bisa Jadi Penentu
Selain pembahasan di Senat, proses di House of Representatives juga menjadi tantangan tersendiri.
Sejumlah laporan menyebut House masih menghadapi keterlambatan dalam pembahasan berbagai RUU penting, sehingga muncul kekhawatiran proses persetujuan CLARITY Act dapat ikut tertunda setelah kembali dari Senat.
Di sisi lain, sejumlah anggota Partai Republik juga mulai mengkritik lambatnya pembahasan berbagai RUU lain. Kondisi ini semakin mempertegas bahwa waktu sebelum masa reses menjadi sangat terbatas.
Dilansir dari CoinPedia, apabila CLARITY Act belum berhasil disahkan sebelum 7 Agustus, maka proses legislasi RUU ini berpotensi semakin sulit karena perhatian Kongres akan beralih ke agenda politik menjelang pemilu paruh waktu.
Kesimpulan
Meski target pengesahan pada Juli tidak tercapai, CLARITY Act masih memiliki peluang untuk disahkan sebelum Kongres memasuki masa reses pada Agustus.
Pembahasan yang masih berlangsung menunjukkan regulasi aset kripto tetap menjadi salah satu agenda penting di Amerika Serikat.
Namun, sejumlah perdebatan mengenai aturan etika, proses harmonisasi naskah, dan padatnya agenda legislasi masih menjadi tantangan yang harus diselesaikan.
Karena itu, beberapa pekan ke depan akan menjadi periode penting bagi kepastian regulasi industri kripto di Amerika Serikat.
FAQ
1. Apa itu CLARITY Act?
CLARITY Act adalah rancangan undang-undang di Amerika Serikat yang bertujuan memberikan kerangka hukum yang lebih jelas bagi industri aset kripto dan aset digital.
2. Mengapa CLARITY Act belum disahkan?
Pembahasan masih berlangsung di Senat karena dua versi RUU sedang diselaraskan sebelum memasuki tahap debat dan pemungutan suara.
3. Mengapa tanggal 7 Agustus penting?
Tanggal tersebut merupakan hari kerja terakhir Senat sebelum masa reses musim panas. Banyak pihak menilai peluang pengesahan akan lebih besar jika RUU selesai sebelum tanggal tersebut.
4. Apa kaitan Donald Trump dengan CLARITY Act?
Laporan kekayaan Trump yang menunjukkan pendapatan besar dari bisnis kripto memunculkan kembali perdebatan mengenai aturan etika dalam penyusunan regulasi aset digital.
5. Apa dampak CLARITY Act bagi industri kripto?
Jika disahkan, CLARITY Act diharapkan memberikan kepastian regulasi sehingga pelaku industri dan investor memiliki landasan hukum yang lebih jelas dalam menjalankan aktivitas di sektor aset digital.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga media sosial INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
CoinPedia – CLARITY Act News: July Goal Missed, But August Deadline Keeps Crypto Bill Alive, diakses pada 6 Juli 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Regulasi Crypto, #Berita Donald Trump, #Berita Tokoh Kripto Dunia





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
