Meta dikabarkan tengah mengembangkan platform prediction market bernama Arena.
Menurut laporan Tiger Research, teknologi ini kini berkembang menjadi industri dengan volume perdagangan sekitar US$14 miliar per bulan dan mulai dilirik perusahaan teknologi besar.

Sumber Gambar: Tiger Research
Namun, di saat Amerika Serikat mulai mengadopsinya sebagai inovasi finansial, banyak negara di Asia masih menganggap prediction market sebagai bentuk perjudian.
Prediction Market Bukan Sekadar Ajang Bertaruh

Sumber Gambar: Tiger Research
Prediction market merupakan platform yang memungkinkan pengguna memperdagangkan prediksi atas suatu peristiwa di masa depan, mulai dari hasil pemilu, keputusan suku bunga bank sentral, hingga pergerakan harga Bitcoin (BTC).
Mekanismenya cukup sederhana. Sebuah kontrak akan bernilai US$1 apabila suatu peristiwa benar-benar terjadi dan US$0 apabila tidak terjadi. Harga kontrak yang diperdagangkan kemudian mencerminkan probabilitas suatu kejadian menurut pasar.
Sebagai contoh, jika kontrak mengenai peluang Bitcoin menembus harga tertentu diperdagangkan di angka US$0,70, pasar menilai peluang kejadian tersebut sekitar 70 persen.
Tidak seperti survei opini atau polling konvensional, prediction market melibatkan uang sungguhan. Peserta yang salah memprediksi akan mengalami kerugian, sedangkan mereka yang benar memperoleh keuntungan.
Meta Dinilai Melihat Potensi Besar Prediction Market
Laporan Tiger Research menyebut keterlibatan Meta menjadi salah satu indikator bahwa prediction market mulai memasuki fase adopsi yang lebih luas.
Mengutip laporan New York Times, Mark Zuckerberg disebut memimpin langsung pengembangan aplikasi prediction market bernama Arena.
Kehadiran perusahaan teknologi sebesar Meta menunjukkan prediction market tidak lagi dipandang sebagai eksperimen, melainkan memiliki model bisnis yang mulai terbukti.
Selain Meta, sektor ini juga semakin berkembang berkat hadirnya berbagai platform berbasis blockchain seperti Polymarket dan Limitless yang memungkinkan pengguna membuat serta memperdagangkan kontrak prediksi secara global.
Baca juga berita terkait: Bukan Bitcoin, Sektor Kripto Ini Justru Tumbuh Paling Cepat Sepanjang 2026
Mengapa Prediction Market Dianggap Lebih Akurat?
Salah satu alasan prediction market semakin diminati adalah konsep skin in the game, yaitu setiap peserta mempertaruhkan modal mereka sendiri atas prediksi yang dibuat.
Menurut Tiger Research, mekanisme tersebut mendorong peserta untuk melakukan analisis lebih mendalam karena kesalahan akan berdampak langsung pada kerugian finansial.
Sejumlah penelitian bahkan menunjukkan prediction market mampu menghasilkan estimasi yang kompetitif dibanding metode konvensional.
Salah satunya berasal dari riset ekonom Federal Reserve yang dipublikasikan pada Februari 2026.
Penelitian tersebut menunjukkan ekspektasi suku bunga yang terbentuk di prediction market sejak 2022 memiliki tingkat akurasi lebih tinggi dibanding konsensus Bloomberg maupun kontrak fed funds futures menjelang rapat Federal Open Market Committee (FOMC).
Tiger Research juga menyoroti keberhasilan Polymarket dalam memprediksi hasil pemilihan kepala daerah Korea Selatan pada Juni 2026 dengan benar pada 14 dari 16 wilayah metropolitan dan provinsi.
Selain politik, prediction market kini mulai digunakan untuk memperkirakan berbagai peristiwa ekonomi, geopolitik, olahraga hingga valuasi perusahaan.
Blockchain Menjadi Fondasi Prediction Market Modern
Berbeda dengan prediction market generasi awal yang masih terpusat, platform modern banyak dibangun di atas teknologi blockchain.
Blockchain memungkinkan transaksi dilakukan secara transparan tanpa perantara, sementara hasil akhir ditentukan melalui sistem oracle, yaitu mekanisme yang memasukkan data dunia nyata ke dalam blockchain.
Pada beberapa platform, oracle bekerja secara otomatis menggunakan penyedia data seperti Pyth Network untuk pasar berbasis harga aset.
Sementara untuk kategori seperti olahraga atau politik, penyelesaian hasil masih dilakukan secara manual sesuai aturan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Kombinasi blockchain dan oracle inilah yang membuat prediction market mampu beroperasi secara global dengan penyelesaian transaksi yang lebih efisien.
Amerika Mulai Mengakui, Asia Masih Terbelah
Tiger Research menilai perbedaan terbesar saat ini bukan terletak pada teknologinya, melainkan cara regulator memandang prediction market.
Di Amerika Serikat, prediction market mulai memperoleh kepastian hukum setelah platform Kalshi memenangkan gugatan melawan Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Putusan tersebut membuka jalan bagi berbagai institusi keuangan untuk memasuki industri ini.
Sebaliknya, sebagian besar negara Asia masih mengelompokkan prediction market sebagai aktivitas yang menyerupai perjudian karena menggunakan mekanisme prediksi dengan hasil menang atau kalah.
Akibatnya, pembahasan mengenai prediction market di kawasan Asia lebih banyak berfokus pada aspek pengendalian perjudian dibanding potensi inovasi di sektor keuangan digital.
Baca juga berita terbaru: Bitwise Coret 2 Altcoin Ini dari ETF Andalannya, HYPE Jadi Penggantinya
Tiger Research Peringatkan Asia Bisa Kehilangan Peluang
Menurut Tiger Research, pendekatan yang terlalu restriktif berisiko membuat Asia tertinggal dalam membangun infrastruktur informasi digital.
Laporan tersebut menyebut setidaknya terdapat tiga konsekuensi yang dapat muncul apabila prediction market terus berada di luar sistem regulasi.
- Pertama, modal dan aktivitas perdagangan berpotensi berpindah ke platform luar negeri yang berada di luar pengawasan regulator domestik.
- Kedua, data mengenai sentimen masyarakat justru akan terkumpul di perusahaan asing, sehingga negara kehilangan kendali atas salah satu sumber informasi strategis.
- Ketiga, pengguna tetap mengakses platform tersebut tanpa perlindungan hukum yang memadai karena seluruh aktivitas berlangsung di luar sistem resmi.
Oleh karena itu, Tiger Research menilai diskusi seharusnya tidak lagi berfokus pada apakah prediction market perlu dilarang, melainkan bagaimana teknologi tersebut dapat diatur secara transparan agar tetap melindungi pengguna sekaligus mendukung inovasi.
Kesimpulan
Prediction market mulai berkembang dari sekadar platform prediksi menjadi bagian dari ekosistem keuangan digital berbasis blockchain. Ketertarikan Meta melalui proyek Arena menunjukkan teknologi ini semakin diperhatikan oleh perusahaan teknologi besar.
Meski demikian, pendekatan regulator masih berbeda di berbagai wilayah. Amerika Serikat mulai membuka ruang bagi prediction market sebagai inovasi finansial, sementara banyak negara Asia masih melihatnya dari sudut pandang perjudian.
Perbedaan tersebut diperkirakan akan terus menjadi salah satu isu penting dalam perkembangan industri Web3 dan aset digital beberapa tahun ke depan.
FAQ
- Apa itu prediction market?
Prediction market adalah platform yang memungkinkan pengguna memperdagangkan prediksi mengenai suatu peristiwa di masa depan. Harga kontrak yang diperdagangkan mencerminkan probabilitas terjadinya suatu kejadian menurut pasar. - Apa fungsi prediction market selain untuk spekulasi?
Selain digunakan untuk perdagangan, prediction market dimanfaatkan untuk mengukur ekspektasi pasar terhadap berbagai peristiwa seperti hasil pemilu, keputusan suku bunga, hingga harga aset kripto dan saham. - Mengapa Meta tertarik mengembangkan prediction market?
Menurut laporan Tiger Research, prediction market dinilai mampu mengumpulkan informasi kolektif dari banyak peserta secara real time. Hal ini membuat teknologi tersebut berpotensi menjadi sumber data dan analisis yang bernilai. - Apa hubungan prediction market dengan blockchain?
Sebagian besar prediction market modern dibangun di atas blockchain sehingga transaksi dapat dilakukan secara transparan, sementara hasil akhirnya diverifikasi melalui sistem oracle yang menghubungkan data dunia nyata dengan blockchain. - Apakah prediction market legal di semua negara?
Tidak. Status hukumnya berbeda di setiap negara. Amerika Serikat mulai memberikan ruang regulasi bagi prediction market, sedangkan di banyak negara Asia aktivitas ini masih diperdebatkan dan kerap dikaitkan dengan aturan mengenai perjudian. - Apa bedanya prediction market dengan perjudian?
Perbedaan ini masih menjadi perdebatan regulator. Pendukung prediction market menilai platform tersebut berfungsi sebagai mekanisme agregasi informasi dan pembentukan probabilitas pasar, sedangkan sebagian regulator memandang mekanismenya mirip dengan taruhan karena sama-sama melibatkan prediksi atas suatu hasil dan potensi keuntungan finansial.
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Blockchain




Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
