Arbitrum One vs Nova, Kenali Fungsi Dua Jaringan Layer 2 Ini
icon search
icon search

Top Performers

Arbitrum One vs Nova: Mengapa Arbitrum Memiliki Dua Jaringan?

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Arbitrum One vs Nova: Mengapa Arbitrum Memiliki Dua Jaringan?

Arbitrum One vs Nova 1

Daftar Isi

Perkembangan blockchain tidak hanya berfokus pada kecepatan transaksi, tetapi juga menyesuaikan infrastruktur dengan kebutuhan aplikasi yang berbeda.

Di ekosistem Ethereum, Arbitrum menghadirkan dua jaringan Layer 2, yaitu Arbitrum One dan Arbitrum Nova, yang dirancang untuk tujuan berbeda.

Melalui artikel ini, kita akan membahas perbedaan di antara keduanya, teknologi yang digunakan, serta kondisi penggunaan yang paling sesuai untuk masing-masing jaringan.

 

Mengapa Arbitrum Memiliki Dua Jaringan?

Arbitrum One vs Nova 2

Satu jaringan tidak selalu ideal untuk semua jenis aplikasi. Aplikasi DeFi membutuhkan keamanan yang tinggi, sedangkan game dan media sosial lebih membutuhkan biaya transaksi rendah serta kapasitas transaksi yang besar.

Karena itu, Arbitrum menghadirkan dua jaringan dengan pendekatan berbeda, yaitu Arbitrum One untuk kebutuhan yang mengutamakan keamanan, dan Arbitrum Nova untuk aplikasi yang berfokus pada efisiensi biaya dan volume transaksi tinggi.

 

Apa Itu Arbitrum One?

Arbitrum One merupakan jaringan utama dalam ekosistem Arbitrum yang dirancang untuk meningkatkan skalabilitas Ethereum. 

Jaringan ini menggunakan teknologi Optimistic Rollup untuk meningkatkan kapasitas transaksi sekaligus menekan biaya, dengan keamanan yang tetap mengacu pada jaringan Ethereum.

Karena mengutamakan keamanan dan keandalan, Arbitrum One banyak digunakan untuk aplikasi DeFi, NFT, dan smart contract, termasuk transaksi yang melibatkan aset bernilai tinggi.

 

Apa Itu Arbitrum Nova?

Arbitrum Nova merupakan jaringan alternatif dalam ekosistem Arbitrum yang dirancang untuk aplikasi dengan volume transaksi tinggi.

Jaringan ini menggunakan teknologi AnyTrust yang didukung Data Availability Committee (DAC) untuk mengelola ketersediaan data secara lebih efisien sehingga biaya transaksi dapat ditekan sangat rendah.

Karena mengutamakan efisiensi dan performa, Arbitrum Nova cocok digunakan untuk gaming, social application, dan berbagai transaksi mikro yang berlangsung dalam jumlah besar.

 

Perbedaan Arbitrum One vs Nova

Perbedaan Arbitrum One dan Arbitrum Nova terlihat dari tujuan, teknologi, serta cara keduanya menyeimbangkan keamanan dan efisiensi, dengan penjelasan sebagai berikut.

 

1. Tujuan Pengembangan

Arbitrum One ditujukan untuk aplikasi DeFi, smart contract, dan NFT. Sementara itu, Arbitrum Nova lebih difokuskan pada gaming, social application, dan transaksi mikro.

 

2. Teknologi yang Digunakan

Arbitrum One menggunakan Optimistic Rollup, yaitu transaksi diproses di luar Ethereum lalu hasilnya dikirim ke jaringan utama.

Arbitrum Nova menggunakan AnyTrust dengan Data Availability Committee (DAC) agar transaksi lebih efisien dan berbiaya rendah.

 

3. Model Keamanan

Arbitrum One mewarisi keamanan Ethereum karena seluruh data transaksi dipublikasikan ke Ethereum sehingga siapa pun dapat melakukan verifikasi dan fraud proof.

Seadangkan, Nova menggunakan AnyTrust yang mengandalkan Data Availability Committee (DAC). Pendekatan ini membuat biaya jauh lebih murah, tetapi menambahkan asumsi kepercayaan terhadap anggota DAC dibanding Rollup penuh.

 

4. Biaya Transaksi

Arbitrum Nova umumnya memiliki biaya lebih rendah karena tidak seluruh data transaksi disimpan langsung di Ethereum.

 

5. Kecepatan Transaksi

Arbitrum Nova dioptimalkan untuk menangani volume transaksi yang tinggi dengan biaya rendah sehingga cocok untuk game dan aplikasi sosial.

Sementara itu, Arbitrum One lebih menyeimbangkan kapasitas transaksi dengan keamanan Ethereum sehingga banyak digunakan untuk aplikasi DeFi dan smart contract.

 

6. Kompatibilitas Ethereum

Keduanya sama-sama kompatibel dengan EVM sehingga aplikasi Ethereum dapat dijalankan di kedua jaringan.

 

Kapan Sebaiknya Menggunakan Arbitrum One?

Arbitrum One lebih cocok digunakan untuk aplikasi yang mengutamakan keamanan Ethereum dan mengelola aset bernilai tinggi.

Jaringan ini banyak dimanfaatkan untuk DeFi, DEX, platform lending, penggunaan stablecoin, NFT marketplace, serta berbagai smart contract yang membutuhkan keamanan dan keandalan tinggi.

 

Kapan Sebaiknya Menggunakan Arbitrum Nova?

Arbitrum Nova lebih cocok digunakan untuk aplikasi dengan frekuensi transaksi tinggi yang mengutamakan biaya rendah dan performa. 


Contohnya meliputi blockchain gaming, SocialFi, reward system, micro payment, serta berbagai aplikasi yang memproses transaksi dalam jumlah besar dengan biaya yang efisien.

 

Apa Itu AnyTrust dan Mengapa Digunakan di Nova?

AnyTrust adalah teknologi yang digunakan Arbitrum Nova untuk menekan biaya transaksi. Sistem ini menggunakan Data Availability Committee (DAC) untuk menyimpan data transaksi sehingga hanya bukti datanya yang dikirim ke Ethereum.
Pendekatan ini membuat biaya transaksi lebih rendah dan prosesnya lebih efisien. Karena itu, AnyTrust dipilih untuk Arbitrum Nova yang dirancang bagi aplikasi dengan volume transaksi tinggi.

 

Apakah Arbitrum One Lebih Baik daripada Nova?

Arbitrum One vs Nova 3

Jawabannya adalah tidak. Arbitrum One dan Arbitrum Nova dikembangkan untuk kebutuhan yang berbeda.
Arbitrum One cocok untuk aplikasi yang mengutamakan keamanan, sedangkan Arbitrum Nova lebih sesuai untuk aplikasi yang membutuhkan biaya rendah dan transaksi dalam jumlah besar.
Sederhananya, keduanya seperti jalan tol dan jalan lingkungan. Masing-masing memiliki fungsi berbeda dan dipilih sesuai tujuan penggunaan, bukan karena salah satunya lebih baik secara mutlak.

 

Kelebihan Arbitrum One

Arbitrum One menawarkan sejumlah keunggulan yang membuatnya banyak digunakan untuk aplikasi blockchain yang mengutamakan keamanan dan keandalan, di antaranya sebagai berikut.

 

1. Keamanan Berbasis Ethereum

Arbitrum One menggunakan model keamanan yang mengacu pada Ethereum sehingga cocok untuk aplikasi dan transaksi yang membutuhkan tingkat keamanan tinggi.

 

2. Ekosistem DeFi yang Lebih Besar

Sebagai jaringan utama Arbitrum, Arbitrum One memiliki ekosistem DeFi yang lebih luas dengan lebih banyak protokol, pengguna, dan aktivitas.

 

3. Cocok untuk Smart Contract Kompleks

Arbitrum One mendukung pengembangan smart contract yang kompleks sehingga banyak dimanfaatkan oleh aplikasi DeFi, NFT, dan berbagai layanan Web3.

 

4. Likuiditas Lebih Tinggi

Arbitrum One memiliki likuiditas yang lebih besar dibandingkan Arbitrum Nova sehingga aktivitas perdagangan dan penggunaan aset digital umumnya lebih aktif.

 

Kelebihan Arbitrum Nova

Arbitrum Nova dirancang untuk aplikasi yang membutuhkan biaya rendah dan mampu menangani transaksi dalam jumlah besar secara efisien, dengan beberapa kelebihan sebagai berikut.

 

1. Biaya Transaksi Rendah

Arbitrum Nova menggunakan teknologi AnyTrust yang membantu menekan biaya transaksi sehingga lebih hemat untuk penggunaan sehari-hari.

 

2. Cocok untuk Aplikasi Massal

Nova dirancang untuk mendukung aplikasi dengan jumlah pengguna dan aktivitas transaksi yang tinggi, seperti game blockchain dan platform sosial.

 

3. Mendukung Transaksi Frekuensi Tinggi

Arsitekturnya memungkinkan transaksi diproses secara efisien sehingga cocok untuk aplikasi yang menghasilkan banyak transaksi dalam waktu singkat.

 

4. Pengalaman Pengguna Lebih Efisien untuk Gaming dan Social

Biaya yang rendah dan proses transaksi yang efisien membuat Arbitrum Nova lebih sesuai untuk aplikasi gaming, SocialFi, serta layanan yang melibatkan banyak interaksi pengguna.

 

Kesimpulan

Arbitrum One dan Arbitrum Nova menunjukkan bahwa satu solusi Layer 2 tidak selalu dapat memenuhi semua kebutuhan aplikasi blockchain.

Arbitrum One dirancang untuk penggunaan yang mengutamakan keamanan dan keandalan, sedangkan Arbitrum Nova menawarkan pendekatan yang lebih efisien untuk aplikasi dengan aktivitas transaksi tinggi melalui teknologi AnyTrust.

Memahami perbedaan keduanya membantu pengguna maupun developer menentukan jaringan yang paling sesuai dengan tujuan penggunaan.

Dengan begitu, pemilihan jaringan tidak didasarkan pada anggapan bahwa salah satunya lebih unggul, melainkan pada kesesuaian antara karakteristik jaringan dan kebutuhan aplikasi.

Itulah informasi menarik tentang perbandingan antara Arbitrum One vs Nova dan alasan Arbitrum memiliki dua jaringan yang bisa kamu dalami lebih lanjut di kumpulan artikel kripto dari Indodax Academy.

Selain mendapatkan insight mendalam lewat berbagai artikel edukasi crypto terpopuler, kamu juga bisa memperluas wawasan lewat kumpulan tutorial serta memilih dari beragam artikel populer yang sesuai minatmu.

Selain update pengetahuan, kamu juga bisa langsung pantau harga aset digital di Indodax Market seperti harga Bitcoin (BTC to IDR) atau aset lainnya dan ikuti perkembangan terkini lewat berita crypto terbaru.

Untuk pengalaman trading lebih personal, jelajahi juga layanan OTC trading dari Indodax. Jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu nggak ketinggalan informasi penting seputar blockchain, aset kripto, dan peluang trading lainnya.

Kamu juga bisa ikutin berita terbaru kami lewat Google News agar akses informasi lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

Maksimalkan aset kripto kamu dengan fitur INDODAX staking crypto, cara praktis buat dapetin penghasilan pasif dari aset yang disimpan.

Segera register di INDODAX dan lakukan KYC dengan mudah untuk mulai trading crypto lebih aman, nyaman, dan terpercaya!


Kontak Resmi CS Indodax

  • Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
  • Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
  • Email bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

 

Follow Sosmed Telenya Indodax sekarang!

 

FAQ

  1. Apa perbedaan utama antara Arbitrum One dan Arbitrum Nova?
    Arbitrum One berfokus pada keamanan dan aplikasi DeFi menggunakan Optimistic Rollup, sedangkan Arbitrum Nova dirancang untuk transaksi berbiaya rendah melalui teknologi AnyTrust.
  2. Mengapa Arbitrum memiliki dua jaringan?
    Karena kebutuhan aplikasi blockchain berbeda. Sebagian membutuhkan keamanan maksimal, sementara yang lain memerlukan biaya rendah dan throughput tinggi.
  3. Apa itu AnyTrust pada Arbitrum Nova?
    AnyTrust adalah model yang menggunakan Data Availability Committee (DAC) untuk membantu mengurangi biaya penyimpanan data transaksi sehingga jaringan menjadi lebih efisien untuk aplikasi tertentu.
  4. Apakah Arbitrum One lebih aman daripada Nova?
    Keduanya memiliki model keamanan yang berbeda sesuai tujuan desainnya. Arbitrum One umumnya dianggap memiliki model keamanan yang lebih kuat karena seluruh data transaksi dipublikasikan ke Ethereum. Sementara itu, Arbitrum Nova tetap menggunakan mekanisme penyelesaian di Ethereum, tetapi mengandalkan Data Availability Committee (DAC) agar biaya transaksi lebih rendah. Perbedaan ini merupakan trade-off antara keamanan maksimum dan efisiensi biaya.
  5. Kapan sebaiknya menggunakan Arbitrum One?
    Arbitrum One lebih cocok untuk aplikasi DeFi, NFT, smart contract, dan transaksi bernilai tinggi yang membutuhkan tingkat keamanan tinggi.
  6. Kapan Arbitrum Nova lebih cocok digunakan?
    Nova lebih sesuai untuk game blockchain, aplikasi sosial, sistem reward, dan transaksi mikro dengan volume tinggi.
  7. Apakah Arbitrum One dan Nova sama-sama kompatibel dengan Ethereum?
    Ya. Keduanya mendukung Ethereum Virtual Machine (EVM) sehingga banyak aplikasi Ethereum dapat berjalan di kedua jaringan dengan penyesuaian yang relatif minim.
  8. Mengapa penting memahami perbedaan Arbitrum One dan Nova?
    Karena setiap jaringan memiliki karakteristik dan tujuan yang berbeda. Memahami perbedaannya membantu pengguna maupun developer memilih solusi Layer 2 yang paling sesuai dengan kebutuhan aplikasi atau aktivitas di ekosistem Web3.

Author: Boy
 
DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.

Lebih Banyak dari Blockchain,DeFi

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
METIS/IDR
Metis
128.880
143.17%
DODO/IDR
DODO
420
45.33%
STREAM/IDR
Streamflow
204
33.33%
BOND/IDR
BarnBridge
440
31.34%
DEXE/IDR
DeXe
880.000
29.22%
Nama Harga 24H Chg
UCJL/IDR
Utility Cj
23.003
-48.55%
H2O/IDR
H2O DAO
4
-33.33%
ALITAS/IDR
Alitas
2
-33.33%
ALIF/IDR
ALIF
465
-26.54%
VBG/IDR
Vibing
3
-25%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Arbitrum One vs Nova: Mengapa Arbitrum Memiliki Dua Jaringan?

Perkembangan blockchain tidak hanya berfokus pada kecepatan transaksi, tetapi juga

Polkadot vs Ethereum: Apa Perbedaan Dua Blockchain Populer Ini?

Ethereum dan Polkadot adalah dua blockchain yang sering dibandingkan karena

Long Range Attack: Mengenal Ancaman dan Cara Blockchain Mengatasinya
09/07/2026
Long Range Attack: Mengenal Ancaman dan Cara Blockchain Mengatasinya

Keamanan merupakan fondasi utama teknologi blockchain. Meski sulit dimanipulasi, setiap

09/07/2026