Amerika Serikat dijadwalkan merilis data Consumer Price Index (CPI) periode Juni pada hari ini Selasa (14/7) waktu setempat, yang diperkirakan menjadi penentu sentimen jangka pendek bagi Bitcoin (BTC) dan aset kripto lainnya.
Menjelang pengumuman tersebut, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$62.400, sementara Ethereum (ETH), XRP, dan sejumlah aset kripto berkapitalisasi besar lainnya turut mengalami pelemahan dalam 24 jam terakhir.
Pergerakan ini mencerminkan sikap hati-hati investor yang menunggu kepastian arah inflasi di Amerika Serikat.
Pasar Perkirakan Inflasi Mulai Melandai
Berdasarkan proyeksi pasar yang dikutip dari Coinpedia, CPI bulanan atau Month-over-Month (MoM) diperkirakan naik 0,2%, lebih rendah dibandingkan kenaikan 0,5% pada bulan sebelumnya.
Sementara itu, CPI tahunan atau Year-over-Year (YoY) diproyeksikan turun menjadi 3,8%, dari sebelumnya 4,2%.
Selain angka utama tersebut, perhatian investor juga tertuju pada Core CPI, yaitu indikator inflasi yang tidak memasukkan komponen harga pangan dan energi karena dinilai lebih mencerminkan tren inflasi jangka panjang.
Data CPI dan Core CPI menjadi acuan penting bagi Federal Reserve (The Fed) dalam mengevaluasi kondisi ekonomi sebelum menentukan kebijakan suku bunga berikutnya.
Baca berita terbaru lainnya: Bitcoin (BTC) Makin Langka di Exchange, Kenapa Harganya Belum Meledak?
Hasil CPI Berpotensi Menggerakkan Harga Bitcoin
Bagi pasar crypto, hasil rilis CPI merupakan indikator yang dapat memengaruhi ekspektasi terhadap arah kebijakan moneter Amerika Serikat.
Apabila inflasi tercatat lebih rendah dari perkiraan, tekanan bagi The Fed untuk kembali menaikkan suku bunga dapat berkurang.
Kondisi ini umumnya dipandang positif bagi aset berisiko seperti Bitcoin karena berpotensi meningkatkan minat investor.
Sebaliknya, apabila inflasi justru lebih tinggi dari ekspektasi, pasar dapat kembali memperkirakan kebijakan moneter yang lebih ketat.
Skenario tersebut berpotensi memperkuat dolar AS sekaligus memberikan tekanan pada harga Bitcoin dan aset kripto lainnya.
The Fed Masih Mencermati Perkembangan Inflasi
Perhatian terhadap data CPI semakin besar setelah Gubernur Federal Reserve Christopher Waller menegaskan bahwa laporan inflasi berikutnya akan menjadi faktor penting dalam menentukan arah kebijakan bank sentral.
Menurut Waller, apabila inflasi kembali menunjukkan kenaikan, kondisi tersebut tidak lagi dapat dianggap sebagai fluktuasi sementara.
“Jika saya kembali melihat satu lagi data inflasi yang lebih tinggi, saya akan menganggapnya sebagai sebuah sinyal, bukan sekadar fluktuasi sementara,” tegas Waller dikutip dari CoinPedia.
Ia juga mengingatkan bahwa laju inflasi masih berada di atas target The Fed sebesar 2%, sehingga perkembangan data terbaru akan menjadi pertimbangan utama dalam pengambilan keputusan.
Sumber Gambar: CME FedWatch Tool
Sejalan dengan itu, CME FedWatch Tool menunjukkan peluang sekitar 51,6% bahwa Federal Reserve masih dapat mempertimbangkan kenaikan suku bunga pada pertemuan September apabila tekanan inflasi belum mereda.
Baca berita lainnya: Strategy Tak Lagi Beli Bitcoin (BTC), Michael Saylor Kini Pilih Jalur Berbeda?
Ketegangan Geopolitik Ikut Membayangi Pasar
Selain menunggu data inflasi, investor juga mencermati meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran.
Perkembangan geopolitik tersebut berpotensi mendorong kenaikan harga energi yang pada akhirnya dapat memicu tekanan inflasi baru.
Jika kondisi ini berlanjut, ruang bagi The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneternya bisa menjadi semakin terbatas.
Kesimpulan
Rilis data CPI Amerika Serikat hari ini diperkirakan menjadi salah satu katalis utama yang akan memengaruhi arah pasar crypto dalam jangka pendek.
Selain angka inflasi utama, pelaku pasar juga akan mencermati Core CPI serta respons Federal Reserve terhadap hasil yang diumumkan.
Dengan kombinasi faktor makroekonomi dan ketidakpastian geopolitik, volatilitas Bitcoin dan aset kripto lainnya diperkirakan meningkat setelah laporan resmi dirilis.
FAQ
- Apa itu CPI AS?
Consumer Price Index (CPI) adalah indikator yang mengukur perubahan harga barang dan jasa di Amerika Serikat. Data ini digunakan untuk mengetahui tingkat inflasi dan menjadi salah satu acuan utama Federal Reserve dalam menetapkan kebijakan suku bunga. - Apa perbedaan CPI dan Core CPI?
CPI mengukur inflasi secara keseluruhan, sedangkan Core CPI tidak memasukkan harga makanan dan energi yang cenderung berfluktuasi. Karena lebih stabil, Core CPI sering dijadikan indikator utama untuk melihat tren inflasi jangka panjang. - Mengapa data CPI memengaruhi harga Bitcoin?
Data CPI memengaruhi ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga The Fed. Inflasi yang lebih rendah biasanya dipandang positif bagi aset berisiko seperti Bitcoin, sedangkan inflasi yang lebih tinggi dapat meningkatkan kekhawatiran terhadap kebijakan moneter yang lebih ketat. - Apa itu CME FedWatch Tool?
CME FedWatch Tool adalah indikator yang menunjukkan probabilitas kebijakan suku bunga Federal Reserve berdasarkan pergerakan kontrak futures. Data ini sering digunakan investor untuk membaca ekspektasi pasar sebelum rapat The Fed. - Mengapa investor crypto juga memperhatikan kondisi geopolitik?
Ketegangan geopolitik dapat memengaruhi harga energi, inflasi, dan stabilitas ekonomi global. Faktor-faktor tersebut berpotensi memengaruhi keputusan bank sentral serta sentimen investor terhadap aset berisiko, termasuk Bitcoin dan aset kripto lainnya.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi CS Indodax
- Nomor resmi Customer Support: (021) 5065 8888
- Nomor resmi CS Indodax Prioritas: (021) 5036 8888
- Email bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Regulasi Crypto, #Berita The Fed, #Berita consumer price index, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Pergerakan Harga Crypto






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


