Bitcoin (BTC) mencatat reli kuat sepanjang 2025, namun sejumlah altcoin besar mulai menunjukkan momentum yang dinilai analis bisa mengungguli performa BTC pada 2026.
Melansir dari 247WallSt, terdapat empat aset altcoin yang mencatat pertumbuhan tajam, didukung peningkatan adopsi institusional, upgrade jaringan, serta katalis pasar yang belum dimiliki Bitcoin.
Ethereum Melaju Menjelang Upgrade Fusaka
Ethereum (ETH) menjadi salah satu aset dengan laju paling agresif pada 2025. ETH menguat 66% pada kuartal ketiga dan mendekati level US$5.000. Kenaikan ini terjadi setelah masuknya dana institusi, terutama dari pembelian treasury dan penerbitan ETF Ether spot.
Upgrade besar bernama Fusaka, yang hadir pada awal Desember, disebut akan menurunkan biaya transaksi sekaligus meningkatkan kapasitas jaringan.
Bank besar seperti Standard Chartered memperkirakan harga ETH berpotensi mencapai US$8.000 pada 2026 jika permintaan dari sektor gaming dan tokenisasi terus meningkat.
Perpaduan likuiditas institusional dan pembaruan teknis ini menjadi alasan mengapa ETH masuk daftar altcoin yang dinilai dapat melaju lebih kencang dari Bitcoin.
Baca selanjutnya: Tahun 2026 Bakal Jadi Momen Emas Kripto? Ini 5 Prediksi Besarnya!
Solana Diperkuat ETF dan Teknologi Berkecepatan Tinggi
Solana (SOL) mencatat kinerja solid dengan kenaikan 35% pada kuartal terakhir. Data CoinDesk Indices menunjukkan kenaikan ini didorong pengajuan ETF Solana oleh Fidelity, Invesco, dan Grayscale.
Selain itu, dana treasury senilai US$1,65 miliar telah dialokasikan untuk membeli dan melakukan staking SOL.
Pembaruan jaringan terbaru mempercepat waktu transaksi dari 12 detik menjadi 0,15 detik, menjadikan Solana salah satu blockchain tercepat di pasar.
Peningkatan throughput ini turut memperluas penggunaan dalam pembayaran, DeFi, hingga stablecoin.
Dengan kapitalisasi pasar yang masih jauh di bawah Bitcoin, Solana dianggap memiliki ruang pertumbuhan lebih besar jika adopsi institusi terus meningkat pada 2026.
XRP Pulih Setelah Legal Clarity dan Ekspansi Utility
XRP mencetak lonjakan terbesar di antara altcoin besar, yaitu sekitar 347% sejak awal tahun. Reli ini terjadi setelah Ripple memenangkan sengketa hukum dengan regulator, membuat XRP diklasifikasikan bukan sebagai sekuritas di pengadilan AS.
Setelah hambatan regulasi tersebut hilang, Ripple meluncurkan stablecoin RLUSD di jaringan XRP Ledger. Kehadiran stablecoin ini membuka peluang penggunaan baru di ranah DeFi dan settlement berbasis blockchain.
Analis menilai prospek XRP akan sangat bergantung pada adopsi dari perbankan dan fintech. Jika kemitraan lintas negara kembali meningkat, XRP berpotensi tumbuh lebih cepat dari Bitcoin pada fase bull run berikutnya.
Baca juga berita terkait: 3 Negara Ini Berpotensi Bikin XRP Melaju Lebih Kencang di 2026
Chainlink Jadi Infrastruktur Utama Tokenisasi
Chainlink (LINK) masuk daftar altcoin yang dinilai memiliki katalis kuat melalui perannya sebagai infrastruktur penghubung antar-blockchain.
Bank investasi Jefferies menyebut Chainlink sebagai komponen penting dalam integrasi aset digital di sektor keuangan tradisional.
Cross-Chain Interoperability Protocol (Protokol CCIP) yang dikembangkan Chainlink telah diuji oleh UBS dan Swift untuk transfer dana yang telah ditokenisasi.
Dengan lebih dari 2.500 proyek yang menggunakan layanannya dan nilai aset yang diamankan melewati US$100 miliar, Chainlink dipandang memiliki pondasi kuat untuk pertumbuhan tahun depan.
Jika tren tokenisasi dan interoperabilitas antar-bank meningkat pada 2026, permintaan terhadap LINK diperkirakan ikut naik.
Kesimpulan
Momentum altcoin besar kembali menguat jelang 2026, ditopang kombinasi data on-chain, adopsi institusional, serta pembaruan teknologi inti.
Ethereum dan Solana bergerak cepat melalui upgrade dan ETF, sementara XRP dan Chainlink menunjukkan pemulihan struktural yang menambah utilitas jaringan masing-masing.
Jika katalis tersebut berlanjut, empat aset ini menjadi kandidat utama yang berpeluang tampil lebih kuat dibanding Bitcoin pada tahun mendatang.
FAQ
- Mengapa altcoin bisa mengungguli Bitcoin pada fase bull run tertentu?
Altcoin cenderung memiliki kapitalisasi pasar lebih kecil dan ruang kenaikan lebih besar. Ketika likuiditas meningkat, aset berkapitalisasi menengah dan besar sering mendapatkan momentum tambahan dari upgrade jaringan atau adopsi baru yang tidak dimiliki Bitcoin. - Apakah ETF altcoin benar-benar bisa memengaruhi harga?
Pengajuan ETF oleh institusi besar dapat membuka akses ke investor yang sebelumnya tidak bisa membeli langsung aset kripto. Efeknya adalah peningkatan likuiditas dan permintaan, seperti yang terlihat pada Ethereum dan Solana. - Apa arti legal clarity bagi XRP?
Legal clarity berarti status regulasi XRP lebih jelas sehingga bank dan perusahaan fintech dapat menggunakan teknologinya tanpa risiko hukum. Kondisi ini memperluas potensi penggunaan dan menambah permintaan. - Mengapa Chainlink dianggap penting dalam tokenisasi aset?
Chainlink menyediakan data dan infrastruktur lintas rantai yang memungkinkan bank dan lembaga keuangan memindahkan aset tokenized secara aman. Tanpa protokol seperti CCIP, interoperabilitas antar-blockchain tidak dapat berjalan optimal. - Apakah altcoin berisiko lebih tinggi dibanding Bitcoin?
Risikonya umumnya lebih besar karena volatilitas, ketergantungan pada perkembangan teknologi, dan faktor regulasi. Namun, risiko yang lebih tinggi sering menjadi alasan mengapa altcoin dapat mencatat kenaikan yang lebih agresif pada fase pasar tertentu.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Berita Ethereum, #Berita Solana





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


