Pernyataan analis Ran Neuner soal pilihan altcoin untuk 2026 memicu perhatian pasar setelah ia menyebut PENGU lebih menarik dibanding XRP.
Komentar itu muncul dalam sesi tanya jawab singkat yang dibahas di kanal YouTube Paul Barron Network pada Rabu (14/01), tanpa penjelasan teknis panjang.
Meski singkat, pernyataan tersebut cukup menggugah karena datang dari analis yang kerap mengaitkan kripto dengan pola makro dan likuiditas global.
Pasar menafsirkan komentar ini sebagai sinyal perubahan preferensi risiko menjelang 2026.
Pola Makro yang Jadi Dasar Pandangan Neuner
Selain membahas PENGU, Neuner mengaitkan prospek kripto dengan pola historis komoditas dan likuiditas.
Ia menyoroti bahwa pada 2016 dan 2020, reli besar Bitcoin terjadi setelah emas dan perak mencapai puncak, disusul penguatan tembaga.

Sumber: YouTube Barron Network
Menurut Neuner, kondisi saat ini menunjukkan kemiripan. Emas terus menguat, perak mulai kehilangan momentum, dan tembaga bergerak naik, yang ia tafsirkan sebagai sinyal awal kembalinya minat risiko ke aset digital.
Baca juga: 3 Faktor Kunci yang Bisa Picu Pemulihan Pasar Crypto di 2026
Bitcoin, Siklus, dan Arah 2026

Sumber: YouTube Barron Network
Neuner menilai era lonjakan ekstrem Bitcoin mungkin telah berlalu. Namun, ia tetap melihat potensi kenaikan yang masih signifikan untuk aset berkapitalisasi besar.
Ia juga mempertanyakan teori siklus empat tahunan yang selalu dikaitkan dengan halving.
Menurutnya, siklus likuiditas global lebih berpengaruh, sementara keterkaitan dengan halving bisa jadi hanya kebetulan historis.
Meski terjadi koreksi tajam di akhir 2025, Neuner menekankan bahwa secara tahunan Bitcoin masih mencatat kinerja kuat.
Dengan latar tersebut, ia menyebut 2026 berpotensi menjadi tahun yang lebih solid, dipimpin Bitcoin dan beberapa altcoin terpilih.
Kesimpulan
Komentar Ran Neuner di Paul Barron Network menunjukkan pergeseran fokus pasar dari sekadar siklus ke konteks makro dan likuiditas.
Pilihannya pada PENGU dibanding XRP menegaskan bahwa narasi dan momentum bisa menjadi pembeda menjelang 2026.
FAQ
- Siapa Ran Neuner dan mengapa komentarnya diperhatikan?
Ran Neuner dikenal sebagai analis kripto yang sering mengaitkan pasar digital dengan makroekonomi global. - Dari mana pernyataan soal PENGU ini berasal?
Komentar tersebut dibahas di kanal YouTube Paul Barron Network, diunggah Rabu, 14/01. - Mengapa Neuner membandingkan PENGU dengan XRP?
Perbandingan muncul dalam sesi pilihan cepat antar aset, mencerminkan preferensi risiko untuk 2026. - Apa hubungan emas, perak, dan tembaga dengan kripto?
Neuner melihat rotasi aset dari komoditas sebagai sinyal awal perubahan minat risiko ke kripto. - Apakah siklus empat tahunan kripto masih relevan?
Neuner menilai likuiditas global lebih menentukan, sementara pola empat tahunan tidak selalu konsisten.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
INDODAX merupakan satu-satunya exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi:
CoinPedia – Analyst Ran Neuner Picks PENGU Over XRP as His ‘Better’ Altcoin Bet for 2026, diakses pada 15 Januari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Meme Coin





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
