Harga Shiba Inu (SHIB) bergerak terbatas memasuki awal 2026, seiring melemahnya volume perdagangan dan berkurangnya minat spekulatif di pasar kripto.
Kondisi ini menandai perubahan signifikan dibandingkan fase lonjakan tajam yang pernah dialami SHIB pada siklus meme coin sebelumnya.
Mengutip analisis terbaru yang dimuat CaptainAltcoin, analis kripto Matthew Perry menilai stagnasi harga SHIB lebih berkaitan dengan struktur pasar dan dinamika suplai token yang besar, bukan karena kegagalan proyek atau hilangnya relevansi aset tersebut.

Sumber Gambar: YouTube/Matthew Perry
Baca berikutnya: 3 Altcoin yang Masih Perkasa di Balik Kejatuhan Harga Bitcoin & Ethereum
Volume Melemah, Pasar Tak Lagi Mengejar Lonjakan Cepat
SHIB saat ini diperdagangkan jauh di bawah level puncaknya ketika kapitalisasi pasar sempat mendekati US$40 miliar.
Meski demikian, SHIB masih mempertahankan valuasi miliaran dolar, menempatkannya di jajaran aset kripto dengan basis pasar yang mapan.
Menurut Perry, penurunan volume perdagangan menjadi indikator utama berubahnya perilaku investor.
Likuiditas yang sebelumnya mengalir deras ke meme coin kini lebih selektif, mencerminkan pergeseran fokus pasar dari spekulasi jangka pendek ke pendekatan yang lebih hati-hati.
Realitas Suplai Membatasi Ruang Kenaikan Harga
Lonjakan harga SHIB di masa lalu membentuk ekspektasi bahwa token ini dapat menembus target ekstrem seperti yang pernah terjadi pada Dogecoin (DOGE). Namun Perry menegaskan bahwa narasi tersebut tidak sepenuhnya mempertimbangkan faktor suplai.
Jumlah token SHIB yang sangat besar membuat potensi kenaikan harga secara eksponensial sulit tercapai.
Seiring kedewasaan pasar kripto, asumsi lama tersebut mulai terkoreksi oleh batas matematis dan pertumbuhan organik yang lebih lambat.
Ekosistem Berkembang, Dampak ke Harga Masih Terbatas
Shiba Inu terus mengembangkan ekosistemnya melalui berbagai inisiatif dan proyek turunan. Namun, perkembangan tersebut belum memberikan dorongan langsung terhadap harga SHIB.
Perry menilai tidak adanya mekanisme yang konsisten untuk menghubungkan aktivitas ekosistem dengan permintaan token utama menjadi salah satu faktor yang menahan pergerakan harga.
Kondisi ini mendorong sebagian investor jangka panjang untuk menyesuaikan ekspektasi mereka terhadap kinerja SHIB.
Baca selanjutnya: Kiyosaki Lepas Emas dan Perak Demi Bitcoin (BTC), Ini Alasannya
Potensi Reli Masih Ada, Tapi Bersifat Siklikal
Meski tidak lagi agresif, SHIB tetap memiliki daya tarik sebagai meme coin lama dengan tingkat pengenalan merek yang tinggi.
Faktor ini membuka peluang bagi SHIB untuk kembali menguat ketika pasar memasuki fase rotasi ke aset berisiko, khususnya saat narasi meme coin kembali mencuat.
Namun Perry menekankan bahwa reli yang mungkin terjadi ke depan cenderung bersifat siklikal, mengikuti kondisi pasar secara keseluruhan, bukan lonjakan ekstrem seperti pada fase awal popularitas SHIB.
Kesimpulan
Pergerakan Shiba Inu di awal 2026 mencerminkan perubahan cara pasar menilai aset kripto berbasis meme.
SHIB tetap bertahan sebagai aset mapan, tetapi tidak lagi digerakkan oleh euforia tanpa batas.
Pasar kini menempatkan SHIB dalam kerangka yang lebih rasional, dengan ruang kenaikan yang dipengaruhi langsung oleh suplai, volume, dan siklus pasar.
FAQ
- Kenapa harga Shiba Inu sekarang sulit naik drastis?
Harga SHIB dibatasi oleh jumlah suplai token yang sangat besar serta menurunnya likuiditas spekulatif dibandingkan siklus sebelumnya. - Apakah SHIB masih relevan di pasar kripto 2026?
SHIB masih memiliki kapitalisasi pasar miliaran dolar dan basis komunitas besar, sehingga tetap relevan meski pergerakan harganya lebih terbatas. - Apakah volume perdagangan memengaruhi harga SHIB?
Ya. Penurunan volume mencerminkan berkurangnya minat spekulatif, yang berdampak langsung pada terbatasnya pergerakan harga. - Apakah pengembangan ekosistem Shiba Inu mendorong harga?
Sejauh ini dampaknya terbatas karena belum ada mekanisme kuat yang menghubungkan penggunaan ekosistem dengan peningkatan permintaan SHIB. - Apakah SHIB masih berpotensi naik saat bull market?
SHIB masih berpotensi menguat saat siklus pasar mendukung meme coin, tetapi kenaikannya cenderung bersifat siklikal, bukan eksponensial.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Meme Coin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
