Penulis buku Rich Dad Poor Dad, Robert Kiyosaki, kembali memperingatkan potensi crash besar di pasar global.
Alih-alih panik, ia justru menyatakan siap membeli lebih banyak Bitcoin ketika tekanan jual meningkat.
Menurut Kiyosaki, kombinasi utang global yang tinggi, inflasi, dan kebijakan moneter yang dinilai kurang disiplin dapat memicu koreksi tajam pada saham, obligasi, dan aset tradisional lainnya. Ia melihat momen tersebut sebagai peluang akumulasi, bukan ancaman.
Crash Sebagai Peluang, Bukan Ketakutan
?? NOW: Robert Kiyosaki says he’s excited for the coming giant crash.
“I will be buying more Bitcoin as people panic and sell into the coming crash.” pic.twitter.com/c4JPI3Xv7i
— Cointelegraph (@Cointelegraph) February 17, 2026
Dilansir dari Cointelegraph, Kiyosaki menyebut dirinya “bersemangat” menghadapi potensi kejatuhan pasar.
Baginya, fase kepanikan sering menciptakan harga diskon pada aset yang memiliki fundamental kuat.
Strateginya sederhana: menunggu panic selling, lalu membeli aset yang diyakini bernilai jangka panjang.
Dalam beberapa tahun terakhir, ia konsisten menyuarakan dukungan terhadap emas, perak, dan Bitcoin sebagai lindung nilai terhadap inflasi dan pelemahan mata uang.
Bitcoin, dengan suplai tetap 21 juta koin, sering diposisikan sebagai aset digital langka. Dalam sejarahnya, Bitcoin mengalami penurunan tajam yang kemudian diikuti pemulihan signifikan, meskipun volatilitas tetap tinggi.
Baca juga: Bullish atau Bearish? Analis Top Bongkar Arah Bitcoin, Ethereum, dan XRP
Bitcoin di Tengah Tekanan Pasar
Pernyataan Kiyosaki muncul saat pasar kripto masih menghadapi sentimen hati-hati.
Volume perdagangan cenderung melemah, dan investor global mempertimbangkan dampak kondisi makro seperti suku bunga tinggi dan perlambatan ekonomi.
Namun, pola historis menunjukkan bahwa siklus kripto kerap melalui fase penurunan sebelum memasuki periode pertumbuhan baru. Banyak pemegang jangka panjang melihat fase ini sebagai masa konsolidasi.
Kiyosaki menilai bahwa ketika pasar stabil kembali, aset seperti Bitcoin berpotensi mendapatkan kembali momentum. Ia tidak menyarankan timing jangka pendek, melainkan fokus pada akumulasi bertahap.
Peluang Datang Bersama Risiko
Meski optimistis, Kiyosaki juga menyadari bahwa prediksi crash tidak selalu tepat waktu. Koreksi bisa lebih dalam dan berlangsung lebih lama dari perkiraan.
Bitcoin sendiri dikenal dengan fluktuasi harga ekstrem. Investor perlu mempertimbangkan toleransi risiko dan kondisi keuangan pribadi sebelum mengambil keputusan.
Namun pesan utamanya tetap konsisten: ketakutan pasar dapat menciptakan peluang investasi bagi mereka yang memiliki perspektif jangka panjang.
Kesimpulan
Robert Kiyosaki memandang potensi crash pasar sebagai kesempatan untuk memperbesar kepemilikan Bitcoin. Dengan fokus pada fundamental jangka panjang dan kelangkaan suplai, ia tetap percaya pada narasi Bitcoin sebagai aset alternatif.
Apakah crash besar benar-benar terjadi dalam waktu dekat masih belum pasti. Namun pernyataannya menambah perdebatan mengenai apakah Bitcoin akan bertindak sebagai lindung nilai atau tetap bergerak seiring pasar global.
FAQ
1. Mengapa Robert Kiyosaki memprediksi crash pasar?
Ia menyoroti utang global yang tinggi, inflasi, dan kebijakan moneter sebagai faktor risiko utama.
2. Mengapa ia memilih membeli Bitcoin saat crash?
Karena harga yang turun dianggap sebagai diskon untuk akumulasi jangka panjang.
3. Apakah Bitcoin selalu naik setelah crash?
Secara historis, Bitcoin pernah pulih setelah penurunan besar, tetapi tidak ada jaminan pola tersebut selalu terulang.
4. Apa hubungan inflasi dengan Bitcoin?
Sebagian investor melihat Bitcoin sebagai lindung nilai karena suplai terbatasnya.
5. Apakah strategi membeli saat panic selling aman?
Strategi ini memiliki potensi keuntungan, tetapi tetap mengandung risiko tinggi karena volatilitas pasar kripto.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Coinomedia – Bitcoin Moves Amid Robert Kiyosaki Bitcoin Crash Call, diakses pada 18 Februari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Robert Kiyosaki, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Tokoh Crypto Indonesia





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
