Harga Bitcoin (BTC) Stabil di US$67.000, Trader Ramai Beli Proteksi Crash
icon search
icon search

Top Performers

Harga Bitcoin (BTC) Stabil di US$67.000, Trader Ramai Beli Proteksi Crash

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Harga Bitcoin (BTC) Stabil di US$67.000, Trader Ramai Beli Proteksi Crash

Harga Bitcoin (BTC) Stabil di US$67.000, Trader Ramai Beli Proteksi Crash

Daftar Isi

Harga Bitcoin (BTC) bertahan di kisaran US$67.000 pada Jumat (20/2) setelah sempat turun di bawah US$66.000 di awal sesi. Pergerakan ini membuat BTC naik sekitar 1% dalam 24 jam terakhir, namun sentimen pasar masih terlihat defensif.

 

Harga Bitcoin hari ini

Sumber Gambar: Coinmarketcap

 

Sementara itu, indeks CoinDesk 20 yang merepresentasikan sejumlah aset kripto utama justru tertinggal. 

Ethereum (ETH), XRP, BNB, DOGE, dan Solana (SOL) cenderung datar hingga melemah tipis, menandakan kehati-hatian pelaku pasar terhadap altcoin.

 

Trader Derivatif Pilih Bertahan, Beli Proteksi Penurunan

Di tengah stabilisasi harga tersebut, pasar derivatif menunjukkan pola defensif. Jake Ostrovskis, Head of OTC Wintermute, menyebut banyak trader membeli downside protection atau proteksi terhadap potensi penurunan lanjutan.

Artinya, pelaku pasar rela membayar premi untuk melindungi portofolio jika harga Bitcoin kembali jatuh. Strategi ini lazim dilakukan melalui instrumen seperti opsi jual atau skema lindung nilai lainnya. 

Pada saat yang sama, sebagian trader juga membatasi potensi keuntungan jika terjadi lonjakan harga.

Perilaku ini mencerminkan ekspektasi pasar yang masih diliputi ketidakpastian. Alih-alih berspekulasi agresif, investor memilih mengurangi risiko.

 

Baca juga berita terkait: Riset Baru: Harga Bitcoin Lebih Dipengaruhi Utang AS, Bukan Suku Bunga

 

Investor ETF Bitcoin Rugi 20%, Risiko Kapitulasi Mengintai

Melansir dari CoinDesk, tekanan tambahan datang dari sisi investor ETF spot Bitcoin di Amerika Serikat. Rata-rata harga beli (cost basis) investor ETF kini berada di sekitar US$84.000.

Dengan harga BTC saat ini di kisaran US$67.000, rata-rata investor tersebut masih mencatat kerugian sekitar 20% secara unrealized loss. Kondisi ini membuka potensi capitulation selling, yakni aksi jual besar-besaran akibat tekanan psikologis jika harga kembali melemah signifikan.

Meski demikian, total kepemilikan ETF Bitcoin masih berada sekitar 5% dari titik puncaknya dalam denominasi BTC. Ini menunjukkan institusi cenderung mengurangi eksposur secara bertahap, bukan melakukan penjualan panik.

 

Saham Kripto Menguat, Pasar Saham AS Melemah

Di sisi lain, saham-saham terkait kripto justru mencatat penguatan moderat. Emiten penambang Bitcoin seperti CleanSpark (CLSK) dan MARA Holdings (MARA) naik sekitar 6%.

Sebaliknya, indeks saham utama AS bergerak negatif. S&P 500 turun sekitar 0,3%, sementara Nasdaq 100 melemah 0,6%. Perbedaan arah ini memperlihatkan dinamika jangka pendek yang belum sepenuhnya selaras antara kripto dan pasar saham tradisional.

 

Baca selanjutnya: Siapa Pemilik Bitcoin (BTC) Terbanyak di 2026? Ini Data Terbarunya

 

Risiko Makro dan Geopolitik Membayangi

Selain faktor internal kripto, tekanan juga datang dari luar pasar aset digital. Kekhawatiran terhadap pasar kredit swasta meningkat setelah perusahaan private equity Blue Owl membatasi penarikan dana pada produk private credit senilai US$1,7 miliar. 

Saham Blue Owl turun 6%, diikuti pelemahan saham pengelola kredit besar lainnya seperti Apollo Global, Ares Capital, dan Blackstone yang merosot lebih dari 5%.

Di sisi geopolitik, potensi aksi militer Amerika Serikat terhadap Iran turut membayangi sentimen global. Harga minyak mentah melonjak 2,8% ke atas US$66 per barel, tertinggi sejak Agustus, yang mempertegas kekhawatiran inflasi dan risiko pasar yang lebih luas.

Sementara itu, pembahasan RUU struktur pasar aset digital di Gedung Putih menunjukkan progres bertahap, meski belum ada kompromi final antara pelaku industri kripto dan sektor perbankan.

 

Kesimpulan

Bitcoin memang berhasil menjaga level US$67.000 setelah sempat tergelincir di bawah US$66.000. Namun di balik stabilitas tersebut, struktur pasar menunjukkan sikap bertahan, bukan agresif.

Lonjakan permintaan proteksi penurunan di pasar derivatif menandakan pelaku pasar masih mempersiapkan skenario koreksi lanjutan. Di saat yang sama, posisi rugi rata-rata investor ETF di kisaran 20% menjadi faktor risiko yang dapat memicu tekanan tambahan jika harga kembali melemah.

Selama arus lindung nilai tetap dominan dan risiko makro global belum mereda, pergerakan Bitcoin berpotensi tetap sensitif terhadap sentimen eksternal. 

 

FAQ

  • Apa itu downside protection dalam trading kripto?
    Downside protection adalah strategi lindung nilai untuk melindungi portofolio dari potensi penurunan harga. Biasanya dilakukan dengan membeli opsi jual atau instrumen derivatif lain agar kerugian bisa dibatasi jika harga aset seperti Bitcoin turun tajam.
  • Apa yang dimaksud capitulation selling pada Bitcoin?
    Capitulation selling adalah aksi jual besar-besaran yang terjadi ketika investor menyerah akibat tekanan kerugian. Dalam konteks Bitcoin, ini bisa terjadi jika harga turun jauh di bawah rata-rata harga beli investor, termasuk pemegang ETF.
  • Mengapa harga Bitcoin stabil tapi sentimen masih negatif?
    Harga bisa stabil secara teknikal di level support tertentu, seperti US$67.000. Namun sentimen tetap negatif jika pelaku pasar lebih banyak membeli proteksi penurunan dibanding membuka posisi beli agresif.
  • Apa pengaruh ETF Bitcoin terhadap pergerakan harga BTC?
    ETF spot Bitcoin meningkatkan partisipasi institusi. Namun jika mayoritas investor ETF mengalami kerugian besar, tekanan jual bisa meningkat karena faktor psikologis dan manajemen risiko.
  • Mengapa faktor geopolitik dan pasar kredit memengaruhi harga kripto?
    Bitcoin dan aset kripto termasuk kategori aset berisiko. Ketika terjadi ketegangan geopolitik atau tekanan di pasar kredit, investor cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko dan memindahkan dana ke instrumen yang dianggap lebih aman.

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow IG Indodax

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
UW3S/IDR
Utility We
6
50%
DVI/IDR
Dvision Ne
3
50%
HOME/IDR
Defi App
931
33.96%
DEFI/IDR
DeFi
4
33.33%
DEGEN/IDR
Degen
25
25%
Nama Harga 24H Chg
WTEC/IDR
World Trad
1
-50%
STIK/IDR
Staika
1.965
-34.89%
CREAM/IDR
Cream Fina
7.629
-31.36%
DODO/IDR
DODO
1.118
-25.96%
ALITAS/IDR
Alitas
3
-25%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Bukan Karena Fundamental, Michael Saylor Akhirnya Bongkar Penyebab Bitcoin Turun
05/06/2026
Bukan Karena Fundamental, Michael Saylor Akhirnya Bongkar Penyebab Bitcoin Turun

Executive Chairman Strategy, Michael Saylor, menyebut penurunan harga Bitcoin (BTC)

05/06/2026
Charles Hoskinson Unggah Pesan Perpisahan, Ada Apa dengan Cardano?

Pendiri Cardano (ADA), Charles Hoskinson, mengunggah pesan singkat "TTYL" (Talk

Smart Money Borong Token HYPE Saat Pasar Crypto Dilanda Ketakutan
04/06/2026
Smart Money Borong Token HYPE Saat Pasar Crypto Dilanda Ketakutan

Token HYPE milik Hyperliquid menjadi sorotan setelah data on-chain menunjukkan

04/06/2026