Bitcoin diperdagangkan di sekitar $68,000 setelah sempat menyentuh level tertinggi delapan hari dan membentuk pola double bottom di area $62,500.
Namun, harga masih turun sekitar 21% dalam sebulan terakhir, membuat posisi bullish belum sepenuhnya aman jelang jatuh tempo opsi senilai $10,5 miliar.
Kontrak opsi bulanan ini menjadi sorotan karena dapat memicu volatilitas besar dalam waktu singkat.
Struktur Opsi: Tekanan Masih di Sisi Put
Secara agregat, open interest call (opsi beli) terlihat lebih besar dibanding put (opsi jual). Namun data lebih rinci menunjukkan bahwa 88% call options akan kadaluarsa tanpa nilai jika BTC tetap di bawah $70,000.
Dari total open interest, hanya sekitar $780 juta call yang efektif berada dalam posisi realistis. Sementara itu, terdapat sekitar $1,15 miliar put options di atas $72,000, cukup untuk menekan dominasi call.
Jika harga BTC berada dalam rentang berikut saat expiry:
- $65,000 – $69,000: put unggul sekitar $1,15 miliar
- $69,001 – $71,000: put unggul sekitar $845 juta
- $71,001 – $74,000: put unggul sekitar $470 juta
Artinya, selama BTC masih di bawah $75,000, tekanan cenderung berpihak pada posisi bearish.
Baca juga: Bitcoin (BTC) Disebut Sudah Masuk Zona Bottom, Tapi Belum Siap Reli
Korelasi Nasdaq dan Sentimen Risiko

Korelasi Bitcoin vs Nasdaq 100 Index | Sumber: TradingView via Cointelegraph
Faktor lain yang tak kalah penting adalah korelasi Bitcoin dengan indeks saham teknologi. Data menunjukkan korelasi 30 hari BTC dengan Nasdaq 100 mencapai 90%, level yang sangat tinggi.
Ini berarti sentimen investor teknologi sangat mempengaruhi arah Bitcoin. Kinerja saham teknologi dan laporan keuangan sektor AI berpotensi menentukan hasil akhir expiry opsi.
Secara historis, korelasi ini tidak selalu bertahan lama. Namun dalam jangka pendek, arah pasar saham dapat menjadi penentu utama pergerakan BTC.
Butuh Reli 9% untuk Membalikkan Keadaan

Grafik harga Bitcoin hari ini (26/02) | Sumber: TradingView
Agar posisi bullish bisa unggul, Bitcoin perlu naik sekitar 9% dari level $68,800. Tanpa reli tersebut, posisi put berpotensi mempertahankan dominasi.
Struktur teknikal memang menunjukkan pemulihan jangka pendek, tetapi tekanan derivatif dan sentimen makro membuat pasar tetap berada dalam fase hati-hati.
Kesimpulan
Jatuh tempo opsi Bitcoin senilai $10,5 miliar berpotensi menjadi momen penting bagi arah pasar jangka pendek.
Meskipun BTC membentuk pola double bottom dan menunjukkan pemulihan, struktur opsi saat ini masih lebih menguntungkan posisi bearish.
Dengan korelasi tinggi terhadap Nasdaq dan kebutuhan reli 9% untuk membalikkan dominasi put, hasil expiry ini bisa memperkuat pemulihan atau justru memperpanjang tekanan pasar. Arah akhir sangat bergantung pada pergerakan harga dalam beberapa hari ke depan.
FAQ
1. Apa itu opsi Bitcoin dan mengapa expiry penting?
Opsi Bitcoin adalah kontrak derivatif yang memberi hak membeli atau menjual BTC di harga tertentu. Saat jatuh tempo, posisi yang tidak menguntungkan akan kadaluarsa, yang bisa memicu volatilitas.
2. Mengapa $10,5 miliar dianggap signifikan?
Nilai tersebut mencerminkan total open interest yang besar, sehingga pergerakan harga mendekati expiry bisa berdampak pada likuiditas dan volatilitas.
3. Apa perbedaan call dan put options?
Call adalah opsi beli yang diuntungkan jika harga naik, sedangkan put adalah opsi jual yang diuntungkan jika harga turun.
4. Mengapa Bitcoin berkorelasi dengan Nasdaq?
Saat ini, investor melihat BTC sebagai aset berisiko yang bergerak searah saham teknologi, terutama dalam periode ketidakpastian pasar.
5. Apakah expiry opsi bisa mengakhiri bear market?
Expiry bisa memicu pergerakan besar jangka pendek, tetapi perubahan tren jangka panjang tetap bergantung pada likuiditas dan sentimen global.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Cointelegraph – Bitcoin’s upcoming $10.5B options expiry may end bear market: Here’s how, diakses pada 26 Februari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
