Harga XRP kembali menarik perhatian pasar setelah laporan terbaru mengungkap bahwa Goldman Sachs menjadi pemegang terbesar ETF berbasis XRP.
Data dari laporan kepemilikan institusional terbaru menunjukkan bahwa beberapa raksasa Wall Street kini mulai meningkatkan eksposur mereka terhadap ETF yang melacak kinerja XRP.
Langkah ini dianggap sebagai sinyal bahwa minat institusi terhadap aset kripto terus berkembang.
Goldman Sachs Kuasai ETF XRP Senilai $153 Juta

Sumber Gambar: X.com/JSeyff
Berdasarkan laporan kepemilikan terbaru yang dibagikan analis Bloomberg, Goldman Sachs tercatat sebagai pemegang terbesar ETF XRP dengan nilai sekitar $153 juta.
Angka tersebut mewakili sekitar 15% dari total aset ETF XRP yang saat ini mencapai lebih dari $971 juta.
Selain Goldman Sachs, sejumlah institusi besar lainnya juga tercatat memiliki eksposur terhadap ETF XRP, antara lain:
- Millennium Management dengan kepemilikan sekitar $25 juta
- Citadel dengan nilai sekitar $4,5 juta
- Jane Street Group
- Jain Global
- Logan Stone
- Gallagher Capital Management
Secara keseluruhan, terdapat sekitar 83 institusi yang memiliki eksposur terhadap ETF XRP, menunjukkan meningkatnya partisipasi investor institusional dalam ekosistem Ripple.
Tidak hanya XRP, Goldman Sachs juga diketahui memiliki portofolio kripto yang cukup besar. Bank investasi tersebut tercatat memiliki sekitar $2,3 miliar aset dalam berbagai dana kripto, termasuk Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Solana (SOL), dan XRP.
Baca selanjutnya: CEO Ripple: Investor XRP Berada di Posisi Menguntungkan dalam 5 Tahun
Harga XRP Naik Setelah Sentimen Institusi Menguat
Pasar merespons kabar ini dengan cepat. Pada perdagangan terbaru, harga XRP sempat naik lebih dari 5% dan mencapai sekitar $1,43.
Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya perhatian investor terhadap aset kripto yang mulai mendapat dukungan dari institusi keuangan besar.
Bagi sebagian pelaku pasar, masuknya perusahaan seperti Goldman Sachs sering dianggap sebagai bentuk validasi terhadap aset digital.
Meski demikian, momentum ETF XRP dalam beberapa waktu terakhir sempat melambat. Data menunjukkan bahwa aset dalam ETF XRP berkurang lebih dari $22 juta pada bulan ini, menjadikannya bulan pertama dengan arus keluar dana sejak produk tersebut diluncurkan.
Pada bulan sebelumnya, ETF tersebut masih mencatat arus masuk sekitar $58 juta, menandakan minat investor yang sempat meningkat sebelum terjadi koreksi pasar.
XRP Berpotensi Memasuki Fase Akumulasi

Sumber Gambar: TradingView via Coingape
Dari sisi pergerakan harga, grafik harian menunjukkan bahwa XRP bergerak dalam kisaran sempit selama sekitar 30 hari terakhir.
Level $1,3363 menjadi area support penting yang sejauh ini berhasil dipertahankan. Selama harga tetap berada di atas level tersebut, sebagian analis melihat peluang terbentuknya momentum bullish.
Selain itu, grafik juga menunjukkan pola double bottom, salah satu pola teknikal yang sering dikaitkan dengan potensi pembalikan tren naik.
Jika pola ini terkonfirmasi, analis memperkirakan target resistance berikutnya berada di sekitar $1,6703, yang merupakan neckline dari pola double bottom tersebut.
Namun skenario bullish ini bisa batal jika harga turun di bawah support $1,3363. Dalam kondisi tersebut, XRP berpotensi melanjutkan koreksi menuju area $1,12, yang merupakan titik terendah tahun ini.
Baca berita berikutnya: Seberapa Tinggi Bitcoin, Ethereum, XRP Naik Jika Perang Iran Benar-Benar Berakhir?
Ripple Siapkan Fokus Baru di AI dan Sistem Pembayaran
Sentimen positif lainnya datang dari pernyataan CEO Ripple, Brad Garlinghouse, yang menyebut perusahaan tengah menyiapkan langkah besar dalam pengembangan bisnisnya.
Dalam kunjungan ke sejumlah kantor regional, Garlinghouse menyampaikan bahwa Ripple berencana memperluas fokusnya pada teknologi kecerdasan buatan (AI) serta berbagai solusi yang berkaitan dengan sistem pembayaran global.
Langkah ini dinilai dapat memperkuat posisi Ripple dalam ekosistem teknologi finansial, sekaligus membuka peluang penggunaan XRP dalam berbagai skenario pembayaran lintas negara.
Kesimpulan
Masuknya institusi besar seperti Goldman Sachs ke dalam ETF XRP memberikan dorongan sentimen baru bagi pasar. Kepemilikan senilai $153 juta menunjukkan bahwa aset kripto semakin menarik perhatian investor institusional.
Di sisi lain, pergerakan harga XRP saat ini masih berada dalam fase konsolidasi dengan beberapa sinyal teknikal yang berpotensi mengarah pada pembalikan tren. Jika level support utama mampu bertahan, peluang kenaikan menuju area resistance berikutnya tetap terbuka.
Perkembangan ini menjadikan XRP kembali menjadi salah satu aset kripto yang paling diperhatikan oleh pelaku pasar dalam beberapa waktu terakhir.
FAQ
- Mengapa kepemilikan ETF XRP oleh Goldman Sachs menjadi perhatian pasar?
Masuknya Goldman Sachs sebagai pemegang terbesar ETF XRP dianggap penting karena bank investasi tersebut merupakan salah satu institusi keuangan terbesar di dunia. Partisipasi institusi besar sering dilihat sebagai tanda meningkatnya kepercayaan terhadap aset kripto. - Apa itu ETF XRP dan bagaimana cara kerjanya?
ETF XRP adalah produk investasi yang melacak harga atau kinerja XRP tanpa mengharuskan investor membeli token secara langsung. Melalui ETF, investor institusional dapat memperoleh eksposur terhadap XRP melalui pasar keuangan tradisional. - Apa arti meningkatnya kepemilikan institusi terhadap XRP?
Meningkatnya kepemilikan institusi biasanya menunjukkan bahwa aset tersebut mulai dipandang sebagai bagian dari portofolio investasi yang lebih luas. Hal ini sering dikaitkan dengan potensi peningkatan likuiditas dan stabilitas pasar. - Apa itu pola double bottom dalam analisis teknikal XRP?
Double bottom adalah pola grafik yang sering muncul ketika harga membentuk dua titik terendah yang relatif sama. Pola ini biasanya dianggap sebagai sinyal bahwa tren penurunan mulai melemah dan berpotensi berbalik naik. - Faktor apa saja yang dapat memengaruhi harga XRP ke depan?
Beberapa faktor utama yang dapat memengaruhi harga XRP antara lain:
– minat investor institusional terhadap ETF kripto
– perkembangan teknologi dan bisnis Ripple
– kondisi pasar kripto secara keseluruhan
– faktor regulasi terhadap aset digital
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- CoinGape – XRP Price Prediction as Goldman Sachs Becomes Biggest Holder of Ripple ETFs, diakses pada 11 Maret 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Crypto ETF, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


