Robert Kiyosaki: Bitcoin, Emas, dan Perak Bisa Diuntungkan Saat Crash Global
icon search
icon search

Top Performers

Robert Kiyosaki: Bitcoin, Emas, dan Perak Bisa Diuntungkan Saat Crash Global

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Robert Kiyosaki: Bitcoin, Emas, dan Perak Bisa Diuntungkan Saat Crash Global

Robert Kiyosaki: Bitcoin, Emas, dan Perak Bisa Diuntungkan Saat Crash Global

Daftar Isi

Penulis buku keuangan Robert Kiyosaki kembali mengeluarkan peringatan terkait kondisi ekonomi global. Menurutnya, potensi crash besar di pasar keuangan dapat terjadi, tetapi situasi tersebut justru bisa menguntungkan aset seperti Bitcoin, emas, dan perak.

Pernyataan ini langsung menarik perhatian komunitas keuangan dan kripto. Banyak investor saat ini memang sedang memantau inflasi global, tingkat utang pemerintah, serta kebijakan bank sentral yang dianggap dapat memicu ketidakstabilan ekonomi.

 

Kiyosaki Prediksi Crash Ekonomi Global

Robert Kiyosaki dikenal sering mengkritik sistem keuangan tradisional. Dalam pernyataan terbarunya, ia mengatakan bahwa tekanan ekonomi global dapat memicu penurunan besar di pasar finansial.

Menurutnya, meningkatnya utang pemerintah dan kebijakan pencetakan uang menjadi faktor yang dapat melemahkan sistem keuangan saat ini.

Dalam kondisi seperti itu, investor biasanya mulai mencari aset yang dianggap mampu menjaga nilai kekayaan.

Screenshot 2026 03 16 at 15.50.39

Supply Bitcoin terus meningkat | Sumber: CoinGlass

Kiyosaki menilai bahwa aset dengan suplai terbatas cenderung lebih menarik saat ketidakpastian ekonomi meningkat.

 

Baca juga: Manfaatkan Pasar Sideways, Investor Besar Mulai Borong Bitcoin Lagi

 

Bitcoin Disebut Sebagai Aset Lindung Nilai Baru

 

Selain emas dan perak, Kiyosaki juga menempatkan Bitcoin dalam daftar aset yang berpotensi diuntungkan.

Ia berpendapat bahwa Bitcoin memiliki karakteristik yang mirip dengan emas, terutama karena jumlah totalnya dibatasi hanya 21 juta koin.

Karakteristik tersebut membuat sebagian investor melihat Bitcoin sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi.

Dalam situasi ekonomi yang tidak stabil, aset dengan suplai terbatas sering dianggap lebih tahan terhadap pelemahan nilai mata uang.

Pandangan ini juga menjadi alasan mengapa beberapa investor mulai menyebut Bitcoin sebagai “emas digital.”

 

Aset Langka Bisa Menarik Arus Modal Saat Krisis

Jika terjadi krisis ekonomi besar, pasar biasanya mengalami kepanikan dalam jangka pendek. Namun setelah itu, investor cenderung mengalihkan dana mereka ke aset yang dinilai lebih aman.

Secara historis, emas dan perak sering menjadi pilihan utama saat kondisi pasar tidak stabil.

Kini, sebagian investor mulai melihat Bitcoin sebagai alternatif baru dalam kategori safe haven.

Kiyosaki berpendapat bahwa kombinasi ketidakpastian ekonomi dan meningkatnya minat terhadap aset langka dapat mendorong permintaan terhadap Bitcoin.

Meski demikian, ia juga mengingatkan bahwa pasar tetap tidak dapat diprediksi secara pasti.

 

Kesimpulan

Peringatan Robert Kiyosaki kembali memicu diskusi mengenai masa depan pasar keuangan global.

Ia menilai bahwa jika terjadi crash ekonomi besar, aset seperti Bitcoin, emas, dan perak berpotensi mendapatkan perhatian lebih dari investor yang mencari perlindungan nilai.

Meski skenario tersebut masih bersifat prediksi, pandangan Kiyosaki mencerminkan perdebatan yang semakin luas mengenai peran aset digital dalam sistem keuangan global.

 

FAQ

1. Mengapa Robert Kiyosaki memprediksi crash ekonomi global?
Robert Kiyosaki menilai bahwa meningkatnya utang pemerintah, inflasi, dan kebijakan pencetakan uang dapat melemahkan sistem keuangan global dan memicu penurunan pasar.

2. Mengapa Bitcoin disebut bisa diuntungkan saat krisis ekonomi?

Bitcoin memiliki suplai terbatas hanya 21 juta koin, sehingga sebagian investor melihatnya sebagai aset yang dapat menjaga nilai saat mata uang fiat melemah.

3. Apa hubungan antara Bitcoin dan emas sebagai safe haven?

Bitcoin sering dibandingkan dengan emas karena keduanya dianggap aset langka yang tidak mudah diproduksi, sehingga dapat berfungsi sebagai lindung nilai saat ketidakpastian ekonomi meningkat.

4. Apakah Bitcoin selalu naik saat terjadi krisis ekonomi?

Tidak selalu. Harga Bitcoin tetap dipengaruhi oleh sentimen pasar, likuiditas global, dan kondisi makro ekonomi, sehingga pergerakannya bisa sangat volatil.

5. Mengapa investor mencari safe haven saat pasar crash?

Saat pasar mengalami tekanan besar, investor biasanya mencari aset yang dianggap lebih stabil untuk melindungi nilai kekayaan, seperti emas, perak, atau aset langka lainnya.

 

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow IG Indodax

 

Author: Alo 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Referensi

Coinomedia – Kiyosaki Says Crash Could Boost Bitcoin, diakses pada 16 Maret 2026

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Tokoh Kripto Dunia, #info emas 2026, #Berita Robert Kiyosaki

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
WTEC/IDR
World Trad
2
100%
EDENA/IDR
Edena
552
82.78%
STRM/IDR
StreamCoin
8
33.33%
SYN/IDR
Synapse
6.086
27.83%
PRIME/IDR
Echelon Pr
4.590
23.72%
Nama Harga 24H Chg
MTL/IDR
Metal DAO
7.809
-65.96%
GXC/IDR
GXChain
1.351
-65.57%
ALITAS/IDR
Alitas
2
-33.33%
TAIKO/IDR
Taiko
3.900
-29.14%
DEFI/IDR
DeFi
3
-25%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Altcoin Season Susah Terjadi Lagi? Ini Kata Berbagai Analis
24/06/2026
Altcoin Season Susah Terjadi Lagi? Ini Kata Berbagai Analis

Perdebatan tentang datangnya altcoin season di media sosial kembali menjadi

24/06/2026
Saylor Perlu Waspada! CEO CryptoQuant Minta Strategy Berhenti Beli Bitcoin
24/06/2026
Saylor Perlu Waspada! CEO CryptoQuant Minta Strategy Berhenti Beli Bitcoin

CEO CryptoQuant, Ki Young Ju melontarkan peringatan yang tidak biasa

24/06/2026
Worldcoin (WLD) Drop Tajam, tapi Tren Bullish Masih Kuat? Ini Analisisnya
24/06/2026
Worldcoin (WLD) Drop Tajam, tapi Tren Bullish Masih Kuat? Ini Analisisnya

Worldcoin (WLD) kembali berada dalam tekanan setelah mencatat penurunan sekitar

24/06/2026