Harga Bitcoin (BTC) masih bergerak terbatas di sekitar level $72.000, namun data on-chain terbaru menunjukkan perubahan perilaku dari pelaku pasar besar.
Investor besar kembali menambah kepemilikan BTC setelah sebelumnya melakukan aksi jual selama sekitar dua minggu.

Sumber Gambar: Santiment
Data dari platform analitik blockchain Santiment menunjukkan bahwa wallet yang memegang antara 10 hingga 10.000 BTC kini beralih dari posisi penjual menjadi pembeli bersih.
Kelompok investor ini memiliki pengaruh besar terhadap pasar karena menguasai lebih dari 66% suplai Bitcoin yang beredar.
Investor besar kembali akumulasi di tengah pasar Bitcoin sideways
Menurut Santiment, wallet besar mulai kembali mengakumulasi Bitcoin setelah periode distribusi yang berlangsung dalam beberapa pekan terakhir.
Perubahan perilaku ini terjadi ketika harga BTC bergerak sideways di sekitar $71.000. Pergerakan investor besar sering menjadi indikator penting dalam membaca arah pasar kripto.
Ketika kelompok pemegang BTC dalam jumlah besar mulai meningkatkan kepemilikan, pasar biasanya menilai kondisi tersebut sebagai tanda meningkatnya kepercayaan terhadap prospek Bitcoin dalam jangka menengah hingga panjang.
Meski demikian, aktivitas transaksi whale sempat turun ke level terendah dalam sekitar 1,5 tahun pada 7 Maret. Hal ini menunjukkan sebagian investor besar masih bersikap hati-hati sambil menunggu momentum pasar berikutnya.
Baca berita populer lainnya: 2 Kripto yang Sedang Diborong Whale dan Institusi Jelang Lebaran 2026
Bitcoin menunjukkan ketahanan dibanding pasar saham
Dalam lima minggu terakhir, Bitcoin menunjukkan performa yang relatif lebih kuat dibandingkan pasar saham Amerika Serikat.

Sumber Gambar: Santiment
Data menunjukkan bahwa:
- S&P 500 turun sekitar 2,2%
- Bitcoin naik sekitar 2,4%
- Emas meningkat sekitar 3,7%
Perbedaan kinerja ini membuat sebagian investor mulai melirik Bitcoin sebagai alternatif aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi global.
Santiment menilai ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran turut memengaruhi sentimen investor global. D
alam situasi seperti ini, aset yang tidak terkait langsung dengan ekonomi suatu negara sering menjadi pilihan alternatif bagi investor.
Indikator MVRV menunjukkan potensi fase akumulasi
Salah satu indikator on-chain yang menjadi perhatian analis adalah rasio Market Value to Realized Value (MVRV) untuk holder jangka panjang.
Saat ini, MVRV 365 hari Bitcoin berada di sekitar -25%. Kondisi ini menunjukkan banyak investor jangka panjang berada dalam posisi rugi secara teoritis jika dibandingkan dengan harga saat mereka memperoleh Bitcoin.
Secara historis, periode ketika MVRV berada di wilayah negatif sering dianggap sebagai fase akumulasi yang menarik bagi investor besar.
Membeli saat banyak holder berada dalam posisi rugi kerap memberikan rasio risiko dan potensi keuntungan yang lebih baik dibandingkan masuk saat pasar sedang dalam fase keuntungan besar.
Sementara itu, holder jangka pendek masih berada dalam kondisi berbeda. Investor yang memegang Bitcoin kurang dari 30 hari saat ini memiliki MVRV sekitar 4,7%, yang berarti sebagian masih berada dalam posisi profit dan berpotensi melakukan aksi jual dalam jangka pendek.
Funding rate negatif membuka potensi short squeeze

Sumber Gambar: Santiment
Data dari pasar derivatif menunjukkan funding rate Bitcoin di berbagai bursa masih berada di wilayah negatif.
Kondisi ini menandakan lebih banyak trader membuka posisi short dibandingkan posisi long. Jika harga Bitcoin tiba-tiba bergerak naik, trader yang memegang posisi short bisa terpaksa menutup posisi mereka secara cepat, sehingga menciptakan tekanan beli tambahan.
Situasi seperti ini berpotensi memicu short squeeze yang dapat mendorong volatilitas harga Bitcoin dalam waktu singkat.
Baca juga berita terbaru lainnya: Bitcoin, Ethereum, dan XRP Diprediksi Naik, Ini Target Harganya
Jumlah wallet Bitcoin terus meningkat
Di tengah pergerakan harga yang relatif terbatas, adopsi Bitcoin tetap menunjukkan pertumbuhan.
Jumlah wallet Bitcoin dengan saldo non-zero kini mencapai rekor tertinggi baru sekitar 58,59 juta alamat.
Pertumbuhan jumlah wallet sering dianggap sebagai indikator meningkatnya partisipasi pengguna dalam ekosistem Bitcoin.
Data ini menunjukkan bahwa meskipun harga sedang bergerak sideways, minat terhadap Bitcoin masih terus berkembang.
Kesimpulan
Kembalinya aktivitas pembelian dari investor besar menunjukkan adanya perubahan sentimen di tengah kondisi pasar yang masih bergerak terbatas. Akumulasi oleh pemilik BTC dalam jumlah besar sering dipandang sebagai indikasi bahwa harga saat ini dianggap menarik untuk investasi jangka panjang.
Namun, pasar belum sepenuhnya bebas dari tekanan. Trader jangka pendek masih berpotensi melakukan aksi jual karena sebagian masih berada dalam posisi profit, sementara dominasi posisi short di pasar derivatif menunjukkan masih adanya sikap hati-hati dari pelaku pasar.
FAQ
- Siapa yang disebut investor besar dalam pasar Bitcoin?
Investor besar biasanya merujuk pada pemilik wallet yang menyimpan Bitcoin dalam jumlah besar, sering disebut whale. Dalam analisis on-chain, kategori ini umumnya mencakup wallet dengan kepemilikan antara 10 hingga 10.000 BTC. - Mengapa aktivitas investor besar sering diperhatikan pasar?
Pergerakan investor besar dapat memengaruhi likuiditas dan arah harga Bitcoin. Ketika mereka mulai mengakumulasi BTC, pasar sering melihatnya sebagai indikasi meningkatnya kepercayaan terhadap prospek jangka panjang aset tersebut. - Apa arti MVRV negatif bagi pasar Bitcoin?
MVRV negatif menunjukkan bahwa banyak holder Bitcoin berada dalam posisi rugi secara teoritis. Dalam sejarah pasar kripto, kondisi ini sering dianggap sebagai fase akumulasi karena harga dinilai relatif rendah dibandingkan nilai historisnya. - Apa yang dimaksud short squeeze dalam pasar kripto?
Short squeeze terjadi ketika harga aset naik secara cepat sehingga trader yang membuka posisi short terpaksa menutup posisi mereka. Penutupan posisi ini menciptakan tekanan beli tambahan yang dapat mendorong harga naik lebih tinggi. - Mengapa pasar Bitcoin sering bergerak sideways?
Pergerakan sideways biasanya terjadi ketika pasar berada dalam fase konsolidasi. Pada fase ini, harga bergerak dalam rentang tertentu sambil menunggu faktor baru yang dapat mendorong tren naik atau turun berikutnya.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Santiment – This Week in Crypto, Full Written Summary: W2 March 2026, diakses pada 16 Maret 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Whale Terkini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


