Sentimen extreme fear kembali mendominasi pasar kripto pada pekan terakhir Januari 2026. Kondisi ini mendorong ketimpangan posisi trader di pasar derivatif dan memicu risiko likuidasi besar pada sejumlah altcoin.
Data terbaru menunjukkan Ethereum (ETH), Chainlink (LINK), dan River (RIVER) berada dalam zona paling rawan, dengan potensi likuidasi gabungan mendekati US$5 miliar jika harga bergerak berlawanan dari ekspektasi mayoritas trader.
Risiko ini tidak muncul karena satu faktor tunggal, melainkan kombinasi antara dominasi posisi leverage, perubahan perilaku whale, dan sinyal on-chain yang saling bertabrakan.
Ethereum: Dominasi Short Membuka Risiko Short Squeeze

Sumber Gambar: Coinglass
Ethereum menjadi altcoin dengan potensi likuidasi terbesar. Peta likuidasi tujuh hari dari Coinglass menunjukkan ketimpangan ekstrem antara posisi short dan long. Tekanan jual membuat banyak trader bertaruh pada penurunan lanjutan, sehingga akumulasi posisi short meningkat tajam.
Namun, data menunjukkan skenario sebaliknya justru berbahaya. Jika harga ETH rebound ke area US$3.200, total likuidasi posisi short berpotensi melampaui US$4,8 miliar.

Sumber Gambar: Coinglass
Sinyal on-chain memperkuat risiko ini. Indikator Whale vs Retail Delta berbalik ke zona positif, menandakan whale kembali mengambil alih kontrol pasar. Dalam fase yang sama, banyak investor ritel justru terlikuidasi.
Ketika ETH sempat turun di bawah US$3.000, data menunjukkan peningkatan akumulasi oleh alamat besar, sebuah pola yang kerap mendahului pantulan harga tajam.
Baca selanjutnya: Setelah 9 Tahun Diam Wallet Ethereum (ETH) Ini Gerakkan Dana Fantastis
Chainlink: Akumulasi On-Chain Kontras dengan Posisi Short

Sumber Gambar: Coinglass
Chainlink menghadapi dinamika serupa, meski dalam skala lebih kecil. Sentimen negatif di pasar altcoin mendorong trader derivatif memperbesar posisi short pada LINK. Akibatnya, peta likuidasi menunjukkan ketimpangan yang membuat posisi short menjadi rentan.
Jika LINK bergerak naik menuju US$13, potensi likuidasi short diperkirakan melebihi US$40 juta. Di sisi lain, data on-chain justru menunjukkan tren berbeda.

Sumber Gambar: CryptoQuant
Cadangan LINK di bursa tercatat turun ke level terendah bulanan, mengindikasikan arus penarikan token ke wallet pribadi.
River: Lonjakan Harga Picu Risiko Likuidasi Long

Sumber Gambar: Coinglass
Berbeda dengan ETH dan LINK, risiko utama pada River justru datang dari sisi long. Token DeFi ini mencatat lonjakan kapitalisasi pasar yang ekstrem, dari di bawah US$100 juta menjadi lebih dari US$1,6 miliar hanya dalam satu bulan.
Reli cepat tersebut memicu Fear of Missing Out (FOMO) dan dominasi posisi long di pasar derivatif. Data Coinglass menunjukkan konsentrasi nilai likuidasi berada di sisi long, menciptakan kerentanan jika harga berbalik arah. Jika RIVER turun ke bawah US$60, potensi likuidasi long diperkirakan mencapai US$35 juta.

Sumber Gambar: Etherscan
Risiko tersebut diperkuat oleh data distribusi supply. Informasi dari Etherscan menunjukkan lima wallet terbesar menguasai lebih dari 96% total pasokan RIVER, menandakan tingkat konsentrasi yang sangat tinggi. Dalam kondisi seperti ini, perubahan perilaku segelintir alamat besar berpotensi memicu volatilitas tajam.
Baca berikutnya: 3 Altcoin yang Masih Perkasa di Balik Kejatuhan Harga Bitcoin & Ethereum
Kesimpulan
Data likuidasi dan derivatif menunjukkan ketimpangan posisi trader di ETH, LINK, dan RIVER meningkat tajam menjelang akhir Januari 2026.
Pada ETH dan LINK, tekanan short yang terlalu padat menciptakan risiko short squeeze. Pada RIVER, dominasi long di tengah reli cepat justru meningkatkan ancaman koreksi mendadak.
Di tengah sentimen extreme fear, risiko likuidasi tidak lagi ditentukan semata oleh arah harga, melainkan oleh seberapa berat pasar bertaruh ke satu sisi. Dalam situasi seperti ini, pergerakan kecil sekalipun dapat memicu efek domino di pasar derivatif.
FAQ
- Apa itu likuidasi dalam perdagangan kripto?
Likuidasi terjadi ketika posisi leverage trader ditutup secara paksa oleh bursa karena margin tidak lagi mencukupi. Ini biasanya terjadi saat harga bergerak cepat berlawanan dengan posisi long atau short. - Kenapa sentimen extreme fear justru berbahaya bagi trader?
Extreme fear sering mendorong trader mengambil posisi yang seragam, biasanya short. Ketika posisi terlalu terkonsentrasi, pasar menjadi rentan terhadap pergerakan berlawanan yang memicu likuidasi massal. - Apa perbedaan risiko likuidasi ETH dan RIVER?
ETH lebih berisiko mengalami likuidasi short jika terjadi rebound harga. RIVER justru menghadapi risiko likuidasi long karena lonjakan harga sebelumnya mendorong terlalu banyak posisi beli leverage. - Apakah data on-chain bisa memberi sinyal sebelum likuidasi besar terjadi?
Data on-chain seperti pergerakan whale, cadangan bursa, dan distribusi supply sering memberi petunjuk awal tentang perubahan keseimbangan pasar, meski tidak menjamin arah harga. - Bagaimana trader bisa mengurangi risiko likuidasi saat pasar volatil?
Penggunaan leverage yang lebih rendah, manajemen margin yang ketat, dan pemantauan peta likuidasi dapat membantu mengurangi risiko terkena likuidasi mendadak di pasar kripto.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Be(in)crypto – 3 Altcoins Face High Liquidation Risk in the Final Week of January, diakses pada 27 Januari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Ethereum, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


