Bitcoin kembali jadi sorotan setelah muncul kekhawatiran soal ancaman komputasi quantum.
Namun, laporan terbaru dari Bernstein menyebut bahwa pasar sebenarnya sudah mulai mengantisipasi risiko tersebut.
Hal ini terlihat dari harga Bitcoin yang sempat turun mencapai hampir 50% dari puncak $126.198 pada Oktober 2025.
Risiko Quantum Sudah Tercermin di Harga
Bernstein menilai bahwa penurunan harga tersebut tidak hanya dipengaruhi faktor pasar biasa, tetapi juga mencerminkan kekhawatiran terhadap potensi serangan quantum di masa depan.
Ancaman ini kembali mencuat setelah riset menunjukkan bahwa komputer quantum berpotensi membobol sistem kriptografi Bitcoin dalam waktu kurang dari 10 menit dalam skenario tertentu.

Grafik risiko serangan quantum pada Bitcoin | Sumber: Cointelegraph
Meski terdengar ekstrem, Bernstein menegaskan bahwa risiko ini belum bersifat langsung. Teknologi seperti kriptografi tahan quantum dan sistem keamanan baru dinilai mampu menjadi penyeimbang terhadap percepatan teknologi tersebut.
Baca juga: Bitcoin Tiba-Tiba Naik 6% ke $75.000, Hati-Hati Bukan Bullish!
Waktu Adaptasi Masih Tersedia
Menurut Bernstein, pengembang Bitcoin masih memiliki waktu sekitar 3 hingga 5 tahun untuk mempersiapkan solusi keamanan terhadap ancaman quantum.
“Kami memperkirakan institusi dengan nilai miliaran dolar yang dipertaruhkan akan berperan dalam membangun konsensus menuju solusi keamanan quantum, ”
Salah satu pendekatan yang sedang dibahas adalah proposal BIP-360, yang dirancang untuk mengurangi risiko pada jenis alamat tertentu di jaringan Bitcoin.
Namun, solusi ini tidak sepenuhnya menutup celah. Sekitar 8% dari total supply Bitcoin yang berada di alamat tidak aktif masih berpotensi rentan terhadap serangan di masa depan.
Artinya, tantangan tidak hanya terletak pada teknologi, tetapi juga pada bagaimana pengguna beradaptasi.
Tantangan Terbesar Ada di Pengguna
Beberapa analis menilai bahwa masalah utama bukan pada kemampuan teknologi, melainkan pada adopsi oleh pengguna.
Secara teknis, sistem keamanan baru bisa dikembangkan dengan cepat. Namun, proses memindahkan aset ke standar baru membutuhkan waktu karena melibatkan jutaan pengguna di seluruh dunia.
Hal ini membuat proses transisi menjadi lebih kompleks dan memerlukan konsensus yang luas.
Kesimpulan
Ancaman quantum terhadap Bitcoin memang nyata, tetapi belum menjadi risiko jangka pendek yang mendesak. Pasar tampaknya sudah mulai mengantisipasi kemungkinan tersebut, terlihat dari koreksi harga yang signifikan.
Dengan waktu adaptasi yang masih tersedia dan perkembangan teknologi keamanan, fokus utama kini beralih pada kesiapan ekosistem untuk beradaptasi secara kolektif.
Dalam konteks ini, tantangan terbesar bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana pengguna merespons perubahan yang akan datang.
FAQ
1. Apa itu ancaman quantum terhadap Bitcoin?
Ancaman ini merujuk pada kemampuan komputer quantum untuk membobol sistem kriptografi yang digunakan Bitcoin.
2. Apakah Bitcoin bisa diretas dalam 10 menit?
Secara teori bisa dalam kondisi tertentu, tetapi teknologi tersebut belum tersedia secara praktis saat ini.
3. Apa itu BIP-360 dalam Bitcoin?
BIP-360 adalah proposal untuk meningkatkan keamanan Bitcoin dengan mengurangi risiko terhadap serangan quantum.
4. Kenapa tidak semua Bitcoin bisa langsung diamankan?
Karena sebagian Bitcoin berada di alamat yang tidak aktif atau tidak bisa diakses, sehingga sulit untuk diperbarui.
5. Apakah Bitcoin masih aman saat ini?
Saat ini Bitcoin masih dianggap aman, karena ancaman quantum belum menjadi risiko yang langsung terjadi.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Cointelegraph – Bernstein says Bitcoin market already priced in quantum risk, diakses pada 14 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Tokoh Kripto Dunia





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
