Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan XRP Turun Bersamaan, Ini Pemicunya
icon search
icon search

Top Performers

Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan XRP Turun Bersamaan, Ini Pemicunya

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan XRP Turun Bersamaan, Ini Pemicunya

Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan XRP Turun Bersamaan, Ini Pemicunya

Daftar Isi

Pasar kripto bergerak melemah secara serempak. Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan XRP turun dalam waktu hampir bersamaan setelah sebelumnya sempat menunjukkan sinyal lanjutan tren positif. 

Pergerakan ini mencerminkan perubahan sentimen pasar yang terjadi dalam waktu singkat. Data terbaru menunjukkan bahwa penurunan ini bukan disebabkan oleh satu faktor tunggal, melainkan kombinasi tekanan teknikal dan likuidasi besar di pasar derivatif.

 

Bitcoin, Ethereum, XRP

Sumber Gambar: TradingView via CoinPedia

 

Tekanan Jual Terjadi Serentak di Pasar Kripto

Dalam periode singkat, harga Bitcoin turun hingga menembus area di bawah US$90.000. Tekanan ini segera merambat ke aset kripto utama lainnya. 

Ethereum terkoreksi ke bawah US$3.200, sementara XRP melemah hingga mendekati level US$2,2. Pergerakan ini terjadi setelah pasar kripto mencatat reli kuat sejak awal tahun. 

Ketika harga gagal melanjutkan kenaikan, tekanan jual muncul hampir bersamaan di berbagai aset berkapitalisasi besar. Kondisi tersebut menandakan bahwa pelemahan tidak bersifat individual, melainkan menyeluruh.

 

Baca selanjutnya: Inflasi AS Rilis Pekan Depan, Bisakah Bitcoin (BTC) Lanjut Reli?

 

Likuidasi Posisi Long Picu Penurunan Cepat

 

Derivatif

Sumber Gambar: Coinglass via CoinPedia

 

Data pasar derivatif yang dilansir dari CoinPedia memperlihatkan intensitas koreksi yang tinggi. Dalam beberapa hari terakhir, likuidasi posisi long mencapai sekitar US$250 juta. 

Pada satu hari perdagangan sebelumnya saja, likuidasi long tercatat mendekati 280 juta dolar AS.

Bitcoin dan Ethereum masing masing menyumbang sekitar US$92 juta dari total likuidasi tersebut. 

Angka ini menunjukkan bahwa banyak trader sebelumnya mengambil posisi bullish dengan leverage tinggi. Ketika harga bergerak turun, likuidasi terjadi secara beruntun dan mempercepat tekanan jual.

Pola seperti ini umumnya mencerminkan proses pembersihan leverage, bukan perubahan fundamental secara tiba tiba.

 

Bitcoin Gagal Tembus Resistance, Pasar Ikut Melemah

Bitcoin kembali menjadi penentu arah pasar. Setelah reli sebelumnya, BTC mencoba menembus area resistance penting di sekitar US$95.000. 

Namun upaya tersebut gagal, dan harga justru bergerak dalam fase konsolidasi dengan tekanan bearish yang semakin terlihat.

Kegagalan Bitcoin menembus resistance ini berdampak langsung pada altcoin utama. Sebagai jangkar likuiditas pasar kripto, pergerakan Bitcoin sering menjadi acuan. 

Selama BTC belum menunjukkan kekuatan baru, ruang kenaikan untuk Ethereum dan XRP cenderung terbatas.

Secara teknikal, ketiga aset tersebut juga memperlihatkan sinyal divergensi bearish dalam jangka pendek, memperkuat sentimen koreksi.

 

Koreksi Bersifat Sistemik, Bukan Masalah Fundamental

Turunnya Bitcoin, Ethereum, dan XRP secara bersamaan mengindikasikan proses de risk secara luas. 

Ketika aset besar melemah dalam satu waktu, pasar cenderung sedang menyesuaikan ulang eksposur risiko, bukan bereaksi terhadap isu spesifik di masing masing proyek.

Dalam konteks ini, penurunan harga lebih mencerminkan reset likuiditas setelah reli, bukan perubahan arah tren jangka panjang secara langsung.

 

Baca berikutnya: 2 Altcoin yang Jadi Pemimpin Reli Kripto di Awal 2026

 

Fokus Pasar Beralih ke Area Support

Pelaku pasar kini menanti reaksi harga di level support utama. Pergerakan selanjutnya akan sangat bergantung pada apakah harga mampu membentuk basis yang stabil atau justru melanjutkan tekanan jual.

Volume perdagangan, perubahan funding rate, serta pergerakan open interest menjadi indikator kunci yang diperhatikan untuk membaca arah pasar berikutnya.

 

Kesimpulan

Penurunan serentak Bitcoin, Ethereum, dan XRP dipicu oleh kombinasi likuidasi besar dan tekanan teknikal setelah Bitcoin gagal menembus resistance penting. 

Koreksi ini mencerminkan penyesuaian risiko pasar, bukan kepanikan akibat isu fundamental baru. 

Arah berikutnya akan ditentukan oleh respons harga di area support, seiring pasar mencari keseimbangan baru.

 

FAQ

  1. Kenapa kripto bisa turun secara bersamaan?
    Kripto bisa turun serentak ketika terjadi likuidasi besar, tekanan teknikal, atau penyesuaian risiko pasar. Saat aset besar melemah bersamaan, biasanya ada proses de risk di tingkat pasar, bukan masalah pada satu koin saja.
  2. Apakah turunnya Bitcoin selalu mempengaruhi altcoin?
    Ya. Bitcoin berperan sebagai jangkar likuiditas pasar kripto. Ketika Bitcoin melemah, altcoin besar seperti Ethereum dan XRP sering ikut terkoreksi karena aliran dana dan sentimen pasar ikut tertekan.
  3. Apa itu likuidasi posisi long di kripto?
    Likuidasi posisi long terjadi ketika trader yang menggunakan leverage tidak mampu mempertahankan posisinya akibat penurunan harga. Posisi tersebut ditutup otomatis oleh sistem, yang sering mempercepat tekanan jual.
  4. Apakah koreksi ini menandakan tren bearish jangka panjang?
    Belum tentu. Koreksi seperti ini sering terjadi setelah reli kuat dan bisa menjadi fase konsolidasi. Konfirmasi arah jangka panjang biasanya terlihat dari reaksi harga di level support utama.
  5. Indikator apa yang perlu diperhatikan setelah kripto turun?
    Beberapa indikator penting antara lain volume perdagangan, funding rate, dan open interest. Perubahan pada indikator tersebut membantu membaca apakah pasar mulai stabil atau tekanan jual masih berlanjut.

 

Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.

Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Telenya Indodax sekarang!

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Altcoin, #Berita Ethereum#Berita XRP, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini

Lebih Banyak dari Altcoin,Berita,Bitcoin,Ethereum

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
DEGEN/IDR
Degen
30
57.89%
DVI/IDR
Dvision Ne
3
50%
EPIC/IDR
Epic Chain
11.250
35.56%
MPRO/IDR
Max Proper
5
25%
SIREN/IDR
siren
13.101
24.22%
Nama Harga 24H Chg
STIK/IDR
Staika
1.817
-41.39%
DODO/IDR
DODO
953
-28.35%
SPELL/IDR
Spell Toke
2
-25.05%
CHT/IDR
CyberHarbo
3
-25%
ALITAS/IDR
Alitas
3
-25%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Charles Hoskinson Unggah Pesan Perpisahan, Ada Apa dengan Cardano?

Pendiri Cardano (ADA), Charles Hoskinson, mengunggah pesan singkat "TTYL" (Talk

Smart Money Borong Token HYPE Saat Pasar Crypto Dilanda Ketakutan
04/06/2026
Smart Money Borong Token HYPE Saat Pasar Crypto Dilanda Ketakutan

Token HYPE milik Hyperliquid menjadi sorotan setelah data on-chain menunjukkan

04/06/2026
Hati-Hati Klik Link! Scam Kripto Incar Fans FIFA Lewat Tiket Palsu Piala Dunia 2026
04/06/2026
Hati-Hati Klik Link! Scam Kripto Incar Fans FIFA Lewat Tiket Palsu Piala Dunia 2026

Otoritas Amerika Serikat memperingatkan lonjakan scam kripto yang menargetkan penggemar

04/06/2026