Seorang investor lama Bitcoin (BTC) memicu perdebatan baru setelah menyatakan bahwa XRP berpotensi melampaui Bitcoin “by magnitude” ketika sistem keuangan global beralih ke settlement berbasis blockchain.
Klaim tersebut muncul di tengah meningkatnya tekanan pasar valuta asing dan volatilitas obligasi global.
Pernyataan itu datang dari akun X bernama Pumpius, yang mengaku telah membeli Bitcoin sejak 2013.
“Setiap Bank Sentral akan menggunakan XRP sebagai aset jembatan. Ini sekarang menjadi kenyataan. Ketika ini terjadi, XRP akan melampaui Bitcoin secara signifikan. Catat ini,” tegasnya.

Sumber Gambar: X.com/pumpius
Tekanan Pasar Global Jadi Latar Belakang
? IT’S HAPPENING: The U.S. Just Called Japan For Forex(FX) Assurances Amid Oil Spike and Reverse Carry Trade Concerns
Think of it like this: Oil Spiked to $65, Japan’s interest rates started rising, which shook its bond market. When that happens, money can rush out of the U.S.… pic.twitter.com/vxmMsImaaj
— Stellar Rippler? (@StellarNews007) February 19, 2026
Komentar tersebut muncul saat diskusi mengenai ketegangan pasar valuta asing. Laporan menyebutkan bahwa Departemen Keuangan AS sempat berkomunikasi dengan Jepang terkait stabilitas nilai tukar, seiring kenaikan harga minyak ke kisaran US$65 dan meningkatnya suku bunga Jepang.
Kenaikan imbal hasil obligasi serta potensi arus modal keluar dari AS menambah kekhawatiran investor. Bahkan, spekulasi muncul setelah Federal Reserve dikabarkan meminta bank untuk memberikan kuotasi dolar terhadap yen.
Bagi sebagian pelaku pasar kripto, kondisi ini memperlihatkan kerentanan sistem keuangan tradisional yang masih bergantung pada jaringan antarbank konvensional. Dari sinilah narasi settlement on-chain kembali menguat.
Baca berikutnya: Grayscale: XRP Jadi Aset Kripto Terpopuler Setelah Bitcoin (BTC)
Narasi XRP sebagai Bridge Asset
Pendukung XRP melihat XRP Ledger sebagai infrastruktur netral untuk menjembatani transaksi lintas mata uang. Dalam skema yang mereka gambarkan, stablecoin berbasis dolar dan euro dapat beredar di blockchain, sementara bank menyediakan likuiditas yang terverifikasi.
Transaksi valas dilakukan melalui decentralized exchange yang patuh regulasi, dengan sistem audit dan kontrol kebijakan bawaan. Settlement terjadi dalam hitungan detik, bukan hari. XRP berfungsi sebagai penghubung antar likuiditas mata uang tersebut.
Ripple sendiri sebelumnya menyatakan bahwa 2026 bisa menjadi titik awal adopsi institusional dalam skala besar untuk XRP.
Melansir dari TheCryptoBasic, Presiden Ripple, Monica Long, menyebut bahwa minat institusi terhadap teknologi settlement blockchain terus meningkat.
Namun perlu dicatat, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi bahwa bank sentral global menggunakan XRP sebagai aset jembatan utama.
Seberapa Besar Peluang XRP Menyalip Bitcoin?
Secara fundamental, tantangannya sangat besar. Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini berada di level triliunan dolar. Sementara itu, valuasi XRP berada di kisaran US$86 miliar.
Agar XRP dapat melampaui Bitcoin pada level saat ini, dibutuhkan tambahan kapitalisasi pasar hingga beberapa triliun dolar.
Jika Bitcoin terus bergerak menuju proyeksi jangka panjang seperti US$500.000 hingga US$1 juta per koin, jaraknya justru semakin melebar.
Beberapa analis sebelumnya memang memperkirakan harga XRP bisa berada di rentang US$23 hingga US$48 pada 2030. Namun bahkan dengan proyeksi optimistis tersebut, posisi Bitcoin masih berpotensi bertahan sebagai aset kripto dengan kapitalisasi terbesar.
Dengan kata lain, klaim bahwa XRP bisa “menyalip jauh” Bitcoin masih bersifat spekulatif dan sangat bergantung pada perubahan struktural sistem pembayaran global.
Baca selanjutnya: Analis Soroti Sinyal Langka XRP, Mampukah Harga Tembus $10?
Kesimpulan
Pernyataan bahwa XRP bisa melampaui Bitcoin lahir dari optimisme terhadap adopsi settlement on-chain dan peran XRP sebagai bridge asset. Namun secara data, jarak kapitalisasi pasar keduanya masih sangat lebar.
Klaim ini mencerminkan perdebatan lama dalam industri kripto: antara aset yang dipandang sebagai penyimpan nilai dan aset yang difokuskan pada utilitas transaksi. Untuk saat ini, skenario XRP menyalip Bitcoin masih berada di ranah proyeksi, bukan realitas pasar.
FAQ
- Apa maksud istilah “Bitcoin Is Dead” dalam konteks kripto?
Istilah tersebut biasanya digunakan untuk menggambarkan klaim bahwa Bitcoin akan kehilangan relevansi atau dominasinya. Namun secara historis, narasi ini sering muncul setiap siklus pasar tanpa benar-benar terjadi. - Apa itu bridge asset dalam sistem pembayaran on-chain?
Bridge asset adalah aset yang digunakan sebagai perantara pertukaran antar mata uang berbeda di blockchain. Dalam narasi ini, XRP disebut berpotensi menjadi penghubung likuiditas dolar, euro, hingga yen. - Mengapa XRP sering dikaitkan dengan bank dan institusi keuangan?
XRP Ledger dirancang untuk settlement cepat dan biaya rendah. Ripple sebagai perusahaan teknologi juga menjalin kemitraan dengan sejumlah lembaga keuangan, sehingga memunculkan persepsi bahwa XRP lebih fokus pada utilitas pembayaran. - Berapa selisih kapitalisasi pasar Bitcoin dan XRP saat ini?
Bitcoin berada di level triliunan dolar, sementara XRP sekitar puluhan miliar dolar. Artinya, XRP membutuhkan kenaikan kapitalisasi pasar hingga triliunan dolar untuk menyalip Bitcoin pada level harga saat ini. - Apakah mungkin XRP mengungguli Bitcoin di masa depan?
Secara teori mungkin jika terjadi perubahan besar dalam sistem keuangan global dan adopsi institusional masif terhadap XRP. Namun saat ini, skenario tersebut masih bersifat spekulatif dan belum didukung realisasi konkret. - Apa faktor utama yang menentukan dominasi aset kripto?
Dominasi biasanya dipengaruhi oleh kapitalisasi pasar, tingkat adopsi, likuiditas, keamanan jaringan, serta persepsi investor terhadap fungsi aset tersebut sebagai penyimpan nilai atau alat transaksi.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Altcoin, #Berita XRP, #Berita Blockchain, #Berita Regulasi Crypto






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


