Bitcoin jatuh ke bawah Rp1,4 miliar (setara $86.000) pada pagi hari ini (01/12) memicu gelombang kepanikan di pasar kripto. Data dari pemantauan pasar menunjukkan Bitcoin sempat menyentuh $85.999, sebelum stabil tipis di kisaran tersebut.
Penurunan ini terjadi cepat, hanya dalam hitungan jam, dan langsung menyeret Ethereum turun lebih dari 6 persen hingga berada di bawah $2.900. Koreksi mendadak ini membuat pelaku pasar bertanya-tanya soal penyebab sebenarnya.
Pemicunya: Likuidasi Jumbo & Minimnya Pembeli
Tekanan jual meningkat setelah likuidasi lebih dari $400 juta posisi long terjadi hanya dalam satu jam. Likuidasi adalah penutupan paksa posisi leverage ketika harga bergerak berlawanan, dan biasanya mempercepat kejatuhan harga.
Analis FalconX, Sean McNulty, menyebut pergerakan ini sebagai “risk-off start to December”, menandakan investor memilih mengurangi risiko di tengah kondisi global yang tidak pasti. Arus masuk ETF Bitcoin yang lemah dan ketiadaan dip buyer membuat kejatuhan makin dalam.
Baca juga: Bitcoin Ngamuk! Pasar Kripto Pulih Tajam, “Santa Rally” Sudah Dekat?
Sentimen Global Merah, Investor Was-Was

Ekspektasi suku bunga The Fed | Sumber: Trading Economics
Pasar global juga berkontribusi, terutama setelah ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed kembali melemah. Data ekonomi Amerika yang akan dirilis pekan ini diprediksi menentukan arah suku bunga 2026.
Presiden AS Donald Trump mengonfirmasi sudah memilih kandidat Ketua The Fed berikutnya, memperkuat spekulasi kebijakan moneter yang lebih ketat. Kondisi ini mempertinggi kekhawatiran investor terhadap aset berisiko seperti kripto.
Level Penting: $80.000 Jadi Support Kunci BTC

Harga Bitcoin hari ini (01/11) | Sumber: TradingView
McNulty menyebut $80.000 sebagai batas penahan berikutnya jika tekanan jual berlanjut. Bitcoin pernah memantul dari level yang mirip pada koreksi sebelumnya, namun tipisnya likuiditas membuat pergerakan kali ini dianggap lebih agresif.
Ethereum dan altcoin lain ikut terseret turun, menunjukkan dominasi Bitcoin tetap menjadi acuan utama arah pasar. Jika BTC gagal bertahan, penurunan altcoin bisa lebih dalam karena likuiditasnya lebih kecil.
Kesimpulan: Apakah Bitcoin Akan Pulih?
Beberapa analis masih melihat dasar yang kuat untuk BTC dalam jangka panjang. Bitcoin sebelumnya pernah melewati fase penurunan serupa sebelum mencetak kenaikan baru.
Namun untuk jangka pendek, pasar diperkirakan tetap labil hingga ada kejelasan dari kebijakan The Fed dan arus modal ETF.
FAQ
1. Kenapa harga Bitcoin turun tiba-tiba hari ini?
Penurunan dipicu kombinasi likuidasi besar-besaran, minimnya arus masuk ETF, serta sentimen global yang melemah akibat ketidakpastian suku bunga The Fed.
2. Apakah kejatuhan ini sinyal bear market baru?
Belum tentu. Ini lebih menyerupai koreksi cepat akibat leverage, tetapi arah selanjutnya bergantung pada level support $80.000 dan reaksi pasar minggu ini.
3. Apakah ini waktu yang tepat membeli Bitcoin?
Tergantung profil risiko. Banyak investor jangka panjang memanfaatkan koreksi dalam sebagai akumulasi, tetapi trader jangka pendek harus waspada volatilitas tinggi.
4. Apakah altcoin akan jatuh lebih dalam?
Kemungkinan besar. Saat Bitcoin melemah, altcoin biasanya turun lebih cepat karena likuiditas lebih rendah dan ketergantungan pada pergerakan BTC.
5. Apa faktor yang berpotensi membuat BTC pulih?
Pemulihan bisa didorong oleh membaiknya inflow ETF, stabilnya pasar global, serta kabar positif dari regulator atau korporasi besar.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Bitcoin World – Bitcoin Price Plummets: BTC Crashes Below $86,000 – What’s Next?, diakses pada 1 Desember 2025
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
