Harga Bitcoin (BTC) mulai menunjukkan tekanan menjelang keputusan Federal Reserve (FOMC) dan berakhirnya masa jabatan Jerome Powell.
Pada Kamis (30/4), Bitcoin diperdagangkan di sekitar $75.600, turun sekitar 2%, setelah sebelumnya sempat menyentuh $77.904 kemarin.
Pergerakan ini terjadi bersamaan dengan munculnya sinyal teknikal bearish, yang meningkatkan risiko koreksi dalam jangka pendek.
Sinyal Bearish Muncul dari Indikator Teknikal

Sumber: TradingView
Dari sisi teknikal, Bitcoin baru saja mencatat MACD bearish crossover pada timeframe harian. Ini merupakan sinyal bahwa momentum kenaikan yang terjadi sepanjang April mulai melemah.
Selain itu, harga juga bergerak turun dari batas atas channel naik (ascending channel), yang sebelumnya menjadi jalur utama kenaikan sejak level $59.000 di Februari.
Saat ini, BTC sedang menguji area support penting di SMA 20 sekitar $75.838. Jika level ini tidak mampu bertahan, tekanan jual berpotensi berlanjut.
Baca juga: 3 Altcoin Berpeluang Cetak ATH Baru di Mei 2026, Waktunya Masuk?
Area Kritis: $72.000 Jadi Penentu
Jika Bitcoin menembus support terdekat, perhatian pasar akan tertuju pada area sekitar $72.000 yang menjadi titik pertemuan beberapa indikator penting seperti SMA 50 dan SMA 100.
Penurunan ke area ini dinilai masih dalam batas koreksi sehat. Namun, jika harga turun di bawah $72.000, struktur kenaikan bisa rusak dan membuka peluang penurunan lebih dalam ke kisaran $65.000 – $68.000.
Sebaliknya, skenario bearish ini bisa batal jika Bitcoin mampu kembali naik dan menembus level $80.000 dengan volume kuat.
FOMC dan Pergantian The Fed Tambah Ketidakpastian
Selain faktor teknikal, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh kondisi makro. Pertemuan FOMC kali ini menjadi yang terakhir bagi Jerome Powell sebelum masa jabatannya berakhir pada 15 Mei 2026.
Penggantinya, Kevin Warsh, diperkirakan akan memimpin kebijakan berikutnya dengan pendekatan yang lebih ketat terhadap likuiditas.
Data historis menunjukkan bahwa Bitcoin cenderung melemah setelah FOMC. Dalam beberapa kasus terakhir, harga turun dalam 48 jam setelah keputusan diumumkan, terutama karena investor melakukan penyesuaian posisi.
Tekanan tambahan juga datang dari arus dana, di mana ETF Bitcoin mencatat outflow sebesar $89,68 juta, mengakhiri tren masuk dana selama delapan hari berturut-turut yang sebelumnya mencapai $2,43 miliar.
Kesimpulan
Kombinasi antara sinyal teknikal bearish dan ketidakpastian makro membuat posisi Bitcoin saat ini berada di titik yang cukup sensitif.
Area $72.000 menjadi level penting yang akan menentukan arah pergerakan selanjutnya.
Jika mampu bertahan, koreksi ini bisa menjadi jeda sebelum melanjutkan tren naik. Namun jika tembus, tekanan jual berpotensi meningkat seiring perubahan sentimen pasar.
FAQ
1. Kenapa Bitcoin bisa turun jelang FOMC?
Karena investor biasanya mengurangi risiko sebelum keputusan suku bunga, sehingga terjadi tekanan jual jangka pendek.
2. Apa itu MACD bearish crossover?
Ini adalah sinyal teknikal yang menunjukkan momentum harga mulai melemah dan berpotensi turun.
3. Kenapa level $72.000 penting untuk Bitcoin?
Karena area ini menjadi titik support kuat dari beberapa indikator teknikal sekaligus.
4. Apa pengaruh pergantian The Fed ke Bitcoin?
Perubahan kebijakan dari ketua baru bisa mempengaruhi likuiditas pasar, yang berdampak langsung ke aset berisiko seperti Bitcoin.
5. Apakah Bitcoin masih bisa naik lagi?
Masih bisa, terutama jika harga mampu kembali menembus level resistance di sekitar $80.000.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Crypto.news – Will Bitcoin price drop to $72,000 as a daily MACD bearish crossover prints on FOMC day?, diakses pada 30 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita The Fed, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
