Bitcoin (BTC) Terus Turun Meski Likuidasi Usai, Ini Masalah Sebenarnya
icon search
icon search

Top Performers

Bitcoin (BTC) Terus Turun Meski Likuidasi Usai, Ini Masalah Sebenarnya

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Bitcoin (BTC) Terus Turun Meski Likuidasi Usai, Ini Masalah Sebenarnya

Bitcoin (BTC) Terus Turun Meski Likuidasi Usai, Ini Masalah Sebenarnya

Daftar Isi

Harga Bitcoin (BTC) masih melanjutkan pelemahan meski gelombang likuidasi besar di pasar derivatif telah mereda. Kondisi ini menunjukkan tekanan harga saat ini tidak lagi dipicu oleh leverage berlebih, melainkan oleh minimnya minat beli di pasar spot.

Data on-chain dan aktivitas derivatif mengindikasikan bahwa meski posisi spekulatif telah banyak terpangkas, Bitcoin belum menemukan dukungan harga yang kuat. 

Dalam beberapa hari terakhir, likuidasi posisi long terjadi saat harga menembus level teknikal penting dan sempat memicu lonjakan volatilitas jangka pendek.

Namun berbeda dari siklus sebelumnya, proses deleveraging tersebut tidak diikuti pemulihan harga. Setelah tekanan dari likuidasi mereda, Bitcoin justru terus bergerak melemah secara bertahap. 

Pola ini menegaskan bahwa pelemahan harga saat ini lebih disebabkan oleh absennya pembeli yang mampu menyerap tekanan jual, bukan oleh aktivitas spekulatif di pasar derivatif.

 

Pasar Spot Sepi, Minat Beli Nyaris Menghilang

Menurut analisis berbasis data Glassnode yang dikutip Yellow News, partisipasi di pasar spot saat ini tergolong tipis. Volume pembelian tidak cukup kuat untuk menahan tekanan jual yang terus berlangsung.

Alih-alih panic sell, kondisi ini mencerminkan pasar yang kehabisan katalis pembeli baru. Investor cenderung menahan diri, menunggu harga yang dianggap lebih menarik atau kejelasan arah pasar.

 

Baca berikutnya: Galaxy Digital: Minim Katalis, Harga Bitcoin (BTC) Bisa Lanjut Turun

 

Data On-Chain Menunjukkan Tekanan Psikologis Investor

Indikator on-chain memperkuat gambaran melemahnya kepercayaan pasar. Profitabilitas jaringan Bitcoin menurun tajam, dengan sebagian besar unrealized profit yang terbentuk sebelumnya kini telah terhapus.

Selain itu, harga Bitcoin telah turun di bawah rata-rata harga beli (cost basis) supply aktif, sebuah level penting yang secara historis sering berperan sebagai penahan harga. 

Ketika level ini jebol, area tersebut justru berubah menjadi zona resistensi, sementara permintaan kuat secara historis berada di level yang lebih rendah.

 

Investor Bertahan, Permintaan Institusional Melemah

Sikap defensif pasar juga tercermin di segmen opsi. Permintaan perlindungan terhadap penurunan harga masih lebih besar dibandingkan minat pada posisi kenaikan, sementara volatilitas jangka pendek tetap tinggi. 

Kondisi ini mencerminkan ekspektasi pasar terhadap pergerakan harga yang tidak stabil, tanpa indikasi kapitulasi besar.

Di saat yang sama, dukungan dari investor institusional ikut melemah. Arus dana dari produk exchange-traded dan strategi treasury Bitcoin dilaporkan melunak, menghilangkan salah satu sumber permintaan stabil yang sebelumnya membantu meredam koreksi harga.

Tanpa kehadiran pembeli jangka panjang ini, setiap upaya pemulihan berisiko cepat kehilangan momentum. Fokus pasar kini bergeser dari isu leverage ke pertanyaan yang lebih mendasar: kapan minat beli spot kembali muncul secara konsisten.

 

Baca berikutnya: Kabar Baik di Balik Crash Kripto, Arus Dana ETF XRP Berbalik Positif!

 

Kesimpulan

Pelemahan Bitcoin saat ini mencerminkan masalah struktural, bukan sekadar koreksi teknikal atau efek likuidasi. 

Selama permintaan spot dan minat investor jangka panjang belum kembali, pergerakan harga cenderung rapuh, dengan potensi rebound yang tidak bertahan lama.

Pasar kini menunggu sinyal jelas bahwa kepercayaan mulai pulih. Tanpa itu, Bitcoin masih rentan terhadap tekanan lanjutan dan pergerakan yang tidak stabil.

 

FAQ

  • Kenapa Bitcoin masih turun meski likuidasi sudah selesai?
    Karena tekanan utama bukan lagi berasal dari leverage, melainkan dari minimnya pembeli di pasar spot yang mampu menyerap tekanan jual.
  • Apa maksud pasar spot kehilangan minat beli?
    Artinya volume pembelian riil dari investor relatif kecil, sehingga harga mudah turun meski tidak ada kepanikan besar di pasar.
  • Apakah kondisi ini menandakan pasar Bitcoin sedang krisis?
    Tidak selalu krisis, tetapi menunjukkan fase kepercayaan yang melemah. Pasar cenderung menunggu katalis atau level harga yang dianggap lebih menarik.
  • Kenapa cost basis on-chain penting untuk Bitcoin?
    Cost basis mencerminkan rata-rata harga beli investor aktif. Jika harga berada di bawah level ini, tekanan psikologis meningkat karena lebih banyak investor berada dalam posisi rugi.
  • Apa peran investor institusional dalam kondisi ini?
    Investor institusional biasanya memberi dukungan permintaan yang stabil. Saat arus dana mereka melemah, harga Bitcoin menjadi lebih rentan terhadap tekanan jual.

 

Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.

Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Telenya Indodax sekarang!

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
ZKWASM/IDR
ZKWASM
57
54.05%
BEAT/IDR
Audiera
41.759
43.58%
DEXE/IDR
DeXe
416.455
25.34%
L3/IDR
Layer3
129
20.56%
BR/IDR
Bedrock
3.030
18.64%
Nama Harga 24H Chg
KUNCI/IDR
Kunci Coin
1
-50%
GXC/IDR
GXChain
3.480
-32.82%
UB/IDR
Unibase
1.312
-32.58%
COLLAT/IDR
Collateriz
24
-29.44%
VBG/IDR
Vibing
5
-28.57%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

5 Faktor Utama yang Bikin Bitcoin (BTC) dan Crypto Lain Crash Hari Ini (23/6)

Pasar crypto kembali mengalami tekanan tajam pada perdagangan hari ini.

All-in Long HYPE Pakai Leverage, Whale Kripto Ini Cetak Profit Rp683 Miliar
23/06/2026
All-in Long HYPE Pakai Leverage, Whale Kripto Ini Cetak Profit Rp683 Miliar

Sebuah whale kripto terpantau membuka posisi long besar pada token

23/06/2026
Pantau! 3 Meme Coin Ini Lagi Jadi Incaran Whale Jelang Akhir Juni 2026
23/06/2026
Pantau! 3 Meme Coin Ini Lagi Jadi Incaran Whale Jelang Akhir Juni 2026

Pasar meme coin mencatat pergeseran aktivitas menjelang akhir Juni 2026,

23/06/2026