CEO Strategy, Michael Saylor, mengatakan perusahaannya tidak khawatir meski harga Bitcoin turun tajam. Ia bahkan menyebut siap melakukan refinancing utang jika BTC anjlok hingga 90% dalam beberapa tahun ke depan.
Dalam wawancara di CNBC, Saylor menyampaikan bahwa Strategy akan tetap membeli Bitcoin setiap kuartal.
“Jika Bitcoin turun 90% selama empat tahun, kami akan refinancing utangnya,” ujarnya ke CNBC.
Saat ini, Bitcoin berada di kisaran $67,000. Pekan lalu, BTC sempat menyentuh $60,062, level terendah dalam sekitar 16 bulan dan lebih dari 50% dari harga puncaknya.
Strategy Punya Utang Besar, Tapi Juga Pegang Bitcoin Banyak
Strategy memiliki lebih dari $8 miliar utang. Sebagian besar dana itu dipakai untuk membeli Bitcoin melalui penerbitan obligasi konversi.

Sumber: Strategy
Saat ini, perusahaan memegang sekitar 714.644 BTC, dengan nilai kurang lebih $49 miliar berdasarkan harga terbaru. Ini menjadikannya perusahaan publik dengan kepemilikan Bitcoin terbesar.
Artinya, nilai aset Strategy sangat bergantung pada harga Bitcoin. Jika harga naik, neraca perusahaan ikut menguat. Jika turun, tekanan keuangan ikut meningkat.
Baca juga: Akankah Bitcoin, Ethereum, dan XRP Bullish Seperti Valentine Tahun Lalu?
Apa Maksudnya Refinancing?

Sumber: CNBC+
Refinancing berarti mengganti utang lama dengan utang baru, biasanya dengan jangka waktu lebih panjang. Cara ini umum dilakukan perusahaan besar agar tetap punya ruang bernapas saat kondisi pasar sulit.
Saylor percaya selama Bitcoin tetap punya nilai dan likuiditas global, Strategy masih bisa mengakses pinjaman baru jika diperlukan.
Ia juga menegaskan perusahaan tidak berencana menjual Bitcoin untuk menutup utang.
Di sisi lain, saham Strategy sudah turun lebih dari 40% dalam tiga bulan terakhir. Ini menunjukkan pasar tetap berhati-hati terhadap strategi agresif berbasis utang tersebut.
Kenapa Ini Penting untuk Investor?
Pernyataan Saylor memberi gambaran bahwa perusahaan melihat penurunan harga Bitcoin sebagai bagian dari siklus biasa. Bagi Strategy, volatilitas bukan alasan untuk berhenti membeli.
Namun, pendekatan ini tetap punya risiko. Jika harga Bitcoin turun dalam waktu lama dan akses pinjaman mengetat, beban utang bisa menjadi tantangan serius.
Kesimpulan
Michael Saylor menunjukkan keyakinan penuh terhadap Bitcoin sebagai aset jangka panjang.
Meski harga turun dan risiko kredit disorot, Strategy tetap memilih menambah kepemilikan dan siap melakukan refinancing jika kondisi memburuk.
Bagi investor, langkah ini mencerminkan strategi agresif yang sangat bergantung pada masa depan Bitcoin. Jika BTC pulih, strategi ini bisa terlihat visioner. Jika tidak, tekanannya akan semakin terasa.
FAQ
1. Kenapa Strategy punya utang besar?
Karena perusahaan menerbitkan obligasi untuk membeli Bitcoin dalam jumlah besar sebagai bagian dari strategi investasi jangka panjang.
2. Apa itu obligasi konversi?
Obligasi konversi adalah surat utang yang bisa diubah menjadi saham di masa depan. Perusahaan sering menggunakannya untuk mendapatkan dana tambahan.
3. Apakah Strategy akan menjual Bitcoin jika harga turun?
Tidak. Michael Saylor mengatakan perusahaan akan terus membeli Bitcoin setiap kuartal.
4. Apa risiko utama strategi ini?
Risikonya adalah jika harga Bitcoin turun lama dan perusahaan kesulitan mendapatkan pinjaman baru, beban utang bisa meningkat.
5. Kenapa Bitcoin sangat mempengaruhi saham Strategy?
Karena sebagian besar nilai perusahaan kini terkait langsung dengan harga Bitcoin yang mereka pegang.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
CNBC – Michael Saylor downplays Strategy credit risk as bitcoin tumbles: ‘We’ll refinance the debt’, diakses pada 13 Februari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Tokoh Kripto Dunia, #Berita Bitcoin





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
