Waspada! Penipu Pakai Chatbot Gemini AI Palsu untuk Jebak Investor Kripto
icon search
icon search

Top Performers

Waspada! Penipu Pakai Chatbot Gemini AI Palsu untuk Jebak Investor Kripto

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

Waspada! Penipu Pakai Chatbot Gemini AI Palsu untuk Jebak Investor Kripto

Waspada! Penipu Pakai Chatbot Gemini AI Palsu untuk Jebak Investor Kripto

Daftar Isi

Peneliti keamanan siber menemukan situs presale “Google Coin” palsu yang menggunakan chatbot Gemini AI tiruan untuk meyakinkan korban. 

Bot tersebut menampilkan proyeksi keuntungan detail dan mendesak pengguna mengirim pembayaran kripto yang tidak dapat dibatalkan.

Firma keamanan Malwarebytes melaporkan bahwa chatbot itu memperkenalkan diri sebagai “Gemini — asisten AI untuk platform Google Coin.” Padahal, Google tidak memiliki mata uang kripto resmi.

 

Modus Presale dan Janji Profit 7x

Dikutip dari Techrepublic, situs tersebut menampilkan elemen visual menyerupai branding Gemini, termasuk ikon berkilau dan status “online” berwarna hijau agar tampak resmi. 

Saat ditanya soal potensi keuntungan, chatbot mengklaim investasi $395 pada harga $3,95 per token bisa menjadi $2.755 saat listing, atau sekitar 7x lipat.

Bot juga menyebut roadmap 2026, enkripsi “military-grade”, integrasi AI, serta komunitas investor yang terus berkembang. Namun ketika diminta informasi legal seperti entitas terdaftar, regulator, atau nomor lisensi, chatbot menolak memberikan detail yang bisa diverifikasi.

Dalam beberapa kasus, pertanyaan sulit dialihkan ke “manajer”, yang mengindikasikan kemungkinan adanya operator manusia untuk menutup transaksi bernilai besar. 

Ketika pengguna menekan tombol beli, sistem menghasilkan permintaan pembayaran Bitcoin ke alamat dompet tertentu, tanpa adanya token atau listing resmi.

 

Baca juga: Harga Bitcoin (BTC) Hari Ini Turun Tajam Usai Trump Naikkan Tarif Global

 

AI Digunakan untuk Meniru dan Menekan Korban

Para peneliti menyebut chatbot ini berfungsi layaknya tenaga penjual penuh. Ia menjawab pertanyaan investasi secara real time, menciptakan urgensi lewat klaim tahap presale terakhir, listing segera, dan bonus terbatas waktu.

Modus ini mencerminkan tren baru dalam penipuan kripto. Berdasarkan laporan Chainalysis 2026 Crypto Crime Report, sekitar $17 miliar kripto hilang akibat penipuan sepanjang 2025.

Laporan tersebut juga mencatat lonjakan 1.400% dalam kasus impersonation scam secara tahunan. Bahkan, skema berbasis AI disebut 4,5 kali lebih menguntungkan dibanding metode penipuan tradisional.

ConsumerAffairs mengutip data Federal Trade Commission bahwa warga Amerika Serikat kehilangan $5,7 miliar akibat penipuan investasi pada 2024, naik 24% dibanding tahun sebelumnya. Kripto menjadi metode pembayaran kedua paling umum karena transaksinya cepat dan sulit dibatalkan.

 

Tanda Bahaya yang Perlu Diwaspadai

Malwarebytes memperingatkan bahwa chatbot AI palsu kemungkinan akan semakin sering digunakan. Investor perlu waspada jika:

  • Chatbot mengaku sebagai AI resmi di situs pihak ketiga
  • Menawarkan proyeksi keuntungan spesifik atau dijamin
  • Menggunakan hitung mundur dan tekanan waktu
  • Tidak dapat memberikan informasi perusahaan yang terverifikasi 

Dalam kasus ini, kombinasi desain profesional, dashboard palsu, dan logo perusahaan besar digunakan untuk menciptakan kesan kredibel.

 

Kesimpulan

Kasus chatbot Gemini AI palsu menunjukkan bagaimana penipu memanfaatkan teknologi AI untuk meningkatkan efektivitas manipulasi. 

Dengan skrip otomatis, mereka dapat menjangkau banyak korban sekaligus dan menjaga narasi tetap konsisten.

Lonjakan nilai kerugian hingga $17 miliar pada 2025 memperlihatkan bahwa ancaman ini bukan insiden terisolasi. Investor perlu lebih kritis terhadap klaim presale, terutama yang menjanjikan imbal hasil tinggi dengan tekanan waktu dan pembayaran kripto langsung.

 

FAQ

  1. Apa itu Gemini AI palsu dalam kasus ini?
    Ini adalah chatbot tiruan yang mengaku sebagai asisten resmi Gemini untuk mempromosikan token fiktif bernama Google Coin.
  2. Apakah Google memiliki mata uang kripto resmi?
    Tidak. Google tidak meluncurkan cryptocurrency atau token bernama Google Coin.
  3. Mengapa pembayaran kripto sering digunakan dalam scam?
    Karena transaksi kripto cepat dan tidak dapat dibatalkan, sehingga sulit dilacak atau dikembalikan.
  4. Apa itu impersonation scam dalam kripto?
    Impersonation scam adalah penipuan yang meniru identitas perusahaan atau figur terkenal untuk mendapatkan kepercayaan korban.
  5. Bagaimana cara mengenali presale kripto palsu?
    Periksa legalitas perusahaan, hindari janji keuntungan pasti, dan waspadai tekanan waktu atau permintaan pembayaran langsung ke dompet pribadi.
  6. Mengapa penipuan berbasis AI lebih berbahaya?
    Karena AI dapat merespons cepat, menjaga konsistensi narasi, dan meniru merek terkenal secara meyakinkan.

 

 

Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.

Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.

INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow Sosmed Telenya Indodax sekarang!

 

Author: Alo 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Referensi

TechRepublic – Scammers Use Fake Gemini AI Chatbot for Crypto Scam, diakses pada 23 Februari 2026

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Artificial intelligence (AI), #Berita Scam Crypto

Lebih Banyak dari Berita

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
DEGEN/IDR
Degen
24
33.33%
CHT/IDR
CyberHarbo
4
33.33%
SIREN/IDR
siren
13.187
26.53%
UW3S/IDR
Utility We
5
25%
LOOKS/IDR
LooksRare
5
25%
Nama Harga 24H Chg
DODO/IDR
DODO
1.223
-59.29%
PORTAL/IDR
Portal
315
-31.07%
MYX/IDR
MYX Financ
5.210
-26.88%
SYN/IDR
Synapse
1.900
-26.81%
ANDY/IDR
ANDY
0
-22.12%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Bitcoin Fisik yang Disimpan 12 Tahun Akhirnya Dibuka, Siapa Pemiliknya?
04/06/2026
Bitcoin Fisik yang Disimpan 12 Tahun Akhirnya Dibuka, Siapa Pemiliknya?

Sebuah koin Bitcoin fisik berisi 25 BTC senilai sekitar $1,78

04/06/2026
Ambruk ke Level Terendah Sejak 2021, Cardano Menuju Krisis Lebih Dalam?
04/06/2026
Ambruk ke Level Terendah Sejak 2021, Cardano Menuju Krisis Lebih Dalam?

Harga Cardano (ADA) terus berada di bawah tekanan setelah anjlok

04/06/2026
2 Kabar Besar dari AS yang Bisa Jadi ‘Game Changer’ untuk Bitcoin dkk
04/06/2026
2 Kabar Besar dari AS yang Bisa Jadi ‘Game Changer’ untuk Bitcoin dkk

Pemerintah AS kembali mengeluarkan dua sinyal penting yang menjadi perhatian

04/06/2026