Pembahasan regulasi crypto di Amerika Serikat kembali memanas setelah RUU CLARITY Act dikabarkan berpotensi masuk tahap penting pekan depan. Kabar ini muncul langsung dari petinggi Coinbase dan langsung menarik perhatian pelaku pasar crypto.
Vice President of US Policy Coinbase, Kara Calvert, mengatakan bahwa proses “markup” untuk CLARITY Act kemungkinan mulai dilakukan di Senate Banking Committee dalam waktu dekat. Pernyataan tersebut disampaikan saat konferensi industri crypto Consensus 2026 di Miami, Florida.
“Prediksi saya, markup akan terjadi minggu depan,” ujar Calvert.

Sumber Gambar: Cointelegraph
Dalam sistem legislasi AS, markup merupakan tahap ketika anggota komite mulai membahas, merevisi, hingga melakukan voting awal terhadap isi rancangan undang-undang. Tahap ini penting karena menentukan apakah sebuah RUU bisa lanjut ke proses berikutnya atau tidak.
CLARITY Act Jadi Sorotan Industri Crypto
CLARITY Act sendiri merupakan RUU yang dirancang untuk memberikan kepastian regulasi aset digital di Amerika Serikat. Selama beberapa tahun terakhir, industri crypto di AS dinilai masih menghadapi ketidakjelasan aturan, terutama terkait klasifikasi aset digital dan kewenangan regulator.
RUU ini berpotensi menjadi fondasi baru bagi:
- regulasi exchange crypto
- pengawasan stablecoin
- aturan decentralized finance (DeFi)
- perlindungan investor
- kepastian hukum industri aset digital
Karena itu, perkembangan CLARITY Act mulai dianggap sebagai sentimen penting bagi Bitcoin (BTC) dan altcoin.
Jika regulasi menjadi lebih jelas, banyak investor menilai institusi besar akan lebih nyaman masuk ke pasar crypto. Hal tersebut berpotensi meningkatkan adopsi sekaligus memperbesar aliran modal ke industri aset digital.
Baca juga berita terkait: 8 Crypto yang Diprediksi Punya Peluang Naik Besar di Mei 2026
Coinbase Dorong Dukungan Bipartisan
Meski mendapat perhatian besar, perjalanan CLARITY Act tidak sepenuhnya mulus. Sebelumnya, Coinbase sempat menarik dukungan terhadap RUU tersebut pada Januari lalu.
Beberapa poin yang dipermasalahkan antara lain:
- minimnya perlindungan hukum bagi developer open-source
- larangan stablecoin yield
- aturan DeFi yang dianggap terlalu ketat
Namun kini pembahasan kembali bergerak setelah muncul dorongan bipartisan dari Demokrat dan Republik.
Calvert menegaskan bahwa RUU ini membutuhkan minimal 60 suara di Senat agar bisa lolos menjadi undang-undang resmi.
“Itu berarti membutuhkan dukungan Demokrat. Kami bekerja keras agar dukungan bipartisan tetap terjaga,” jelasnya.
Perkembangan ini penting karena regulasi crypto di AS selama ini sering terhambat oleh perbedaan pandangan politik antara dua partai besar tersebut.
Survei Tunjukkan Dukungan Besar terhadap Regulasi Crypto
Di tengah pembahasan CLARITY Act, survei terbaru HarrisX menunjukkan mayoritas warga AS mulai mendukung kejelasan aturan crypto.
Hasil survei memperlihatkan:
- 70% responden menilai AS seharusnya sudah memiliki regulasi crypto yang jelas
- 62% responden ingin AS menjadi pemimpin aturan global aset digital
Data tersebut memperlihatkan bahwa dorongan regulasi kini tidak hanya datang dari industri crypto, tetapi juga mulai mendapat dukungan publik yang lebih luas.
Situasi ini membuat pasar mulai melihat peluang bahwa regulasi crypto di AS bisa bergerak lebih cepat dibanding sebelumnya.
Pajak Crypto Masih Jadi Hambatan Besar
Selain regulasi market structure, Coinbase juga menyoroti masalah pajak crypto yang dinilai masih memberatkan industri.
Menurut Calvert, banyak institusi sebenarnya hanya ingin membeli dan menyimpan aset crypto. Namun mereka terbebani oleh aturan pelaporan pajak yang dianggap terlalu rumit.
Saat ini Internal Revenue Service (IRS) mewajibkan exchange crypto melaporkan hampir seluruh transaksi menggunakan formulir 1099-DA, termasuk transaksi kecil.
“Kami mengirim jutaan formulir 1099-DA bahkan untuk transaksi senilai US$1. Itu tidak masuk akal,” kata Calvert.
Coinbase berharap reformasi pajak crypto juga mulai dibahas Kongres pada 2026, terutama setelah muncul beberapa proposal baru terkait perpajakan aset digital.
Baca berita selanjutnya: Daftar Negara Bebas Pajak Kripto di 2026, Ini Detailnya
Bitcoin dan Altcoin Berpotensi Dapat Sentimen Positif
Meski CLARITY Act belum resmi disahkan, pasar mulai memandang perkembangan ini sebagai sinyal positif untuk industri crypto secara keseluruhan.
Kepastian regulasi selama ini menjadi salah satu faktor yang paling ditunggu investor institusi. Jika aturan menjadi lebih jelas, tekanan hukum terhadap pelaku industri berpotensi berkurang dan adopsi aset digital bisa meningkat lebih cepat.
Karena itu, setiap perkembangan terkait regulasi crypto AS sering kali memengaruhi sentimen Bitcoin maupun altcoin dalam jangka pendek hingga menengah.
Bagi pasar, pembahasan CLARITY Act pekan depan bisa menjadi salah satu momentum penting yang menentukan arah regulasi crypto di Amerika Serikat dalam beberapa tahun ke depan.
Kesimpulan
Pergerakan CLARITY Act menjadi salah satu perkembangan regulasi crypto paling penting di AS saat ini. Meski masih berada di tahap awal pembahasan, sinyal bahwa RUU tersebut mulai diproses pekan depan sudah cukup untuk menarik perhatian pelaku pasar.
Bagi industri crypto, kejelasan regulasi selama ini menjadi isu besar yang terus membayangi pertumbuhan pasar. Karena itu, setiap langkah menuju kepastian hukum biasanya langsung memengaruhi sentimen investor, terutama terhadap Bitcoin dan altcoin besar.
Jika CLARITY Act berhasil melaju ke tahap berikutnya, bukan tidak mungkin regulasi crypto di AS mulai memasuki era baru yang lebih jelas dan terstruktur.
Situasi tersebut dapat membuka peluang lebih besar bagi institusi untuk masuk ke pasar aset digital dengan rasa aman yang lebih tinggi.
FAQ
- Apa itu CLARITY Act dalam crypto?
CLARITY Act adalah rancangan undang-undang di Amerika Serikat yang bertujuan memberikan kepastian regulasi untuk industri crypto dan aset digital, termasuk exchange, stablecoin, dan DeFi. - Apa maksud tahap “markup” dalam RUU AS?
Markup adalah tahap pembahasan resmi di komite Senat atau DPR AS untuk merevisi, mendiskusikan, dan melakukan voting awal terhadap isi RUU sebelum lanjut ke tahap berikutnya. - Kenapa CLARITY Act penting untuk Bitcoin?
Jika regulasi crypto di AS menjadi lebih jelas, investor institusi diperkirakan lebih percaya diri masuk ke pasar crypto. Hal ini bisa menjadi sentimen positif bagi Bitcoin dan altcoin. - Apa hubungan Coinbase dengan CLARITY Act?
Coinbase termasuk perusahaan crypto yang aktif terlibat dalam pembahasan regulasi aset digital di AS. Perusahaan tersebut juga memberikan masukan terkait isi CLARITY Act. - Apakah CLARITY Act sudah resmi disahkan?
Belum. Saat ini CLARITY Act masih berada dalam tahap pembahasan di Senat AS dan belum menjadi undang-undang resmi. - Kenapa regulasi crypto AS sering memengaruhi market global?
Amerika Serikat merupakan salah satu pusat finansial terbesar. Kebijakan dan regulasi crypto di AS sering memengaruhi sentimen investor global, termasuk harga Bitcoin dan altcoin. - Apa dampak regulasi crypto bagi investor?
Regulasi yang jelas bisa meningkatkan perlindungan investor, memperbesar adopsi institusi, dan memberikan kepastian hukum bagi perusahaan crypto maupun pengguna aset digital.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Cointelegraph – CLARITY Act markup could happen as early as next week: Coinbase exec, diakses pada 8 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Altcoin, #Berita Regulasi Crypto





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


