Pendiri Terraform Labs, Do Kwon, resmi dijatuhi hukuman 15 tahun penjara oleh pengadilan federal Amerika Serikat setelah mengaku bersalah atas kasus penipuan dan konspirasi penipuan.
Vonis ini menutup salah satu bab terkelam dalam sejarah industri kripto modern, menyusul runtuhnya ekosistem Terra LUNA yang menghapus sekitar US$40 miliar dari pasar pada 2022.
Putusan tersebut dibacakan dalam sidang di US District Court for the Southern District of New York, Kamis waktu setempat.
Hakim Paul Engelmayer menilai tindakan Do Kwon bukan sekadar kegagalan bisnis, melainkan penipuan serius yang dilakukan secara sadar dan berulang.
“Penipuan yang kamu lakukan sangat serius. Selama empat tahun, kamu secara terbuka berbohong kepada pasar. Para investor memang sadar mereka mengambil risiko, tetapi mereka tidak pernah mengambil risiko untuk menjadi korban penipuan. Yang membuat perbuatanmu begitu tercela adalah karena kamu memperdagangkan kepercayaan,” ujar Paul dikutip dari Cointelegraph.
Hakim Nilai Penipuan Terra Sangat Serius
Dalam pertimbangannya, hakim menyebut bahwa selama hampir empat tahun, Do Kwon secara terbuka memberikan informasi yang menyesatkan kepada publik dan investor.
Menurut pengadilan, investor memang memahami risiko pasar kripto, tetapi tidak pernah menyetujui risiko menjadi korban penipuan.
Hakim Engelmayer juga menolak permintaan keringanan hukuman dari pihak pembela.
Rekomendasi jaksa yang meminta hukuman 12 tahun dinilai terlalu ringan, sementara permintaan lima tahun dari tim hukum Do Kwon dianggap tidak masuk akal.
Jika Do Kwon tidak mengajukan pengakuan bersalah, hukuman yang dijatuhkan disebut bisa lebih berat.
Baca juga berita terkait: Catat Tanggalnya! Ketua SEC Adakan Pertemuan Besar Terkait Regulasi Kripto
Kerugian Besar dan Suara Korban di Ruang Sidang
Sebelum vonis dijatuhkan, pengadilan mendengar kesaksian sejumlah korban Terraform Labs.
Berdasarkan data dalam proses kebangkrutan perusahaan, sekitar 16.500 korban tercatat mengalami kerugian akibat runtuhnya Terra.
Beberapa korban menggambarkan bagaimana investasi mereka berubah menjadi nyaris tidak bernilai.
Ada yang kehilangan tabungan hidup, menjual aset properti, hingga terpaksa berpindah negara demi bertahan secara finansial. Kesaksian ini menjadi salah satu faktor penting yang memperkuat keputusan hakim.
Masa Tahanan dan Potensi Ekstradisi ke Korea Selatan
Do Kwon akan menjalani masa hukuman di Amerika Serikat dengan penghitungan waktu tahanan yang sudah dijalani, termasuk masa penahanan sebelum ekstradisi.
Setelah menjalani sekitar tujuh setengah tahun, ia berpotensi diekstradisi ke Korea Selatan untuk melanjutkan sisa hukuman.
Di negara asalnya, Do Kwon masih menghadapi proses hukum terpisah dan berisiko menerima hukuman tambahan hingga 40 tahun penjara, tergantung putusan pengadilan setempat.
Baca berikutnya: Kongres AS Desak SEC Izinkan Bitcoin (BTC) Masuk Dana Pensiun 401(k)
Sinyal Keras bagi Kasus Penipuan Kripto
Vonis terhadap Do Kwon menegaskan sikap tegas otoritas AS terhadap kejahatan di industri kripto.
Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah tokoh besar kripto juga dijatuhi hukuman berat, menandai era baru penegakan hukum terhadap praktik penipuan berbasis aset digital.
Kasus Terra LUNA kini menjadi preseden penting, bahwa skala proyek dan popularitas tidak menjadi tameng dari pertanggungjawaban hukum ketika kepercayaan publik disalahgunakan.
Kesimpulan
Vonis 15 tahun penjara terhadap Do Kwon menandai titik penting dalam penanganan kasus penipuan di industri kripto.
Pengadilan menegaskan bahwa inovasi dan pertumbuhan pasar tidak dapat dijadikan alasan untuk mengabaikan akuntabilitas dan kejujuran terhadap investor.
Kasus Terra LUNA menjadi pengingat bahwa kepercayaan publik adalah fondasi utama dalam ekosistem keuangan digital, dan penyalahgunaannya membawa konsekuensi hukum yang serius.
Ke depan, putusan ini diharapkan memperkuat standar transparansi serta mendorong perlindungan investor di tengah perkembangan aset kripto yang semakin kompleks.
FAQ
- Kenapa Do Kwon dipenjara 15 tahun?
Do Kwon mengaku bersalah atas tuduhan wire fraud dan konspirasi penipuan terkait runtuhnya Terra LUNA. Pengadilan menilai ia secara sadar menyesatkan investor selama bertahun-tahun. - Apakah kasus Terra LUNA sudah sepenuhnya selesai?
Belum sepenuhnya. Meski vonis di AS sudah dijatuhkan, Do Kwon masih menghadapi proses hukum di Korea Selatan yang berpotensi menambah hukuman. - Berapa besar kerugian akibat runtuhnya Terra?
Runtuhnya ekosistem Terra pada 2022 diperkirakan menghapus sekitar US$40 miliar dari pasar kripto dan berdampak pada puluhan ribu investor. - Apakah Do Kwon bisa bebas lebih cepat?
Sebagian masa tahanan yang telah dijalani akan dihitung, tetapi secara umum ia tetap harus menjalani hukuman panjang sebelum kemungkinan ekstradisi. - Apa dampak kasus Do Kwon bagi industri kripto?
Kasus ini memperkuat pengawasan regulator dan menjadi peringatan keras bahwa proyek kripto dengan praktik menyesatkan berisiko menghadapi konsekuensi hukum berat.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Scam Crypto




Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


