Pasar kripto menutup pekan dengan tekanan kuat. Bitcoin turun ke bawah $88.000 dan mayoritas altcoin ikut melemah, menandakan tekanan bukan berasal dari satu faktor tunggal, melainkan rangkaian peristiwa global yang saling terhubung.
Berikut lima drama utama yang membentuk sentimen negatif pasar.
1. Likuidasi Besar-besaran Seret Pasar Sekaligus
Penurunan harga Bitcoin memicu likuidasi posisi long lebih dari $224 juta dalam waktu singkat. Kontrak berjangka Bitcoin menyumbang sekitar $68 juta, disusul Ethereum mendekati $45 juta.
Likuidasi leverage ini menciptakan tekanan jual otomatis. Saat posisi dipaksa ditutup, pasar kehilangan penyangga likuiditas dan harga aset kripto turun serentak, termasuk altcoin utama.
2. Harga Bitcoin Jebol, Altcoin Ikut Terkoreksi

Sumber: CoinMarketCap
Saat Bitcoin melemah ke kisaran $87.000 – $88.000 atau sekitar Rp1,46 – 1,48 miliar, tekanan langsung menyebar ke pasar altcoin.
Ethereum terkoreksi lebih dari 11% dalam sepekan, sementara Solana, hingga XRP mencatat penurunan antara 4% – 9%.
Kondisi ini menunjukkan sentimen pasar sedang defensif. Investor tidak melakukan rotasi ke altcoin, melainkan mengurangi eksposur risiko secara menyeluruh.
Baca juga: Bitcoin (BTC) Jebol ke Rp1,4 Miliar, Apa yang Bikin Harganya Ambruk Hari Ini?
3. Anomali Yen Jepang Ganggu Selera Risiko Global
?? YEN INTERVENTION WARNING SHAKES MARKETS
Markets are on high alert after Japan’s Prime Minister Sanae Takaichi warned of action against “abnormal” yen moves, fueling speculation of imminent currency intervention — possibly with U.S. support.
Traders reported the New York Fed… pic.twitter.com/JQTWkX0BON
— *Walter Bloomberg (@DeItaone) January 25, 2026
Pernyataan pejabat Jepang soal pergerakan yen yang dianggap “abnormal” memicu kekhawatiran intervensi mata uang.
Isu ini sensitif karena yen sering dipakai dalam carry trade, yakni meminjam yen murah untuk membeli aset berisiko.
Jika carry trade mulai dibongkar, investor cenderung menjual aset berisiko lebih dulu. Bitcoin dan kripto lain ikut terdampak karena diperlakukan sebagai aset berisiko tinggi dalam portofolio global.
4. Risiko Government Shutdown AS Tekan Likuiditas
Dari Amerika Serikat, meningkatnya peluang government shutdown menambah tekanan pasar.
Ketidakpastian anggaran dan politik biasanya membuat investor menahan dana tunai dan menghindari aset volatil.
Secara historis, Bitcoin sering melemah menjelang fase ketidakpastian fiskal seperti ini, terutama ketika dikombinasikan dengan sentimen suku bunga yang masih ketat.
5. Pasar Menunggu The Fed dan Laporan Big Tech
Pelaku pasar kini fokus ke pertemuan Federal Reserve dan laporan kinerja perusahaan teknologi besar.
Bitcoin semakin sering bergerak searah saham teknologi, sehingga tekanan di pasar saham ikut menekan kripto.
Selama arah kebijakan suku bunga belum jelas dan volatilitas global tinggi, pasar cenderung berhati-hati. Itu tercermin dari merahnya hampir seluruh aset kripto utama sepanjang pekan.
Kesimpulan
Pelemahan Bitcoin dan altcoin minggu ini bukan disebabkan satu kejadian tunggal. Likuidasi leverage, gejolak yen Jepang, risiko politik AS, dan ketidakpastian kebijakan moneter datang bersamaan dan menekan selera risiko investor.
Selama faktor-faktor global ini belum mereda, pergerakan pasar kripto cenderung tetap sensitif terhadap sentimen eksternal, bukan hanya faktor internal blockchain.
FAQ
1. Kenapa Bitcoin turun ke bawah $88.000?
Karena likuidasi leverage besar dan meningkatnya sikap wait and see investor menjelang rapat The Fed serta isu global.
2. Kenapa altcoin ikut jatuh lebih dalam?
Saat pasar risk-off, investor cenderung keluar dari aset berisiko tinggi, sehingga altcoin tertekan lebih besar dari Bitcoin.
3. Apa pengaruh drama yen Jepang ke kripto?
Potensi penguatan yen bisa membongkar carry trade global, memaksa investor menjual aset berisiko seperti kripto.
4. Apakah isu government shutdown AS berdampak ke pasar kripto?
Ya, karena meningkatkan ketidakpastian likuiditas, membuat investor menahan dana dan mengurangi eksposur ke kripto.
5. Apakah ini tanda tren bearish jangka panjang?
Belum tentu. Tekanan saat ini lebih dipicu faktor makro jangka pendek, bukan perubahan fundamental kripto.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Blockmanity – BTC Price Alert: Bitcoin Slides Under $88K Amid Fed Rate Hike Fears, Tech Earnings Buzz, and US Shutdown Threats, diakses pada 26 Januari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita bitcoin hari ini, #Berita Altcoin





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
