Standard Chartered memprediksi Ethereum (ETH) berpotensi mengungguli Bitcoin (BTC) dalam jangka panjang, dengan target harga mencapai US$40.000 pada 2030.
Proyeksi ini disampaikan langsung oleh Head of Digital Assets Research Standard Chartered, Geoff Kendrick, yang menilai fundamental Ethereum semakin kuat seiring perkembangan regulasi, DeFi, dan adopsi institusional.
Dalam laporan terbarunya, Standard Chartered juga menaikkan target harga Ethereum menjadi US$30.000 pada 2029, naik dari proyeksi sebelumnya, meski tetap menyesuaikan outlook jangka menengah akibat tekanan pada pasar Bitcoin.
“Meskipun kami memiliki prospek yang lebih positif untuk ETH dibandingkan BTC, kami menurunkan perkiraan ETH-USD kami untuk tahun 2026-2028 karena melemahnya BTC. Namun, kami menaikkan perkiraan ETH-USD kami untuk akhir tahun 2029, dan kami memperkirakan harganya akan mencapai $40.000 pada akhir tahun 2030,” jelas Kendrick dikutip dari Cryptopolitan.
Bank Global Nilai Fundamental Ethereum Lebih Solid
Menurut Kendrick, prospek Ethereum di periode 2026 hingga 2030 mengalami peningkatan signifikan.
Ia menilai Ethereum memiliki posisi strategis dalam ekosistem kripto, terutama sebagai infrastruktur utama untuk DeFi, stablecoin, dan tokenisasi aset.
Ethereum saat ini masih menjadi jaringan dominan untuk penerbitan stablecoin dan aplikasi keuangan terdesentralisasi.
Faktor ini dinilai memberi keunggulan struktural dibanding Bitcoin, yang lebih berfungsi sebagai aset lindung nilai digital.
Baca selanjutnya: 3 Kripto yang Disebut Paling Siap Hadapi Tren Tokenisasi Aset di 2026
Regulasi Jadi Katalis Potensial Kenaikan ETH
Salah satu faktor utama yang disoroti Standard Chartered adalah perkembangan regulasi kripto di Amerika Serikat, khususnya pembahasan CLARITY Act di Senat AS.
Jika disahkan, regulasi ini akan memberikan kepastian hukum yang lebih jelas bagi aset digital dan pelaku industri.
Kendrick menilai kerangka regulasi yang lebih tegas berpotensi membuka ruang pertumbuhan DeFi yang lebih luas, dengan Ethereum sebagai ekosistem yang paling diuntungkan. Regulasi yang jelas dianggap dapat mendorong masuknya lebih banyak institusi ke pasar kripto.
Upgrade Jaringan dan Skala Jadi Penopang Jangka Panjang
Selain regulasi, Standard Chartered juga menyoroti rencana peningkatan kapasitas Layer-1 Ethereum hingga sepuluh kali lipat.
Peningkatan ini dinilai penting untuk mendukung kebutuhan transaksi berskala besar, terutama dari sektor institusional.
Dengan throughput yang lebih tinggi, Ethereum dipandang semakin siap menjadi settlement layer untuk berbagai aktivitas keuangan digital, termasuk pembayaran, stablecoin, dan tokenisasi aset tradisional.
Baca berikutnya: Ethereum (ETH) Naikkan Blob Limit ke 21, Biaya Transaksi Layer 2 Makin Murah
Akumulasi Institusi Perkuat Narasi Bullish Ethereum
Laporan tersebut juga mencatat akumulasi besar Ethereum oleh perusahaan publik. Bitmine Immersion Technologies, perusahaan treasury Ethereum terbesar saat ini, dilaporkan telah menambah 24.266 ETH dalam sepekan terakhir, senilai sekitar US$76 juta.
“Dalam seminggu terakhir, kami mengakuisisi 24.266 ETH dan masih berhasil meningkatkan posisi kas kami sebesar $73 juta,” ujar Tom Lee dikutip dari PR Newswire.
Total kepemilikan Bitmine kini mencapai lebih dari 4,16 juta ETH, atau sekitar 3,5 persen dari total suplai Ethereum yang beredar.
Chairman Bitmine, Tom Lee, menyebut adopsi stablecoin dan tokenisasi akan menjadikan Ethereum sebagai lapisan penyelesaian utama bagi institusi keuangan.
“Tahun 2026 menjanjikan banyak hal positif bagi kripto dengan adopsi stablecoin dan tokenisasi yang mendorong blockchain menjadi lapisan penyelesaian di Wall Street, khususnya yang menguntungkan Ethereum ,” lanjut Lee.
Outlook Jangka Pendek Tetap Hati-Hati
Meski optimistis terhadap Ethereum, Standard Chartered mengakui tekanan jangka pendek masih membayangi pasar kripto.
Bank tersebut menurunkan proyeksi ETH untuk periode 2026 hingga 2028 akibat melemahnya kinerja Bitcoin, yang masih berpengaruh besar terhadap sentimen pasar secara keseluruhan.
Namun, Kendrick tetap memproyeksikan harga Ethereum mencapai US$7.500 pada 2026, level yang akan menjadi rekor tertinggi baru jika tercapai.
Kesimpulan
Prediksi Standard Chartered memperlihatkan pergeseran narasi di pasar kripto, di mana Ethereum mulai dipandang bukan sekadar pendamping Bitcoin, melainkan aset dengan fundamental dan utilitas yang semakin dominan.
Meski risiko jangka pendek tetap ada, kombinasi regulasi yang lebih jelas, peningkatan teknologi, dan akumulasi institusi menjadi alasan utama mengapa Ethereum diproyeksikan mengungguli Bitcoin menuju 2030.
FAQ
- Apa maksud Ethereum diprediksi mengalahkan Bitcoin di 2030?
Prediksi ini mengacu pada potensi kinerja harga dan fundamental Ethereum yang dinilai bisa lebih unggul dibanding Bitcoin dalam jangka panjang, terutama dari sisi utilitas dan adopsi. - Siapa yang membuat prediksi Ethereum US$40.000 di 2030?
Prediksi tersebut disampaikan oleh Standard Chartered melalui Head of Digital Assets Research mereka, Geoff Kendrick. - Faktor apa yang membuat Ethereum dinilai lebih unggul?
Beberapa faktor utama meliputi dominasi Ethereum di DeFi dan stablecoin, rencana upgrade jaringan, regulasi kripto yang lebih jelas, serta akumulasi besar oleh institusi. - Apakah prediksi ini menjamin harga Ethereum naik?
Tidak. Prediksi ini bersifat analisis jangka panjang dan tetap memiliki risiko, terutama dari volatilitas pasar dan kondisi makro ekonomi global. - Mengapa Bitcoin masih memengaruhi proyeksi Ethereum?
Bitcoin masih menjadi acuan utama sentimen pasar kripto. Ketika Bitcoin melemah, aset kripto lain termasuk Ethereum biasanya ikut tertekan dalam jangka pendek. - Kapan Ethereum diperkirakan mencapai harga tertinggi baru?
Standard Chartered memperkirakan Ethereum bisa mencapai level sekitar US$7.500 pada 2026, yang berpotensi menjadi all-time high baru.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
INDODAX merupakan satu-satunya exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Ethereum, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


