FIFO dalam Kripto: Cara Kerja &  Contohnya Lengkap!
icon search
icon search

Top Performers

FIFO (First In First Out): Cara Kerja & Penerapan di Kripto

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

FIFO (First In First Out): Cara Kerja & Penerapan di Kripto

FIFO (First In First Out): Cara Kerja & Penerapan di Kripto

Daftar Isi

FIFO atau First In, First Out adalah metode pencatatan transaksi yang penting dipahami oleh pelaku bisnis dan investor, termasuk investor aset kripto. Di dunia keuangan, metode ini tidak hanya digunakan untuk pencatatan persediaan, tetapi juga menjadi acuan dalam pelaporan pajak capital gain atas aset digital.

Artikel ini membahas secara mendalam apa itu FIFO, bagaimana cara kerjanya, manfaat dan kelemahannya, serta penerapannya dalam pelaporan pajak kripto. Disertai juga dengan studi kasus, tabel perbandingan metode, dan bagian FAQ untuk menjawab pertanyaan umum.

 

Pengertian FIFO: First In, First Out

FIFO adalah metode pencatatan yang mengasumsikan bahwa barang atau aset yang pertama kali dibeli adalah yang pertama kali dijual. Dalam konteks kripto, FIFO berarti bahwa saat kamu menjual aset kripto, harga beli yang pertama kali digunakan sebagai dasar untuk menghitung keuntungan atau kerugian.

Metode ini umum digunakan dalam manajemen persediaan barang yang mudah rusak, seperti makanan atau obat-obatan. Namun, dalam konteks investasi, khususnya aset digital, FIFO juga digunakan untuk tujuan pencatatan dan pelaporan pajak.

 

Cara Kerja FIFO

Cara kerja FIFO cukup sederhana. Saat kamu membeli aset kripto secara bertahap, lalu menjual sebagian atau seluruhnya, metode FIFO akan mengacu pada harga pembelian yang paling awal.

Contoh Transaksi FIFO

Tanggal Jenis Transaksi Jumlah BTC Harga per BTC Total Biaya
10 Januari Beli 1 BTC Rp600.000.000 Rp600.000.000
5 Februari Beli 1 BTC Rp650.000.000 Rp650.000.000
1 Maret Jual 1 BTC Rp700.000.000 Rp700.000.000

*Harga hanya contoh saja, bukan harga sebenarnya

Perhitungan capital gain:

Harga jual (Rp700 juta) – Harga beli pertama (Rp600 juta) = Keuntungan Rp100 juta

Dengan pendekatan FIFO, harga pembelian pertama digunakan untuk menentukan keuntungan saat penjualan dilakukan.

 

Artikel menarik lainnya untuk kamu: Apa Itu IBAN? Fungsi & Perannya dalam Transaksi Lintas Negara

 

FIFO dalam Pelaporan Pajak Kripto

Di Indonesia, pemerintah telah menetapkan bahwa transaksi aset kripto merupakan objek pajak. Pelaku pasar wajib membayar Pajak Penghasilan (PPh) dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) sesuai dengan PMK No. 68/PMK.03/2022.

Salah satu metode yang dianjurkan untuk menghitung capital gain dari transaksi kripto adalah FIFO. Metode ini membantu mencatat secara akurat nilai beli dan jual aset, sehingga perhitungan pajak lebih objektif dan sesuai ketentuan.

 

 

Mengapa FIFO Cocok untuk Kripto?

  • Transparan: Transaksi kripto dapat dilacak secara kronologis.
  • Logis dan sistematis: FIFO mengikuti alur transaksi sebenarnya.
  • Mudah diterapkan: Banyak platform kripto, termasuk Indodax, menyediakan riwayat transaksi lengkap.

 

Studi Kasus FIFO dalam Investasi Kripto

Contoh Riwayat Transaksi:

Tanggal Jenis Transaksi Jumlah BTC Harga per BTC Total Transaksi
10 Januari Beli 0,5 BTC Rp400 juta Rp200 juta
5 Februari Beli 0,3 BTC Rp500 juta Rp150 juta
1 Maret Beli 0,2 BTC Rp550 juta Rp110 juta
20 April Jual 0,7 BTC Rp600 juta Rp420 juta

*Harga hanya contoh saja, bukan harga sebenarnya

Perhitungan FIFO:

  • 0,5 BTC dari pembelian 10 Januari = Rp200 juta
  • 0,2 BTC dari pembelian 5 Februari = Rp100 juta
  • Total modal = Rp300 juta
  • Capital gain = Rp420 juta – Rp300 juta = Rp120 juta

 

Perbandingan Metode FIFO, LIFO, dan Average

Metode Urutan Penjualan Dampak saat Harga Naik Cocok untuk
FIFO Barang pertama dijual dulu Laba lebih besar, pajak lebih tinggi Kripto, barang cepat kadaluarsa
LIFO Barang terakhir dijual dulu Laba lebih kecil, pajak lebih rendah Tidak berlaku dalam IFRS
Average Rata-rata semua harga Laba stabil Barang homogen, stok besar

 

Masih seputar topik ini, simak juga: Apa Itu PPN? Pahami Fungsi, Tarif, dan Pajak Kripto

 

Penerapan FIFO di Crypto Exchange

Sebagai platform jual beli kripto terpercaya di Indonesia, crypto exchange menyediakan fitur-fitur yang memudahkan pengguna dalam mencatat transaksi dan menerapkan metode FIFO.

Fitur Pendukung FIFO 

  • Riwayat Transaksi Lengkap: Semua transaksi tercatat secara kronologis.
  • Ekspor Data Transaksi: Bisa diunduh dalam format Excel untuk kebutuhan pelaporan pajak.
  • Kompatibel dengan Aplikasi Pajak: FIFO dapat diintegrasikan dengan perangkat lunak pelaporan pajak yang mendukung data CSV.
  • Layanan Dukungan: Tim Indodax siap memberikan panduan terkait pencatatan FIFO untuk kebutuhan audit atau pelaporan pajak tahunan.

 

Manfaat dan Kelemahan FIFO

Manfaat FIFO:

  • Mencerminkan urutan transaksi yang realistis
  • Digunakan secara internasional dan diakui oleh auditor
  • Memudahkan perhitungan keuntungan bersih dan capital gain

Kelemahan FIFO:

  • Dalam pasar bullish, keuntungan yang dihitung bisa lebih tinggi, sehingga potensi pajak juga lebih besar
  • Tidak mencerminkan nilai pasar terakhir dari aset kripto yang masih dimiliki

 

Kesimpulan

Metode FIFO adalah salah satu cara pencatatan transaksi aset kripto yang paling logis dan banyak digunakan. Dalam dunia perpajakan, FIFO membantu investor mencatat capital gain secara akurat dan adil. Penggunaan FIFO juga sesuai dengan semangat transparansi yang diusung oleh Indodax sebagai platform kripto terbesar di Indonesia.

Memahami metode FIFO akan membantumu:

  • Menyusun pelaporan pajak dengan lebih rapi
  • Menghindari kesalahan dalam perhitungan keuntungan
  • Meningkatkan akuntabilitas dalam aktivitas investasi

Dengan fitur-fitur yang tersedia di Indodax, kamu bisa lebih mudah menerapkan metode ini dalam pengelolaan portofolio aset digital.

 

Itulah informasi menarik tentang FIFO dalam Kripto mulai dari Cara Kerja &  Contohnya yang  bisa kamu eksplorasi lebih dalam di artikel Akademi crypto di INDODAX. Selain memperluas wawasan investasi, kamu juga bisa terus update dengan berita crypto terkini dan pantau langsung pergerakan harga aset digital di INDODAX Market. jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu selalu mendapatkan informasi terkini seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

 

Kamu juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

Maksimalkan juga aset kripto kamu dengan fitur INDODAX Earn, cara praktis untuk mendapatkan penghasilan pasif dari aset yang kamu simpan.

 

 

Follow Sosmed Twitter Indodax sekarang

Ikuti juga sosial media kami di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

 

 

 

FAQ

  • Apa itu metode FIFO dalam kripto?

FIFO adalah metode pencatatan yang menganggap bahwa aset yang dibeli pertama akan dijual terlebih dahulu. Metode ini digunakan untuk menghitung keuntungan dan pajak dari transaksi jual beli aset kripto.

  • Apakah metode FIFO wajib digunakan?

Tidak wajib, tetapi FIFO adalah metode yang paling direkomendasikan karena dianggap paling adil dan mudah diverifikasi oleh otoritas pajak.

  • Apakah bisa mengganti metode pencatatan dari FIFO ke Average?

Sebaiknya kamu konsisten menggunakan satu metode pencatatan dalam satu tahun pajak. Pergantian metode bisa menimbulkan perbedaan dalam perhitungan dan harus bisa dijelaskan secara logis.

  • Bagaimana cara menghitung pajak dengan FIFO?

Kamu cukup menghitung selisih antara harga jual dengan harga beli pertama dari aset yang dijual. Nilai keuntungan inilah yang digunakan sebagai dasar perhitungan pajak.

  • Apakah Indodax memotong pajak secara otomatis?

Ya, Indodax memotong PPN dan PPh final sesuai ketentuan pemerintah. Namun, untuk pelaporan capital gain, kamu tetap harus mencatat dan menghitung sendiri berdasarkan metode seperti FIFO.

 

 

 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

:

Author: Echi Kristin

Lebih Banyak dari Tutorial

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
SYN/IDR
Synapse
6.996
42.4%
FUN/IDR
FUNToken
50
35.9%
T/IDR
Threshold
72
22.03%
VBG/IDR
Vibing
6
20%
EDENA/IDR
Edena
660
18.28%
Nama Harga 24H Chg
GXC/IDR
GXChain
1.393
-36.65%
CHT/IDR
CyberHarbo
2
-33.33%
MTL/IDR
Metal DAO
8.305
-23.11%
SNX/IDR
Synthetix
3.687
-20.21%
CRCLX/IDR
Circle tok
1.217K
-19.67%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

SafePal vs MetaMask: Mana Wallet Kripto yang Lebih Cocok untuk Kamu?
25/06/2026
SafePal vs MetaMask: Mana Wallet Kripto yang Lebih Cocok untuk Kamu?

Menyimpan aset kripto bukan hanya soal memilih koin yang tepat

25/06/2026
BlueWallet vs Trust Wallet: Dua Wallet Ini Beda Jauh, Kamu Tim yang Mana?
25/06/2026
BlueWallet vs Trust Wallet: Dua Wallet Ini Beda Jauh, Kamu Tim yang Mana?

Di crypto, wallet sering dianggap cuma tempat menyimpan aset. Tapi

25/06/2026
OpenSea vs MetaMask: Bedanya Apa & Kenapa Keduanya Selalu Dipakai Bareng di NFT?
25/06/2026
OpenSea vs MetaMask: Bedanya Apa & Kenapa Keduanya Selalu Dipakai Bareng di NFT?

Kalau kamu baru masuk ke NFT, hampir pasti kamu akan

25/06/2026