Ponsel berdering, kamu angkat, tapi tidak ada suara apa pun. Beberapa detik kemudian panggilan terputus. Banyak orang menganggap ini sekadar gangguan biasa. Hal kecil yang tidak perlu dipikirkan terlalu jauh.
Masalahnya, fenomena seperti ini tidak selalu sesederhana yang terlihat. Di balik istilah “ghost call”, ada dua sisi yang berbeda. Satu sisi memang hanya gangguan teknis. Tapi di sisi lain, konsep yang sama mulai dimanfaatkan dalam teknik serangan siber yang jauh lebih serius dan sulit dideteksi.
Apa Itu Ghost Call?
Ghost call adalah panggilan telepon yang masuk ke perangkat, tetapi tidak menghasilkan komunikasi apa pun saat dijawab. Tidak ada suara, tidak ada interaksi, hanya keheningan.
Dalam konteks umum, ghost call sering dikaitkan dengan sistem telekomunikasi. Namun dalam perkembangan terbaru, istilah ini juga mulai digunakan untuk menggambarkan aktivitas komunikasi tersembunyi dalam jaringan digital.
Artinya, ghost call tidak lagi hanya soal panggilan kosong. Ia sudah menjadi bagian dari cara komunikasi yang “tidak terlihat”, baik di level pengguna biasa maupun di level sistem.
Kenapa Ghost Call Bisa Terjadi?
Untuk memahami kenapa fenomena ini bisa berkembang lebih jauh, penting melihat akar penyebabnya terlebih dahulu. Karena dari sinilah celah mulai terbentuk.
1.Robocall dan Sistem Otomatis
Banyak ghost call berasal dari sistem otomatis yang digunakan untuk memverifikasi nomor aktif. Sistem ini akan melakukan panggilan massal, dan jika tidak ada operator yang terhubung, panggilan terasa kosong.
Di tahap ini, ghost call masih berada di level gangguan ringan.
2.Celah pada Sistem VoIP dan Jaringan
Ketika komunikasi berpindah ke VoIP (Voice over Internet Protocol), kompleksitasnya meningkat. Sistem ini memungkinkan komunikasi lintas jaringan dengan fleksibilitas tinggi.
Namun di saat yang sama, sistem ini juga membuka peluang untuk:
- pemindaian jaringan
- percobaan akses ilegal
- eksplorasi celah keamanan
Fenomena seperti ini biasanya masuk dalam ranah keamanan siber, di mana sistem harus mampu menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data. Jika kamu belum familiar dengan konsep ini, kamu bisa baca penjelasan lengkap tentang tiga pilar utama keamanan siber yang jadi fondasi perlindungan sistem digital.
3.Gangguan Teknis dan Konfigurasi
Kesalahan konfigurasi, bug sistem, atau gangguan jaringan juga bisa memicu ghost call. Ini sering terjadi di lingkungan bisnis atau sistem telepon berbasis IP.
4.Fitur Simulasi Panggilan
Beberapa aplikasi bahkan menyediakan fitur untuk membuat panggilan palsu. Tujuannya bukan untuk keamanan, melainkan untuk kebutuhan sosial.
Namun ketika konsep yang sama digunakan di luar konteks tersebut, maknanya bisa berubah sepenuhnya.
Dari Gangguan ke Pola Komunikasi Tersembunyi
Kalau dilihat sekilas, semua penyebab tadi terlihat tidak berbahaya. Tapi di titik tertentu, pola yang sama mulai dimanfaatkan dengan cara yang berbeda.
Ghost call bukan lagi sekadar “panggilan kosong”, tetapi menjadi representasi dari komunikasi yang tidak terlihat secara kasat mata.
Di sinilah konsepnya mulai bersinggungan dengan dunia keamanan siber yang lebih kompleks, terutama ketika melibatkan pihak-pihak yang memiliki tujuan tertentu dalam menyerang sistem.
Bagaimana Hacker Memanfaatkan Ghost Call?
Dalam riset keamanan terbaru, pendekatan ghost call berkembang menjadi teknik yang jauh lebih canggih.
Alih-alih menggunakan jalur komunikasi mencurigakan, penyerang memanfaatkan infrastruktur yang justru dipercaya oleh banyak sistem, seperti Zoom dan Microsoft Teams, seperti informasi yang kami kutip dari .bleepingcomputer.com..
Sistem ini menggunakan teknologi WebRTC dan server TURN untuk memastikan koneksi tetap berjalan di berbagai kondisi jaringan. Teknologi ini dirancang untuk stabilitas, tetapi justru menjadi jalur yang bisa disalahgunakan.
Penyerang dapat membuat komunikasi tersembunyi melalui jalur ini, sehingga:
- lalu lintas terlihat seperti aktivitas meeting biasa
- melewati firewall dan proxy
- sulit dianalisis karena terenkripsi
Dalam praktiknya, teknik ini digunakan untuk command and control, yaitu komunikasi antara penyerang dan sistem yang sudah disusupi.
Pihak yang melakukan aktivitas seperti ini dalam dunia keamanan dikenal sebagai threat actor yaitu individu atau kelompok yang secara aktif melakukan serangan untuk mencuri data atau mengambil alih sistem.
Perbandingan Ghost Call Biasa vs Ghost Call dalam Serangan Siber
Untuk memahami perbedaannya dengan lebih jelas, berikut gambaran sederhana:
| Aspek | Ghost Call Biasa | Ghost Call (Cyber Attack) |
| Tujuan | Verifikasi nomor / gangguan | Komunikasi tersembunyi (C2) |
| Teknologi | Telepon / VoIP sederhana | WebRTC, TURN server |
| Risiko | Rendah | Tinggi |
| Deteksi | Mudah dikenali | Sulit dideteksi |
| Dampak | Mengganggu | Bisa ambil alih sistem |
Tabel ini menunjukkan satu hal penting: istilah yang sama bisa memiliki implikasi yang sangat berbeda tergantung konteksnya.
Apa Dampaknya bagi Pengguna Digital?
Ketika komunikasi berbahaya bisa menyamar sebagai aktivitas normal, batas antara “aman” dan “tidak aman” menjadi semakin tipis.
Pengguna mungkin tidak melihat adanya ancaman karena:
- tidak ada file mencurigakan
- tidak ada notifikasi aneh
- tidak ada error yang jelas
Padahal di belakang layar, sistem bisa saja:
- mengirim data tanpa izin
- membuka akses ke pihak luar
- menjadi bagian dari jaringan yang lebih besar
Dalam banyak kasus modern, pendekatan seperti ini bahkan semakin diperkuat dengan bantuan teknologi baru. Salah satunya adalah penggunaan AI untuk mendeteksi pola atau bahkan menyamarkan aktivitas tertentu, seperti yang dibahas dalam artikel tentang dampak AI dalam keamanan siber.
Apakah Ghost Call Berbahaya untuk Pengguna Kripto?
Di ekosistem kripto, ancaman jarang berdiri sendiri. Biasanya, serangan terjadi melalui kombinasi beberapa teknik sekaligus.
Ghost call tidak secara langsung membobol wallet atau akun. Namun ia bisa menjadi bagian dari rantai serangan yang lebih besar.
Contoh yang sering terjadi:
- pengguna menerima panggilan mencurigakan
- di saat yang sama ada percobaan login
- pelaku mencoba memancing respons atau distraksi
Dalam skenario lain, komunikasi palsu digunakan untuk membangun kepercayaan sebelum masuk ke tahap phishing atau pencurian data.
Di titik ini, ghost call berperan sebagai:
- pintu masuk
- pengalih perhatian
- atau bagian dari manipulasi psikologis
Untuk memahami seberapa siap sebuah sistem atau pengguna menghadapi kondisi seperti ini, penting juga melihat dari sisi security posture yaitu bagaimana kesiapan dalam mencegah dan merespons ancaman.
Cara Menghindari Risiko Ghost Call
Pendekatan terbaik bukan sekadar menghindari panggilan, tetapi memahami konteksnya.
Jika ada panggilan tanpa suara atau mencurigakan:
- tidak perlu langsung merespons
- jangan mengembalikan panggilan tanpa verifikasi
- hindari interaksi lebih lanjut
Yang lebih penting:
- jangan pernah memberikan OTP, password, atau seed phrase melalui telepon
- gunakan autentikasi dua faktor
- pastikan komunikasi hanya melalui kanal resmi
Kesalahan paling umum bukan karena kurangnya teknologi, tetapi karena rasa percaya yang terlalu cepat.
Kenapa Hal Ini Perlu Diperhatikan?
Cara kerja serangan digital terus berubah. Jika dulu ancaman terlihat jelas dalam bentuk malware atau email mencurigakan, sekarang pendekatannya lebih halus.
Ia bisa datang dari sesuatu yang terlihat biasa. Panggilan telepon, notifikasi, atau bahkan aktivitas yang tampak seperti rutinitas harian.
Ghost call adalah contoh bagaimana sesuatu yang awalnya dianggap gangguan kecil bisa berkembang menjadi bagian dari strategi yang lebih besar.
Kesimpulan
Ghost call sering dianggap gangguan kecil yang tidak perlu dipikirkan. Namun ketika dilihat lebih dalam, fenomena ini menunjukkan bagaimana batas antara aktivitas normal dan aktivitas berisiko semakin sulit dibedakan.
Di satu sisi, ghost call memang bisa muncul dari sistem otomatis atau kesalahan teknis. Tapi di sisi lain, pola yang sama mulai dimanfaatkan untuk menyamarkan komunikasi dalam serangan siber. Bukan dengan cara yang mencolok, melainkan dengan meniru aktivitas yang terlihat wajar.
Di sinilah letak perubahan pentingnya. Ancaman tidak lagi datang dalam bentuk yang jelas atau mudah dikenali, tetapi justru hadir dalam bentuk yang terasa biasa.
Bagi pengguna, terutama yang berinteraksi dengan aset digital, memahami konteks seperti ini bukan soal teknis semata, tetapi soal cara melihat risiko. Bukan semua panggilan harus dicurigai, tetapi tidak semua yang terlihat normal bisa langsung dianggap aman.
Kesadaran seperti ini yang pada akhirnya membedakan antara sekadar pengguna dan pengguna yang siap menghadapi dinamika keamanan digital yang terus berkembang.
Itulah informasi menarik tentang Ghost Call: Dari Panggilan Hantu ke Modus Serangan Hacker yang bisa kamu dalami lebih lanjut di kumpulan artikel kripto dari Indodax Academy. Selain mendapatkan insight mendalam lewat berbagai artikel edukasi crypto terpopuler, kamu juga bisa memperluas wawasan lewat kumpulan tutorial serta memilih dari beragam artikel populer yang sesuai minatmu.
Selain update pengetahuan, kamu juga bisa langsung pantau harga aset digital di Indodax Market seperti harga Bitcoin (BTC to IDR) atau aset lainnya dan ikuti perkembangan terkini lewat berita crypto terbaru. Untuk pengalaman trading lebih personal, jelajahi juga layanan OTC trading dari Indodax. Jangan lupa aktifkan notifikasi agar kamu nggak ketinggalan informasi penting seputar blockchain, aset kripto, dan peluang trading lainnya.
Kamu juga bisa ikutin berita terbaru kami lewat Google News agar akses informasi lebih cepat dan terpercaya. Untuk pengalaman trading mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Maksimalkan aset kripto kamu dengan fitur INDODAX staking crypto, cara praktis buat dapetin penghasilan pasif dari aset yang disimpan. Segera register di INDODAX dan lakukan KYC dengan mudah untuk mulai trading crypto lebih aman, nyaman, dan terpercaya!
Dalam praktekknya, transparansi aset kini diadopsi oleh sejumlah platform kripto, salah satunya melalui publikasi data Proof of Reserves (PoR) dari pihak ketiga seperti CoinMarketCap. Di Indonesia, Indodax termasuk platform yang secara rutin memperbarui informasi tersebut agar dapat diakses publik.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media kami di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
FAQ
1. Kenapa tiba-tiba ada ghost call, padahal tidak pernah daftar apa pun?
Tidak semua ghost call berasal dari aktivitas yang kamu lakukan. Banyak sistem otomatis melakukan pengecekan nomor secara acak untuk memastikan nomor aktif. Dalam beberapa kasus, ini juga bisa berasal dari pemindaian jaringan tanpa interaksi langsung dari pengguna.
2. Kalau ghost call dibiarkan saja, apakah ada risiko?
Dalam banyak kasus, tidak ada dampak langsung. Namun jika terjadi berulang atau terasa tidak wajar, itu bisa menjadi sinyal bahwa nomor atau jaringan kamu sedang “terlihat” oleh sistem tertentu. Risiko bukan dari panggilannya, tapi dari aktivitas yang mungkin terjadi di belakangnya.
3. Apakah ghost call bisa jadi tanda akun sedang ditarget?
Tidak selalu, tapi dalam konteks tertentu bisa menjadi bagian dari rangkaian aktivitas. Misalnya saat ada percobaan login, verifikasi, atau pengumpulan data. Biasanya tidak berdiri sendiri, melainkan muncul bersamaan dengan aktivitas mencurigakan lain.
4. Kenapa sekarang ghost call dikaitkan dengan serangan siber?
Karena cara kerja komunikasi digital sudah berubah. Penyerang tidak lagi hanya mengandalkan metode yang terlihat mencurigakan. Mereka mulai menggunakan jalur yang dianggap normal, seperti layanan komunikasi populer, untuk menyamarkan aktivitas mereka.
5. Apa yang sebaiknya dilakukan saat menerima ghost call?
Langkah paling sederhana adalah tidak bereaksi berlebihan. Tidak perlu mengembalikan panggilan tanpa alasan jelas, dan hindari membagikan informasi apa pun melalui telepon. Fokus utama adalah memastikan bahwa setiap interaksi tetap dalam kontrol kamu, bukan sebaliknya.
Author: AL





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
