Manajer aset kripto Grayscale kembali memperbarui daftar Assets Under Consideration untuk kuartal pertama 2026.
Dalam pembaruan terbarunya, Grayscale memasukkan 36 altcoin dari berbagai sektor blockchain yang saat ini tengah dievaluasi untuk kemungkinan produk investasi di masa depan.

Sumber Gambar: Grayscale
Daftar ini tidak berarti aset tersebut akan langsung diluncurkan sebagai produk investasi. Namun, kehadirannya mencerminkan arah minat institusional Grayscale terhadap sektor-sektor kripto tertentu yang dinilai relevan secara jangka menengah hingga panjang.
Daftar Altcoin Pantauan Grayscale Bertambah Dibanding Kuartal Sebelumnya
Jumlah aset dalam watchlist Q1 2026 meningkat dibanding kuartal sebelumnya yang berisi 32 aset. Grayscale menambahkan sejumlah altcoin baru dan melakukan satu penghapusan, menunjukkan adanya penyesuaian selektif, bukan sekadar penambahan masif.
Dalam pernyataan resminya, Grayscale menegaskan bahwa daftar Assets Under Consideration mencakup aset digital yang belum menjadi bagian dari produk investasi mereka, tetapi sedang dianalisis secara aktif oleh tim internal.
“Assets Under Consideration adalah daftar aset digital yang saat ini belum masuk dalam produk investasi Grayscale, tetapi telah diidentifikasi oleh tim kami sebagai kandidat potensial untuk dimasukkan ke produk di masa mendatang,” tulis tim Grayscale dikutip dari Be(in)crypto.
Artinya, aset-aset ini telah melewati tahap pengamatan awal dan dianggap cukup relevan untuk masuk radar evaluasi institusional, meski belum ada komitmen peluncuran produk.
Baca berikutnya: Grayscale Ungkap Arah Pasar Crypto di 2026, Ini 10 Tema Utamanya!
Smart Contract dan DeFi Masih Jadi Fokus Utama
Dari seluruh sektor yang masuk daftar, smart contract dan financials (DeFi) menjadi kategori dengan jumlah aset terbanyak.
Salah satu penambahan penting di sektor smart contract adalah Tron (TRX). Masuknya TRX menandai perhatian Grayscale terhadap jaringan dengan aktivitas on-chain tinggi dan basis pengguna besar, meskipun sudah lama beroperasi.
Sementara itu, sebagian besar aset di sektor DeFi tetap konsisten dibanding kuartal sebelumnya, yang artinya minat terhadap protokol keuangan terdesentralisasi masih stabil.
AI, DePIN, dan Tokenisasi Mulai Diperhatikan Serius
Selain sektor mapan, pembaruan kali ini menyoroti pergeseran minat ke sektor emerging. Di kategori kecerdasan buatan, Grayscale menambahkan Nous Research dan Poseidon, sementara Prime Intellect dikeluarkan dari daftar.
Di sektor utilitas dan layanan, Grayscale memasukkan DoubleZero (2Z), sebuah proyek Decentralized Physical Infrastructure Network (DePIN) yang berfokus pada penyediaan infrastruktur jaringan berlatensi rendah untuk blockchain dan sistem terdistribusi.
Sementara itu, sektor consumer and culture diperkuat dengan masuknya ARIA Protocol, platform tokenisasi hak kekayaan intelektual yang memungkinkan IP diperdagangkan sebagai aset kripto on-chain.
Kombinasi AI, DePIN, dan tokenisasi ini mencerminkan perhatian Grayscale terhadap konvergensi teknologi dan utilitas nyata, bukan hanya spekulasi pasar.
Baca juga berita terkait: CoinGecko Rilis 9 Tren Kripto yang Bakal Jadi Sorotan Sepanjang 2026
Masuk Watchlist Bukan Jaminan Produk Investasi
Grayscale menegaskan bahwa masuknya sebuah aset ke dalam watchlist tidak menjamin akan diluncurkan sebagai produk investasi, baik dalam bentuk trust maupun ETF.
Daftar ini berfungsi sebagai alat evaluasi internal untuk memantau likuiditas, struktur pasar, serta kesiapan regulasi.
Namun, secara historis, watchlist Grayscale sering dijadikan acuan pasar untuk membaca arah minat modal institusional, terutama dalam konteks tren sektor, bukan pergerakan harga jangka pendek.
Kesimpulan
Masuknya 36 altcoin ke dalam watchlist Grayscale Q1 2026 menunjukkan pola seleksi institusional yang semakin terfokus.
Smart contract dan DeFi tetap menjadi tulang punggung, sementara AI, DePIN, dan tokenisasi mulai mendapat porsi perhatian lebih besar.
Bagi pasar, daftar ini bukan sinyal beli atau katalis harga instan, melainkan indikator arah minat jangka menengah institusi terhadap sektor kripto yang dianggap memiliki fondasi dan utilitas lebih matang.
FAQ
- Apa itu Assets Under Consideration versi Grayscale?
Assets Under Consideration adalah daftar aset kripto yang sedang dievaluasi Grayscale untuk kemungkinan dimasukkan ke produk investasi di masa depan, tanpa jaminan peluncuran. - Apakah altcoin di watchlist Grayscale pasti akan naik harga?
Tidak. Masuk watchlist bukan sinyal bullish jangka pendek. Daftar ini lebih mencerminkan minat evaluasi institusional, bukan rekomendasi investasi. - Kenapa sektor smart contract dan DeFi mendominasi?
Kedua sektor ini dianggap sebagai infrastruktur utama ekosistem kripto, dengan likuiditas, aktivitas, dan adopsi yang relatif lebih matang. - Apa arti masuknya proyek AI dan DePIN ke daftar Grayscale?
Hal ini menunjukkan institusi mulai melirik sektor teknologi baru di luar DeFi, terutama yang menawarkan utilitas nyata dan integrasi dengan sistem blockchain. - Apakah watchlist Grayscale berkaitan langsung dengan ETF kripto?
Tidak secara langsung. Namun, aset yang masuk watchlist berpotensi menjadi kandidat produk seperti trust atau ETF jika memenuhi kriteria pasar dan regulasi.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


