Harga Bitcoin kembali menguat dan sempat menembus level $90.000 setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan kesepakatan perdagangan dengan Eropa yang mencakup isu Greenland dan kawasan Arktik.
Rebound ini terjadi setelah Bitcoin sebelumnya menghapus hampir seluruh kenaikan awal tahun.
Penguatan Bitcoin turut mendorong pasar kripto secara luas. Total kapitalisasi pasar kripto naik sekitar 1% ke kisaran $3,05 triliun, mencerminkan membaiknya sentimen risiko dalam jangka pendek.
Kesepakatan Greenland Redam Ketegangan Dagang
Dalam pernyataannya di Truth Social, Trump menyebut telah tercapai kerangka kesepakatan dengan Eropa terkait Greenland dan wilayah Arktik.
Kesepakatan ini membuat Amerika Serikat membatalkan rencana penerapan tarif yang sebelumnya dijadwalkan mulai 1 Februari.
Greenland menjadi sorotan karena posisinya yang strategis di Arktik, baik dari sisi keamanan, jalur perdagangan, maupun sumber daya. Isu ini sebelumnya memicu ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat, Eropa, dan negara-negara NATO.
Dengan meredanya potensi konflik tarif, pasar global merespons positif. Bitcoin ikut terdorong karena kembali dipandang sebagai aset yang sensitif terhadap perubahan risiko geopolitik dan kebijakan perdagangan global.
Baca juga: Penasihat Kripto Trump Desak RUU Kripto AS Harus Segera Disahkan
Efek Narasi TACO Kembali Muncul
Pelaku pasar juga mengaitkan rebound ini dengan narasi TACO (Trump Always Chickens Out), istilah yang digunakan trader untuk menggambarkan pola Trump yang kerap melunakkan kebijakan tarif setelah tekanan pasar meningkat.
Pola serupa pernah muncul pada konflik dagang tahun 2025, ketika pernyataan kompromi Trump memicu reli aset berisiko, termasuk Bitcoin. Narasi ini kembali menjadi pemicu sentimen jangka pendek di pasar kripto.
Rebound Terjadi, Tapi Risiko Teknis Belum Hilang

Sumber: TradingView
Meski harga naik, analis menilai Bitcoin belum sepenuhnya keluar dari tekanan teknikal.
Pada grafik harian, harga masih membentuk pola bearish continuation flag, yang secara teori membuka peluang koreksi lanjutan.
Jika pola tersebut terkonfirmasi, Bitcoin masih berisiko menguji area $80.000 dalam jangka menengah. Artinya, kenaikan pasca kesepakatan terkait Greenland lebih bersifat pemulihan sentimen, bukan pembalikan tren yang definitif.
Antara Geopolitik dan Fundamental Jangka Panjang
Dilansir dari CoinPedia, koreksi Bitcoin saat ini dinilai sudah mendekati fase akhir. Fundamental jaringan yang tetap kuat serta potensi rotasi modal dari emas ke aset berisiko disebut dapat mendukung pemulihan lanjutan.
Namun, untuk jangka pendek, pasar masih berhati-hati. Arah Bitcoin akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik lanjutan, termasuk implementasi kesepakatan Greenland dan respons pasar terhadap kebijakan perdagangan global.
Kesimpulan
Kenaikan harga Bitcoin usai kesepakatan Trump dengan Eropa terkait Greenland menunjukkan kuatnya pengaruh isu geopolitik Arktik terhadap sentimen pasar global. Meski rebound terjadi, risiko koreksi teknikal masih membayangi.
Dalam kondisi ini, Bitcoin berada di persimpangan antara sentimen makro yang membaik dan struktur teknikal yang belum sepenuhnya pulih, membuat volatilitas tetap tinggi dalam waktu dekat
FAQ
- Kenapa isu Greenland bisa memengaruhi harga Bitcoin?
Karena Greenland terkait dengan ketegangan geopolitik dan perdagangan global. Ketika risiko tarif dan konflik mereda, aset berisiko seperti Bitcoin cenderung ikut menguat. - Apa hubungan kesepakatan Trump dan Eropa dengan pasar kripto?
Kesepakatan tersebut mengurangi risiko perang dagang, sehingga sentimen pasar membaik dan mendorong minat pada aset berisiko, termasuk kripto. - Apa itu narasi TACO yang sering disebut trader?
TACO adalah singkatan dari Trump Always Chickens Out, istilah yang merujuk pada pola Trump yang kerap melunakkan kebijakan tarif setelah tekanan pasar meningkat. - Apakah kenaikan Bitcoin ini aman untuk jangka pendek?
Belum tentu. Meski harga rebound, sinyal teknikal masih menunjukkan risiko koreksi, sehingga volatilitas tetap tinggi. - Kenapa Bitcoin sering bereaksi terhadap isu geopolitik?
Karena Bitcoin diperdagangkan secara global dan sensitif terhadap perubahan sentimen risiko, terutama saat kebijakan perdagangan dan geopolitik memengaruhi pasar keuangan.
Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.
Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
CoinPedia – Bitcoin Price Rebound After President Donald Trump Announced a Deal on Greenland: Is It a Dead-cat-bounce?, diakses pada 22 Januari 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Berita Donald Trump





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
