Harga token Hyperliquid (HYPE) kembali mencuri perhatian pasar setelah menyentuh level $45, mendekati rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $59. Kenaikan ini menandai lonjakan sekitar 108% dari titik terendah tahun ini di kisaran $21 pada 21 Januari 2026.
Namun, di balik reli harga yang agresif, sejumlah indikator pasar justru menunjukkan sinyal yang tidak sepenuhnya solid.
Data terbaru mengindikasikan bahwa kenaikan ini belum didukung oleh permintaan riil yang kuat, sehingga membuka potensi koreksi dalam waktu dekat.
Harga Naik Tajam, Tapi Permintaan Spot Melemah

Sumber Gambar: TradingView via Cointelegraph
Secara sekilas, pergerakan harga HYPE terlihat bullish. Token ini kini hanya sekitar 26% dari ATH, dengan area likuiditas berikutnya berada di kisaran $48 hingga $52.
Meski begitu, data spot justru menunjukkan tren yang berlawanan. Indikator cumulative volume delta (CVD) spot tercatat turun hingga -$41,48 juta, meskipun harga terus naik.
Kondisi ini mengindikasikan bahwa tidak terjadi lonjakan pembelian agresif di pasar spot. Kenaikan harga yang terjadi lebih banyak didorong oleh permintaan pasif, sementara minat beli riil dari investor masih terlihat terbatas.
Situasi seperti ini sering disebut sebagai divergensi, di mana harga naik tetapi kekuatan beli tidak mengikutinya. Ini menjadi salah satu sinyal awal bahwa momentum bisa melemah.
Baca juga berita terbaru: Harga Bitcoin Kembali Bullish, Analis Sebut Target Berikutnya $90.000
Lonjakan Leverage Picu Risiko Tersembunyi
Selain melemahnya aktivitas spot, pasar derivatif juga menunjukkan sinyal yang perlu diwaspadai.

Sumber Gambar: TradingView via Cointelegraph
Open interest (OI) HYPE naik ke sekitar $1,38 miliar, mendekati level tertinggi lokal, menandakan meningkatnya partisipasi trader di pasar futures. Namun, CVD futures tetap datar di kisaran -$748 juta, setelah sempat turun hingga -$900 juta.
Kondisi ini menunjukkan banyak posisi leverage yang terbuka tanpa dukungan keyakinan kuat terhadap tren naik. Kombinasi open interest tinggi dan volume lemah membuat pasar lebih rentan terhadap pergerakan ekstrem.
Dengan dominasi leverage, pasar HYPE menjadi sensitif terhadap perubahan sentimen. Jika harga turun, posisi long berisiko dilikuidasi, tekanan jual meningkat cepat, dan harga bisa jatuh tajam.
Fenomena ini dikenal sebagai liquidation-driven move, yaitu penurunan yang dipicu efek berantai dari likuidasi posisi trader.
Baca berita lainnya: 5 Kripto Potensial April 2026: Siap Bangkit Usai Ketegangan Global Mereda
Fundamental Hyperliquid Masih Kuat
Di sisi lain, fundamental ekosistem Hyperliquid tetap menunjukkan pertumbuhan yang signifikan.
Platform ini mencatat:
- Estimasi pendapatan tahunan mencapai $843 juta (Maret)
- Target naik ke $1,4 miliar dalam beberapa bulan ke depan
- Sekitar 97% pendapatan digunakan untuk buyback token HYPE

Sumber Gambar: X.com
Selain itu, ekspansi ke aset dunia nyata (RWA) seperti emas dan minyak mulai menunjukkan dampak. Open interest untuk produk ini bahkan melonjak hingga $2,3 miliar pada awal April, naik lebih dari 190% dari bulan sebelumnya.
Pengembangan fitur baru seperti HIP-3 juga membuka peluang tambahan, termasuk perdagangan aset non-kripto di dalam platform.
Beberapa analis masih melihat potensi kenaikan lanjutan. Salah satunya datang dari pendiri BitMEX, Arthur Hayes, yang menyebut harga HYPE bisa mencapai $150 jika pertumbuhan Hyperliquid terus berlanjut.
Kesimpulan
Harga HYPE memang sedang berada dalam tren naik yang kuat dan mendekati level tertinggi. Namun, data pasar menunjukkan adanya ketidakseimbangan antara kenaikan harga dan kekuatan permintaan riil.
Kombinasi volume spot yang lemah dan meningkatnya leverage membuat reli ini terlihat rapuh. Jika tidak ada dukungan pembelian yang lebih solid, potensi koreksi tetap terbuka.
Dalam kondisi seperti ini, pergerakan harga selanjutnya akan sangat ditentukan oleh apakah pasar mampu beralih dari spekulasi jangka pendek ke akumulasi yang lebih sehat.
FAQ
- Kenapa harga HYPE bisa naik meski volume spot lemah?
Harga bisa tetap naik karena didorong oleh aktivitas di pasar derivatif, terutama penggunaan leverage. Namun, tanpa dukungan spot buying yang kuat, kenaikan ini cenderung kurang stabil. - Apa itu cumulative volume delta (CVD) dan kenapa penting?
CVD mengukur selisih antara volume beli dan jual. Jika CVD negatif saat harga naik, itu menandakan tekanan jual masih dominan, yang bisa menjadi sinyal peringatan. - Apa arti open interest tinggi pada HYPE?
Open interest tinggi menunjukkan banyak posisi terbuka di pasar futures. Ini bisa berarti minat tinggi, tapi juga meningkatkan risiko likuidasi jika pasar berbalik arah. - Apa risiko dari leverage tinggi di pasar kripto?
Leverage tinggi bisa memperbesar keuntungan, tapi juga kerugian. Jika harga bergerak berlawanan, posisi trader bisa dilikuidasi dan memicu penurunan harga yang lebih cepat. - Apakah HYPE masih berpotensi naik ke ATH atau lebih tinggi?
Potensi tetap ada, terutama jika fundamental Hyperliquid terus membaik. Namun, pasar perlu didukung oleh volume spot yang lebih kuat agar kenaikan lebih berkelanjutan.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Cointelegraph – HYPE hits 2026 high as Hyperliquid volumes soar: Is the rally sustainable?, diakses pada 15 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


