Di tengah gejolak perang Iran dan volatilitas pasar global, aset dengan kenaikan terbesar bulan ini ternyata bukan Bitcoin, emas, atau minyak. Kontrak derivatif kentang (potato CFDs) justru melonjak sekitar 705% dalam waktu kurang dari satu bulan.
Kenaikan ini bahkan jauh melampaui performa aset besar lain. Dalam periode yang sama, Bitcoin hanya naik sekitar 11.03%, sementara pasar crypto secara keseluruhan juga menguat.
Pasar saham AS juga bergerak positif. Dikutip dari Be(in)crypto, Nasdaq naik sekitar 15%, S&P 500 menguat 9,07%, dan Dow Jones bertambah sekitar 2,95%.
Kenapa Harga Kentang Bisa Naik Gila-gilaan?

Sumber: tradingeconomics
Lonjakan besar ini bukan disebabkan kelangkaan kentang secara langsung, melainkan efek pasar yang mulai mengantisipasi dampak perang Iran terhadap rantai pasok global.
Menurut laporan Euro News, harga kentang per 100 kilogram naik dari sekitar €2,11 menjadi sekitar €18,50 sejak 21 April 2026.
Kentang termasuk komoditas yang membutuhkan pupuk dalam jumlah besar. Ketegangan geopolitik membuat harga pupuk dan biaya logistik meningkat, sementara jalur pengiriman mulai dianggap lebih berisiko.
Akibatnya, trader mulai menaikkan valuasi kontrak futures kentang karena khawatir biaya produksi dan distribusi pangan akan semakin mahal dalam beberapa bulan ke depan.
Baca juga: Bitcoin Bidik $83.000, Tapi Trump dan Data Inflasi AS Bisa Jadi Petaka
Bitcoin dan Emas Tetap Kalah Jauh
Meski perang biasanya mendorong kenaikan aset safe haven berupa emas bulan ini justru turun sekitar 0,99% dan Bitcoin naik 11.03% dalam sebulan.
Sementara itu, minyak Brent naik sekitar 5,86%, bensin melonjak 16,1%, dan perak naik sekitar 8,37%.
Potato prices have surged +700% in the last month pic.twitter.com/MvShHxeii8
— Hedgeye (@Hedgeye) May 7, 2026
Namun semua kenaikan tersebut masih jauh dibanding lonjakan kontrak kentang yang naik lebih dari 40 kali lipat dibanding performa sebagian besar aset besar bulan ini.
Analis menilai pasar saat ini mulai bereaksi bukan hanya pada kondisi ekonomi saat ini, tetapi juga pada risiko jangka panjang akibat konflik Iran terhadap pangan, energi, dan distribusi global.
Pasar Mulai Harga Risiko Perang
Trader kini mulai memperhitungkan kemungkinan gangguan yang lebih luas terhadap perdagangan internasional.
Ketika jalur logistik dan biaya produksi terganggu, komoditas pangan bisa ikut terdampak meski suplai saat ini masih cukup.
Karena itu, lonjakan potato CFDs dianggap sebagai refleksi kecemasan pasar terhadap efek ekonomi perang, bukan sekadar kenaikan permintaan kentang.
Kesimpulan
Perang Iran ternyata tidak hanya mempengaruhi minyak dan crypto, tetapi juga pasar pangan global.
Di tengah volatilitas market, kontrak kentang justru menjadi aset dengan performa paling ekstrem bulan ini setelah melonjak sekitar 705%.
Kondisi ini menunjukkan pasar mulai mem-price in risiko geopolitik ke berbagai sektor, termasuk komoditas pangan yang sebelumnya jarang menjadi perhatian investor global.
FAQ
1. Kenapa harga kentang bisa naik 705%?
Karena trader mulai mengantisipasi dampak perang Iran terhadap biaya pupuk, logistik, dan rantai pasok pangan global.
2. Apa itu potato CFDs?
Potato CFDs adalah kontrak derivatif yang memungkinkan trader berspekulasi terhadap pergerakan harga kentang tanpa memiliki barang fisiknya.
3. Kenapa perang Iran mempengaruhi komoditas pangan?
Karena konflik geopolitik bisa mengganggu jalur perdagangan, biaya energi, dan distribusi pupuk global.
4. Apakah harga kentang fisik ikut naik drastis?
Tidak sebesar kontrak derivatifnya. Kenaikan terbesar terjadi di pasar futures dan CFD karena faktor spekulasi dan antisipasi risiko.
5. Kenapa Bitcoin kalah dibanding kentang bulan ini?
Meski Bitcoin naik sekitar 11%, kenaikannya masih jauh di bawah lonjakan potato CFDs yang mencapai 705%.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Be(in)crypto – The Best Trade of the Month Wasn’t Crypto or Oil, It Was Potatoes, diakses pada 11 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #info emas 2026, #Berita Timur Tengah Terkini





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
