3 Alasan Kenapa Kebijakan Bank of Japan Bisa Menekan Harga Bitcoin
icon search
icon search

Top Performers

3 Alasan Kenapa Kebijakan Bank of Japan Bisa Menekan Harga Bitcoin

Home / Artikel & Tutorial / judul_artikel

3 Alasan Kenapa Kebijakan Bank of Japan Bisa Menekan Harga Bitcoin

3 Alasan Kenapa Kebijakan Bank of Japan Bisa Menekan Harga Bitcoin

Daftar Isi

Pasar kripto selama ini cenderung menyoroti kebijakan The Fed. Namun dalam beberapa waktu terakhir, perhatian investor global mulai bergeser ke Jepang. 

Kebijakan Bank of Japan (BoJ) dinilai punya potensi besar memengaruhi likuiditas global, termasuk pergerakan harga Bitcoin.

Melansir dari Be(in)crypto, perubahan kecil dalam arah suku bunga Jepang bisa memicu efek berantai di pasar keuangan global. 

Bitcoin (BTC), sebagai aset berisiko dengan tingkat leverage tinggi, berpotensi merespons lebih cepat dibanding aset lain. Berikut tiga alasan utama mengapa kebijakan Bank of Japan menjadi sorotan pasar kripto.

 

1. Yen Murah Selama Ini Menjadi Sumber Likuiditas Global

Selama puluhan tahun, Jepang mempertahankan suku bunga mendekati nol, bahkan sempat berada di level negatif. Kondisi ini menjadikan yen sebagai salah satu mata uang paling murah untuk dipinjam di dunia.

Situasi tersebut melahirkan strategi yen carry trade, di mana investor global meminjam yen dengan biaya rendah, lalu menyalurkannya ke aset berimbal hasil lebih tinggi. 

Dana ini tidak hanya mengalir ke saham dan obligasi, tetapi juga ke aset berisiko seperti Bitcoin. Selama biaya pinjaman tetap murah, likuiditas global relatif longgar. 

Bitcoin ikut diuntungkan karena diperdagangkan 24 jam dan sering digunakan sebagai instrumen untuk mengekspresikan posisi risk-on oleh pelaku pasar institusional. Namun kondisi ini mulai berubah ketika Bank of Japan memberi sinyal pengetatan kebijakan.

 

Baca berikutnya: Waduh! Bitcoin (BTC) Rawan Koreksi Tajam Jelang Keputusan Suku Bunga Jepang

 

2. Kenaikan Suku Bunga Kecil Bisa Berdampak Besar

 

Japan Rate

Sumber Gambar: X.com/NoLimitGains

 

Pasar memperkirakan Bank of Japan berpotensi menaikkan suku bunga sekitar 25 basis poin, membawa level suku bunga mendekati 0,75 persen. Secara nominal, angka ini masih jauh di bawah suku bunga Amerika Serikat atau Eropa.

Meski begitu, besar kecilnya kenaikan bukan isu utama. Jepang telah lama menjadi penopang likuiditas global dengan kebijakan ultra-longgar. Setiap kenaikan suku bunga dipandang sebagai pergeseran struktural, bukan sekadar penyesuaian teknis.

Lebih penting lagi, perubahan arah kebijakan memengaruhi ekspektasi pasar. Ketika pelaku pasar melihat potensi siklus pengetatan lanjutan, mereka cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko lebih awal. 

Bitcoin biasanya merespons lebih cepat karena volatilitasnya tinggi dan diperdagangkan tanpa jeda waktu.

 

3. Leverage Tinggi Membuat Bitcoin Rentan Likuidasi

Penurunan tajam Bitcoin jarang terjadi hanya karena aksi jual spot. Tekanan terbesar biasanya datang dari pasar derivatif, terutama posisi long dengan leverage tinggi.

 

Japan Rate

Sumber Gambar: X.com/NoLimitGains

 

Ketika kebijakan Bank of Japan mendorong penguatan yen dan kenaikan yield global, tekanan terhadap aset berisiko meningkat secara bersamaan. Jika harga Bitcoin menembus level teknikal penting, posisi leverage mulai terlikuidasi.

Likuidasi ini bersifat otomatis. Aset jaminan dijual oleh sistem bursa untuk menutup kerugian, sehingga menambah tekanan jual di pasar. Proses ini sering menciptakan efek domino, di mana satu gelombang likuidasi memicu penurunan lanjutan dalam waktu singkat.

Inilah alasan mengapa peristiwa makro global, termasuk kebijakan moneter Jepang, kerap terlihat seperti “crash kripto”, meskipun pemicunya berasal dari luar ekosistem kripto itu sendiri.

 

Baca selanjutnya: Bitcoin (BTC) Kasih 3 Sinyal Bullish Ini Meski Harga Masih Letoy

 

Kesimpulan

Kebijakan Bank of Japan memiliki peran penting dalam menjaga aliran likuiditas global. Ketika arah kebijakan mulai berubah, dampaknya tidak hanya terasa di pasar obligasi atau valuta asing, tetapi juga di Bitcoin.

Dengan struktur pasar yang sangat bergantung pada leverage, Bitcoin cenderung menjadi salah satu aset pertama yang merespons pengetatan likuiditas. 

Bagi pelaku pasar, memahami faktor makro seperti kebijakan Bank of Japan menjadi penting untuk membaca arah risiko, terutama menjelang keputusan moneter besar.

 

FAQ

  1. Apakah kebijakan Bank of Japan benar-benar memengaruhi harga Bitcoin?
    Ya. Bank of Japan memengaruhi likuiditas global melalui suku bunga dan nilai yen. Perubahan likuiditas ini berdampak pada aliran dana ke aset berisiko, termasuk Bitcoin.
  2. Apa itu yen carry trade dan hubungannya dengan Bitcoin?
    Yen carry trade adalah strategi meminjam yen berbunga rendah untuk diinvestasikan ke aset berimbal hasil lebih tinggi. Sebagian dana dari strategi ini mengalir ke pasar kripto, sehingga menopang likuiditas Bitcoin.
  3. Apakah kenaikan suku bunga Jepang langsung membuat Bitcoin turun?
    Tidak selalu secara langsung. Namun kenaikan suku bunga dapat mengubah ekspektasi pasar, mendorong pengurangan risiko, dan memicu tekanan jual di Bitcoin, terutama jika pasar sedang padat leverage.
  4. Kenapa Bitcoin lebih sensitif dibanding aset lain?
    Bitcoin diperdagangkan 24 jam dan banyak digunakan dalam perdagangan derivatif dengan leverage tinggi. Kondisi ini membuat pergerakannya lebih cepat dan lebih tajam saat terjadi tekanan makro.
  5. Apa yang biasanya dipantau trader menjelang keputusan Bank of Japan?
    Trader umumnya memantau pergerakan nilai yen, yield obligasi Jepang, perubahan funding rate kripto, serta level teknikal Bitcoin yang berpotensi memicu likuidasi.

 

Itulah informasi berita crypto hari ini. Aktifkan notifikasi agar Anda selalu mendapatkan informasi terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.

Jangan sampai ketinggalan berita terbaru terkait dunia kripto, pergerakan pasar, dan masih banyak lagi di laman artikel edukasi crypto terpopuler.

Anda juga dapat mengikuti berita terbaru kami melalui Google News untuk akses informasi yang lebih cepat dan terpercaya.
Untuk pengalaman trading yang mudah dan aman, download aplikasi crypto terbaik dari INDODAX di App Store atau Google Play Store.

 

Kontak Resmi Indodax

Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]

 

Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram

Follow IG Indodax

 

Author: Fau 

 

DISCLAIMER:  Segala bentuk transaksi aset kripto memiliki risiko dan berpeluang untuk mengalami kerugian. Tetap berinvestasi sesuai riset mandiri sehingga bisa meminimalisir tingkat kehilangan aset kripto yang ditransaksikan (Do Your Own Research/ DYOR). Informasi yang terkandung dalam publikasi ini diberikan secara umum tanpa kewajiban dan hanya untuk tujuan informasi saja. Publikasi ini tidak dimaksudkan untuk, dan tidak boleh dianggap sebagai, suatu penawaran, rekomendasi, ajakan atau nasihat untuk membeli atau menjual produk investasi apa pun dan tidak boleh dikirimkan, diungkapkan, disalin, atau diandalkan oleh siapa pun untuk tujuan apa pun.
  

 

Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini

Lebih Banyak dari Berita,Bitcoin

Pelajaran Dasar

Calculate Staking Rewards with INDODAX earn

Select an option
dot Polkadot 2.25%
bnb BNB 0.52%
sol Solana 4.62%
eth Ethereum 2.32%
ada Cardano 1.02%
pol Polygon Ecosystem Token 1.87%
trx Tron 2.75%
DOT
0
Berdasarkan harga & APY saat ini
Stake Now

Pasar

Nama Harga 24H Chg
DODO/IDR
DODO
1.471
126.31%
SYN/IDR
Synapse
2.822
94.62%
EPIC/IDR
Epic Chain
8.854
35.84%
STRM/IDR
StreamCoin
8
33.33%
WLD/IDR
Worldcoin
9.307
31.77%
Nama Harga 24H Chg
DVI/IDR
Dvision Ne
2
-33.33%
RVM/IDR
Realvirm
5
-28.57%
PORTAL/IDR
Portal
329
-28.48%
JST/IDR
JUST
1.237
-25.08%
HOME/IDR
Defi App
691
-23.31%
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!
Artikel Terkait

Temukan lebih banyak artikel berdasarkan topik yang diminati.

Analis Terkenal Jagokan 3 Altcoin Ini, Bisa Meledak Usai CLARITY Act Sah
03/06/2026
Analis Terkenal Jagokan 3 Altcoin Ini, Bisa Meledak Usai CLARITY Act Sah

Pasar kripto mendapat sorotan baru terkait pembahasan CLARITY Act di

03/06/2026
Bisakah defi.app Jadi Robinhood-nya DeFi? Ini Analisisnya
03/06/2026
Bisakah defi.app Jadi Robinhood-nya DeFi? Ini Analisisnya

Lembaga riset Tiger Research menilai defi.app berpotensi menjadi salah satu

03/06/2026
Bukan Lagi Sekadar USDC, Circle Bidik Pasar AI dan Pembayaran Global
03/06/2026
Bukan Lagi Sekadar USDC, Circle Bidik Pasar AI dan Pembayaran Global

Circle Internet Group (CRCL) tengah melakukan transformasi besar.  Perusahaan yang

03/06/2026