Kevin Warsh diperkirakan akan menjadi Ketua Federal Reserve berikutnya menggantikan Jerome Powell. Namun, pencalonannya justru memicu kekhawatiran bagi bank sentral dan pelaku pasar global.
Reuters melaporkan banyak negara mulai cemas terhadap arah kebijakan The Fed di bawah Warsh.
Editor Reuters, Mike Dolan menyoroti kekhawatiran yang muncul karena Warsh dinilai berpotensi membuka ruang lebih besar bagi pemerintah AS untuk mempengaruhi kebijakan keuangan internasional.
Swap Line Dolar AS Jadi Sorotan
Fokus utama kekhawatiran ada pada fasilitas swap line dolar AS. Sistem ini selama dua dekade terakhir menjadi jalur darurat bagi bank sentral negara lain untuk memperoleh likuiditas dolar saat krisis terjadi.

Sumber: Reuters
Fasilitas tersebut pernah digunakan saat krisis keuangan 2008 hingga pandemi COVID-19 pada 2020. Dengan swap line, negara-negara sekutu AS tetap bisa menjaga stabilitas pasar ketika permintaan dolar melonjak tajam.
Namun dalam sidang konfirmasi Senat AS, Warsh menyebut kebijakan keuangan internasional seperti swap line akan melibatkan koordinasi dengan pemerintah dan Kongres AS.
Pernyataan itu memicu kekhawatiran bahwa akses dolar suatu negara nantinya bisa dipengaruhi faktor politik, bukan hanya kondisi ekonomi.
Ketidakpastian tersebut juga berpotensi memicu volatilitas di pasar kripto. Investor biasanya lebih berhati-hati terhadap aset berisiko seperti Bitcoin dan altcoin ketika arah kebijakan The Fed akan berubah.
Baca juga: Michael Saylor Akhirnya Ungkap Kapan Akan Menjual Bitcoin (BTC)
Neraca The Fed $6,7 Triliun Ikut Diperdebatkan
Kekhawatiran muncul karena Warsh mendorong pemangkasan neraca The Fed yang saat ini mencapai sekitar $6,7 triliun. Menurutnya, ukuran neraca yang terlalu besar membuat bank sentral AS terlalu masuk ke ranah politik dan fiskal.
Ia ingin The Fed kembali fokus pada tugas utama seperti menjaga inflasi dan mengatur suku bunga. Namun, hal ini dikritik karena dianggap dekat dengan agenda Donald Trump yang selama ini menekan The Fed agar menurunkan suku bunga.
Kondisi tersebut membuat sejumlah negara mempertanyakan independensi bank sentral AS di masa depan.
Negara G7 Mulai Waspada
Reuters melaporkan sejumlah bank sentral negara G7 mulai memperkuat simulasi krisis dan menyiapkan langkah antisipasi jika akses pendanaan dolar AS berubah di masa depan.
Kekhawatiran utama muncul jika fasilitas swap line nantinya lebih dipengaruhi pertimbangan politik dibanding kebutuhan stabilitas pasar. Kondisi itu dinilai dapat mempersulit akses likuiditas dolar saat krisis global terjadi.
Karena dolar AS masih mendominasi sistem keuangan internasional, setiap perubahan kebijakan The Fed tetap menjadi perhatian utama pelaku pasar dan bank sentral di berbagai negara.
Pada akhirnya, sorotan terhadap Kevin Warsh bukan hanya soal pergantian pimpinan The Fed, tetapi juga arah hubungan antara kebijakan moneter AS dan stabilitas keuangan global.
FAQ
1. Siapa Kevin Warsh?
Kevin Warsh adalah mantan pejabat Federal Reserve yang diproyeksikan menjadi Ketua The Fed berikutnya.
2. Apa itu swap line dolar AS?
Swap line adalah fasilitas pinjaman darurat antar bank sentral untuk menjaga pasokan dolar saat krisis ekonomi.
3. Kenapa kebijakan Kevin Warsh jadi sorotan?
Karena kebijakannya dinilai berpotensi membuat akses dolar AS lebih dipengaruhi kepentingan politik.
4. Mengapa independensi The Fed penting?
Agar keputusan suku bunga dan kebijakan moneter tidak dipengaruhi tekanan politik jangka pendek.
5. Apa dampaknya bagi ekonomi global?
Jika akses dolar terganggu saat krisis, stabilitas pasar keuangan global bisa ikut terdampak.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Regulasi Crypto, #Berita Tokoh Kripto Dunia, #Berita Kevin Warsh





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
