Pasar bergerak tidak searah dalam 24 jam terakhir. Saat kripto melemah, pasar saham AS justru melonjak tajam di tengah perubahan sentimen global.
Perubahan ini tidak lepas dari munculnya harapan bahwa konflik AS – Iran mulai mereda.
Saham AS Melonjak, Sentimen Risk-On Kembali

Sumber: Google
Indeks saham utama di AS mencatat penguatan tajam. Pada Rabu (01/04), S&P 500 naik sekitar +2,91% ke 6.528, sementara Nasdaq melonjak +3,83% ke 21.590.
Kenaikan ini mencerminkan kembalinya minat investor terhadap aset berisiko di pasar saham.
Pergerakan ini biasanya terjadi saat sentimen pasar membaik, baik karena faktor makro maupun ekspektasi ekonomi yang lebih stabil.
Lonjakan ini juga menunjukkan bahwa sebagian modal kembali masuk ke ekuitas, terutama sektor teknologi.
Baca juga: Bitcoin Diprediksi Tidak Akan ATH Hingga 2027, Ini Kata Trader Senior
Kripto Justru Melemah di Saat yang Sama

Sumber: CoinMarketCap
Berbeda dengan saham, pasar kripto justru menunjukkan tekanan. Bitcoin turun ke sekitar $67.776, dengan penurunan sekitar 0,18% dalam sehari.
Sementara itu, Ethereum berada di $2.092 dan melemah sekitar -0,93% dalam satu jam terakhir. Altcoin lain seperti XRP dan BNB juga masih dalam tren pelemahan.
Secara keseluruhan, pasar kripto terlihat belum mampu mengikuti momentum positif yang terjadi di saham.
Dampak Perang dan Harga Energi ke Arah Pasar
Sepanjang kuartal pertama 2026, konflik Iran menjadi faktor utama tekanan pasar.
S&P 500 bahkan turun sekitar -7% di Q1 sementara harga minyak WTI berada di $101–$102.
Lonjakan ini mendorong inflasi dan membuat kebijakan suku bunga tetap ketat. Dalam kondisi ini, aset seperti emas sempat naik sebagai safe haven, dengan harga berada di kisaran $4.500–$4.681.
Namun, ketika muncul harapan konflik mereda, permintaan safe haven mulai berkurang. Hal ini mendorong investor kembali ke aset berisiko seperti saham, sementara kripto masih tertinggal dalam fase penyesuaian.
Arah Pasar: Bergantung pada Konflik dan The Fed
Dilansir dari Bitcoin.com, pergerakan saat ini menunjukkan bahwa pasar sangat sensitif terhadap perkembangan geopolitik.
Jika konflik benar-benar mereda, saham terutama sektor teknologi berpotensi melanjutkan kenaikan. Namun jika ketegangan kembali meningkat, harga energi bisa naik lagi dan memicu tekanan baru.
Di sisi lain, yield obligasi AS turun ke sekitar 4,30%–4,31%, memberi sedikit ruang bagi pasar.
The Fed juga menilai ekspektasi inflasi jangka panjang masih terkendali, meski risiko tetap ada.
Artinya, arah pasar ke depan akan ditentukan oleh dua hal utama: konflik geopolitik dan kebijakan moneter.
Kesimpulan
Perbedaan arah antara kripto dan saham mencerminkan perubahan sentimen global.
Harapan berakhirnya konflik AS–Iran mendorong investor kembali ke saham dan mengurangi minat pada aset lindung nilai.
Namun, kripto belum sepenuhnya mengikuti pergerakan ini karena sentimen pasar masih berhati-hati.
Jika kondisi geopolitik benar-benar membaik, peluang kenaikan aset berisiko terbuka.
Sebaliknya, jika konflik berlanjut, tekanan terhadap pasar bisa kembali muncul.
FAQ
1. Kenapa saham naik saat kripto turun?
Karena muncul sentimen positif dari potensi berakhirnya konflik, sehingga investor kembali masuk ke saham.
2. Apa pengaruh perang AS–Iran terhadap pasar?
Konflik meningkatkan harga energi dan inflasi, yang berdampak pada semua aset termasuk kripto dan saham.
3. Kenapa kripto tidak ikut naik?
Karena sentimen pasar kripto masih lemah dan investor belum sepenuhnya kembali percaya.
4. Apa itu aset safe haven?
Aset yang dianggap aman saat kondisi tidak pasti, seperti emas.
5. Apa yang menentukan arah pasar selanjutnya?
Perkembangan konflik geopolitik dan kebijakan suku bunga dari The Fed.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
