Malware
icon search
icon search

Top Performers

Home / Kamus / judul_artikel

Stock Image Article Technical Analysis 1080x1080 Feed Indodax Academy 01

Seiring dengan perkembangan zaman dan semakin majunya teknologi, semakin banyak juga jenis kejahatan yang muncul, salah satunya adalah kejahatan siber. Maraknya kejahatan siber yang terjadi belakangan ini mengharuskan kita untuk lebih peduli dan memiliki pengetahuan agar dapat menjaga pengalaman finansial digital kita.

Kejahatan siber yang satu ini merupakan istilah untuk mendeskripsikan perangkat lunak berbahaya. Istilah malware diambil dari gabungan potongan dua kata, yaitu “malicious” yang berarti “berniat jahat”, dan “software” yang berarti “perangkat lunak”. Tujuannya, tentu saja, untuk merusak atau mencuri data dari perangkat yang dimasuki oleh malware tersebut.

Malware adalah perangkat lunak yang dibuat dengan tujuan memasuki dan terkadang merusak sistem komputer, jaringan, atau server tanpa diketahui oleh pemiliknya.  Malware dapat mencangkup dari semua perangkat lunak yang digunakan untuk mencuri, memanipulasi, menghapus, dan bahkan memata-matai sebuah sistem. 

Malware juga dapat disebarkan melalui beberapa metode, meskipun kebanyakan dilakukan melalui jaringan internet, email, pesan pribadi, atau halaman situs web. Tidak hanya perangkat komputer saja, namun server situs web juga banyak menjadi korban dari malware, lho!

Seiring dengan perkembangan zaman dan semakin majunya teknologi, kejahatan siber menjadi jenis kejahatan yang harus sangat kita waspadai. Nah, untuk mencegah kalian terkena serangan serta kejahatan siber, berikut adalah beberapa tipsnya!

  1. Gunakan kata sandi yang kuat, yang terdiri dari kombinasi huruf kecil, huruf besar, simbol, dan angka, atau kalian bisa juga melakukan penggantian password secara berkala!
  2. Hindari penggunaan perangkat lunak tak berlisensi! Alih-alih bermanfaat, perangkat lunak yang tidak berlisensi dapat berisikan virus atau malware berbahaya yang dapat digunakan untuk mencuri data penting pada perangkat kita.
  3. Periksa riwayat transaksi finansial kalian! Pastikan kalian selalu memeriksa riwayat transaksi kartu debit, kartu kredit, atau e-wallet yang kalian miliki. Jika kalian menemukan catatan transaksi yang mencurigakan, kalian harus segera melaporkannya.
  4. Pastikan website yang akan kalian kunjungi adalah website resmi seperti Indodax, dan jika menerima email, pastikan juga bahwa email tersebut benar-benar email resmi. Dan yang paling penting, periksa ulang isi dan pengirim email, dan jangan sembarang mengklik tautan yang dikirim ya!
  5. Berhati-hatilah saat berbagi informasi pribadi di media sosial! Saat ini, media sosial adalah sarana bagi orang untuk mengekspresikan diri. Namun, kita tidak boleh terlalu terbuai dengan kebebasan yang ditawarkan media sosial, terutama yang berkaitan dengan informasi pribadi.
Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!