Panic Buying
icon search
icon search

Top Performers

Home / Kamus / judul_artikel

indodax indodax academy glossary poster web panic buy e1579508470427

Berawal dari FOMO

FOMO — takut ketinggalan — adalah istilah yang banyak digunakan dalam komunitas kripto. FOMO terjadi ketika orang bertindak berdasarkan emosi mereka, baik itu ketakutan kehilangan keuntungan atau ketakutan menyusutnya ekuitas saldo akun mereka. Biasanya, posisi yang digerakkan oleh FOMO mengakibatkan pasar bergerak ke arah yang berlawanan. Sepertinya sebuah kebetulan, kan?

FOMO dapat menyebabkan hal yang disebut Panic Buying. Jika hal ini terjadi dalam dunia kripto, ini merupakan suatu hal yang impulsif bagi para investor.

Panic Buying adalah situasi dimana harga aset kripto naik drastis dalam waktu singkat. Faktor penyebab “Panic Buy” tidak selalu bisa diprediksi, tetapi biasanya terjadi seketika di seluruh dunia. Saat harga naik drastis maka akan semakin banyak trader yang terpengaruh dengan keadaan ini dan ikut membeli aset kripto, sehingga harga naik dapat menyentuh titik dimana trader jenuh untuk membeli dan mulai mengambil untung dengan menjual dengan harga tinggi.

Ketika transaksi kamu didasarkan pada FOMO, kamu berhenti berpikir logis, meskipun pergerakan harga sebagian besar terlihat logis. kamu melewatkan pengaturan dan mengandalkan ekspektasi yang tidak pasti dari harga naik atau turun. Selain itu, jika cukup beruntung dan melakukan beberapa transaksi yang bagus, kamu bahkan menganggap pendekatan FOMO tersebut efektif. Jadi, kamu tidak membaca indikator sama sekali, atau kamu cukup membacanya sehingga menunjukkan apa yang ingin dilihat. Satu indikator tidak pernah cukup: kamu harus selalu melakukan riset kembali mengenai anggapan di pasar.

Hal buruk lainnya tentang Panic Buying adalah tidak ada tempat untuk manajemen risiko, yang sangat penting bagi para investor profesional. Oleh sebab itu, sebagai trader kamu harus menghindari panic buying ini.

Apakah artikel ini membantu?

Beri nilai untuk artikel ini

You already voted!