Ekonom sekaligus kritikus lama Bitcoin (BTC), Peter Schiff, kembali melontarkan peringatan keras. Ia menyebut harga Bitcoin berpotensi anjlok hingga US$20.000 jika level psikologis US$50.000 gagal dipertahankan.
Pernyataan itu muncul saat Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$66.000, melemah dari puncak siklus terbarunya.
“Jika Bitcoin menembus angka $50.000, yang tampaknya mungkin terjadi, kemungkinan besar setidaknya akan menguji angka $20.000. Itu akan menjadi penurunan 84% dari harga tertinggi sepanjang masa (ATH),” ujar Schiff pada media sosialnya.

Sumber Gambar: X.com
Di saat yang sama, ketegangan geopolitik meningkat setelah laporan bahwa militer Amerika Serikat tengah menyiapkan opsi serangan terhadap Iran. Kombinasi tekanan makro dan sentimen pasar yang rapuh menjadi latar belakang komentar Schiff.
Baca berikutnya: Siapa Pemilik Bitcoin (BTC) Terbanyak di 2026? Ini Data Terbarunya
Skenario US$50.000 Jadi Titik Penentu
Menurut Schiff, jika harga Bitcoin turun dan menembus US$50.000, penurunan lanjutan bisa jauh lebih dalam. Ia merujuk pada pola koreksi historis di siklus sebelumnya, di mana Bitcoin beberapa kali mengalami penurunan tajam setelah kehilangan level support utama.
Schiff juga tetap mempertahankan pandangannya bahwa Bitcoin tidak memiliki nilai intrinsik dan lebih menyerupai aset spekulatif. Ia konsisten mengkritik Bitcoin selama lebih dari satu dekade, bahkan di tengah meningkatnya adopsi institusional dan minat arus utama.
Namun hingga kini, harga masih berada jauh di atas US$50.000. Artinya, skenario penurunan ke US$20.000 masih bersifat prediktif, bukan konfirmasi tren.
Geopolitik Memicu Tekanan Aset Berisiko
Komentar Schiff datang di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Isu potensi konflik antara AS dan Iran mendorong pasar memasuki mode risk-off, di mana investor cenderung mengurangi eksposur terhadap aset berisiko tinggi.
Secara historis, Bitcoin kerap mengalami tekanan pada fase awal guncangan geopolitik. Investor biasanya mencari likuiditas atau beralih ke aset yang dianggap lebih defensif. Kondisi ini dapat meningkatkan volatilitas dan mempercepat aksi jual jangka pendek.
Tekanan eksternal ini membuat pasar kripto berada dalam fase sensitif, terutama ketika sentimen sudah melemah dari sisi teknikal.
Baca selanjutnya: The Fed Suntik $16 Miliar Likuiditas, Bitcoin (BTC) Siap Bangkit?
Data On-Chain: Sinyal Lemah, Tapi Tidak Sepenuhnya Bearish

Sumber Gambar: CryptoQuant
Meski narasi bearish menguat, data on-chain menunjukkan gambaran yang lebih kompleks. Indikator Short-Term Holder SOPR saat ini berada di bawah 1.
Artinya, investor jangka pendek menjual Bitcoin dalam kondisi rugi. Situasi ini mencerminkan tekanan psikologis dan fase capitulation di kalangan pemegang jangka pendek.

Sumber Gambar: CryptoQuant
Namun di sisi lain, rasio Sharpe jangka pendek Bitcoin turun ke level sangat negatif. Secara historis, kondisi return yang buruk relatif terhadap volatilitas sering muncul mendekati titik dasar lokal, bukan awal dari kejatuhan panjang.
Dengan kata lain, pasar menunjukkan tanda kelemahan jangka pendek, tetapi juga indikasi bahwa sebagian tekanan spekulatif sudah tereliminasi.
Kesimpulan
Peringatan Peter Schiff menyoroti meningkatnya risiko di tengah sentimen pasar yang melemah dan ketegangan geopolitik global. Ia menilai Bitcoin berpotensi turun hingga US$20.000 jika level US$50.000 ditembus, mengacu pada pola koreksi tajam di siklus sebelumnya.
Namun hingga kini, harga masih bertahan di atas area krusial tersebut dan data on-chain menunjukkan sinyal yang tidak sepenuhnya sejalan dengan skenario kejatuhan ekstrem.
Pergerakan selanjutnya akan sangat ditentukan oleh respons pasar terhadap level teknikal dan perkembangan situasi global.
FAQ
- Mengapa Peter Schiff sering memprediksi harga Bitcoin turun?
Peter Schiff dikenal sebagai ekonom yang sejak lama skeptis terhadap Bitcoin. Ia menilai Bitcoin tidak memiliki nilai intrinsik dan lebih memilih emas sebagai penyimpan nilai. Pandangannya konsisten bearish sejak awal kemunculan kripto. - Apa arti Bitcoin menembus level US$50.000?
Level US$50.000 dianggap sebagai support psikologis dan teknikal. Jika harga turun di bawah level ini dengan volume besar, biasanya tekanan jual bisa meningkat dan memicu penurunan lanjutan. - Apa itu indikator SOPR dalam analisis on-chain Bitcoin?
SOPR atau Spent Output Profit Ratio mengukur apakah investor menjual Bitcoin dalam kondisi untung atau rugi. Nilai di bawah 1 berarti sebagian besar koin dijual dalam kondisi rugi, yang sering terjadi saat pasar melemah. - Apakah konflik geopolitik benar-benar memengaruhi harga Bitcoin?
Ya. Ketegangan geopolitik seperti potensi perang dapat meningkatkan ketidakpastian pasar global. Investor cenderung mengurangi aset berisiko, termasuk kripto, sehingga harga bisa tertekan dalam jangka pendek. - Apakah Bitcoin pernah turun sedalam itu sebelumnya?
Dalam siklus sebelumnya, Bitcoin pernah mengalami koreksi lebih dari 70 persen dari puncaknya. Penurunan tajam bukan hal baru dalam sejarah pergerakan harga BTC, meskipun setiap siklus memiliki karakteristik berbeda. - Apa yang perlu diperhatikan saat volatilitas Bitcoin meningkat?
Pelaku pasar biasanya memantau level support dan resistance penting, volume perdagangan, data on-chain, serta perkembangan makroekonomi. Kombinasi faktor ini membantu membaca apakah penurunan bersifat sementara atau bagian dari tren yang lebih besar.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Tokoh Kripto Dunia





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


