Chairman Bitmine, Tom Lee, merilis prediksi terbaru Ethereum (ETH) untuk tahun 2026. Dalam acara Consensus Miami, Lee menyebut harga Ethereum berpotensi naik ke kisaran US$9.000 hingga US$12.000 pada akhir 2026.

Sumber Gambar: X.com
Prediksi tersebut langsung menarik perhatian pasar karena ETH saat ini masih diperdagangkan di area US$2.300. Jika target itu tercapai, Ethereum berpotensi mencatat kenaikan lebih dari 400% dari harga sekarang sekaligus membuka peluang mencetak all time high (ATH) baru.
Tom Lee juga menyampaikan bahwa fase “crypto winter” sudah berakhir. Ia menilai pasar kripto kini mulai memasuki fase baru yang disebut “crypto spring”.
Selain Ethereum, Lee juga memproyeksikan Bitcoin (BTC) bisa menyentuh US$150.000 hingga US$200.000 dalam periode yang sama.
Baca juga berita terbaru lainnya: Tom Lee: Bitcoin Resmi Masuk Bull Market Jika Mei Ditutup di Atas $76.000
Ethereum Dinilai Diuntungkan dari Tren Besar Pasar
Tom Lee melihat ada dua faktor besar yang bisa mendorong pertumbuhan Ethereum dalam beberapa tahun ke depan.
Faktor pertama adalah tokenisasi aset dunia nyata atau real-world asset (RWA). Tren ini membuat aset seperti saham, obligasi, hingga properti mulai dipindahkan ke blockchain untuk meningkatkan efisiensi transaksi dan transparansi.
Ethereum dinilai menjadi salah satu jaringan utama yang paling diuntungkan karena ekosistem smart contract dan developer-nya masih mendominasi pasar.
Faktor kedua datang dari perkembangan agentic AI, yaitu sistem kecerdasan buatan yang dapat menjalankan tugas otomatis menggunakan teknologi blockchain dan smart contract.
Narasi kombinasi AI dan blockchain mulai berkembang dalam beberapa bulan terakhir, dan Ethereum dianggap memiliki posisi kuat untuk mendukung integrasi tersebut.
Tak hanya Tom Lee, analis Crypto Patel juga ikut memperkuat sentimen bullish terhadap Ethereum. Dalam unggahannya di platform X, Patel memperkirakan ETH bisa bergerak menuju US$10.000 hingga US$15.000 pada siklus pasar kali ini.
“10 Alasan Ethereum Bisa Menuju $10.000-$15.000 di Siklus Ini: BlackRock mengajukan 2 produk tokenized money market fund di Ethereum, JPMorgan resmi menjalankan MONY Fund di jaringan Ethereum, BUIDL mencapai US$2,85 miliar dan menjadi aset RWA terbesar saat ini, Robinhood sedang membangun Layer-2 berbasis Ethereum, Uniswap dan Securitize membuka akses BUIDL secara on-chain, BNY Mellon meluncurkan layanan custody Ethereum di Uni Emirat Arab, Lebih dari US$12 miliar mengalir ke Spot Ethereum ETF sepanjang tahun ini, BitMine kini memegang lebih dari 5 juta ETH atau lebih dari 4% total suplai Ethereum, DTCC mulai melakukan tokenisasi Russell 1000 menggunakan blockchain, WisdomTree meluncurkan produk Fully Staked ETH ETP di Eropa” tulis Crypto Patel.

Sumber Gambar: X.com/CryptoPatel
Arus Dana ETF dan Institusi Jadi Sorotan
Optimisme terhadap Ethereum juga semakin kuat setelah meningkatnya perhatian institusi terhadap ETF kripto dan aset digital berbasis Ethereum.
Pasar melihat Ethereum mulai bergerak dari sekadar aset spekulatif menjadi infrastruktur utama dalam pengembangan blockchain modern.
Hal inilah yang membuat banyak analis mulai membandingkan posisi Ethereum dengan “mesin utama” ekonomi digital berbasis blockchain.
Meski begitu, kenaikan besar Ethereum tetap dibayangi berbagai risiko eksternal, termasuk kondisi makroekonomi global, kebijakan suku bunga, hingga ketegangan geopolitik yang masih mempengaruhi pasar aset berisiko.
Baca selanjutnya: Harga Ethereum (ETH) Sulit Naik, Ternyata Ini 3 Penyebab Utamanya
Data On-Chain Tunjukkan Holder Ethereum Masih Gelisah
Di tengah prediksi bullish tersebut, data on-chain justru menunjukkan bahwa sebagian investor Ethereum masih belum sepenuhnya percaya diri.
Analis on-chain Darkfost mencatat adanya lonjakan arus masuk ETH ke Binance sepanjang awal Mei 2026.

Sumber Gambar: CryptpQuant
Pada 6 Mei, sekitar 216.152 ETH senilai US$511 juta masuk ke Binance. Kemudian disusul 98.552 ETH senilai US$224 juta pada 8 Mei dan 125.146 ETH senilai US$288 juta pada 9 Mei.

Sumber Gambar: CryptpQuant
Lonjakan deposit ke exchange biasanya dipandang sebagai sinyal potensi tekanan jual karena investor cenderung memindahkan aset untuk dijual atau melakukan trading jangka pendek.
Darkfost menilai pergerakan ini menunjukkan sebagian holder Ethereum masih bereaksi emosional saat pasar mengalami koreksi.
Menurutnya, kondisi tersebut juga menjadi salah satu alasan mengapa harga Ethereum masih bergerak dalam fase konsolidasi selama beberapa minggu terakhir.
Saat ini Binance diketahui memegang sekitar 3,62 juta ETH atau sekitar 24,6% dari total Ethereum yang berada di centralized exchange.
Prediksi terbaru Tom Lee memperlihatkan bahwa Ethereum masih menjadi salah satu aset kripto yang paling dipantau investor institusi maupun retail.
Kesimpulan
Tom Lee memprediksi Ethereum bisa mencapai US$9.000 hingga US$12.000 pada 2026, didorong sentimen positif dari ETF, tokenisasi aset, dan perkembangan AI berbasis blockchain.
Meski begitu, data on-chain menunjukkan sebagian holder masih melakukan tekanan jual dengan memindahkan ETH ke exchange. Kondisi ini membuat pergerakan Ethereum masih cenderung konsolidasi dalam jangka pendek.
Jika minat institusi terus meningkat dan pasar kripto kembali bullish, peluang Ethereum mencetak all time high baru masih terbuka.
FAQ
- Berapa prediksi harga Ethereum menurut Tom Lee pada 2026?
Tom Lee memprediksi harga Ethereum bisa mencapai US$9.000 hingga US$12.000 pada akhir 2026. Target tersebut berarti ETH berpotensi naik lebih dari 400% dari harga saat ini. - Apa yang membuat Ethereum diprediksi bisa naik tajam?
Beberapa faktor yang dianggap mendukung kenaikan Ethereum adalah perkembangan ETF kripto, tokenisasi aset dunia nyata (RWA), serta integrasi blockchain dengan teknologi AI. - Apakah Ethereum masih bisa mencetak all time high baru?
Secara teori masih memungkinkan jika arus dana institusi terus masuk dan kondisi pasar kripto membaik. Namun pergerakan harga ETH tetap dipengaruhi sentimen global dan tekanan jual investor. - Kenapa banyak ETH masuk ke Binance?
Arus masuk ETH ke exchange seperti Binance sering dikaitkan dengan aktivitas trading atau potensi aksi jual. Data terbaru menunjukkan banyak holder memindahkan ETH saat pasar mengalami koreksi. - Apa arti crypto spring yang disebut Tom Lee?
Crypto spring adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan fase pemulihan pasar kripto setelah periode bearish panjang atau crypto winter. - Apakah prediksi harga Ethereum selalu akurat?
Tidak. Prediksi harga kripto tetap bersifat spekulatif dan dipengaruhi banyak faktor seperti kondisi ekonomi global, regulasi, sentimen pasar, dan aktivitas investor besar.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Fau
Referensi:
- Be(in)crypto – Bitmine’s Tom Lee Bets Big On Ethereum With New 2026 Prediction, diakses pada 11 Mei 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Altcoin, #Berita Ethereum, #Prediksi Harga Crypto Hari Ini, #Berita Tom Lee, #Berita Tokoh Kripto Dunia






Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar


