Isu quantum computing kembali memicu kekhawatiran di pasar kripto karena disebut bisa mengancam keamanan Bitcoin.
Namun, riset terbaru menunjukkan bahwa ancaman ini belum bersifat mendesak dan masih berada dalam jangka panjang.
Berikut 5 fakta penting yang perlu dipahami investor:
1. Ancaman Quantum Itu Nyata, Tapi Belum Terjadi
Quantum computing memang secara teori bisa membobol sistem kriptografi Bitcoin.
Serangan ini bekerja dengan memecahkan kunci privat dari data publik.
Namun, riset menyebut ancaman ini masih bersifat teoritis, bukan risiko yang sedang terjadi saat ini.
2. Teknologi Saat Ini Masih Jauh dari Kebutuhan
Untuk menyerang Bitcoin, dibutuhkan komputer quantum dengan jutaan qubit.
Saat ini, teknologi yang ada masih 10 hingga 100.000 kali lebih lemah dari yang dibutuhkan.
Artinya, kemampuan untuk membobol Bitcoin masih jauh dari realisasi praktis.
Baca juga: Identitas Satoshi Nakamoto Terungkap? Ini Hasil Investigasi New York Times
3. Risiko Nyata Baru Diperkirakan Muncul di 2030-an
Peneliti memperkirakan ancaman serius baru bisa muncul dalam jangka menengah hingga panjang.
Perkiraan saat ini menunjukkan risiko realistis baru akan terlihat di 2030-an atau setelahnya.
Ini memberi waktu bagi industri untuk mempersiapkan solusi.
4. Tidak Semua Bitcoin Rentan
Sekitar 1,7 juta Bitcoin atau sekitar 8% dari total supply berada di alamat lama yang lebih rentan.
Alamat modern memiliki mekanisme yang menyembunyikan kunci publik hingga digunakan.
Artinya, sebagian besar Bitcoin saat ini memiliki lapisan perlindungan tambahan.
5. Solusi Sudah Disiapkan, Tapi Harus Bertahap
Standar post-quantum cryptography sudah mulai dikembangkan dan distandarisasi secara global.
Pendekatan yang disarankan adalah migrasi bertahap, bukan perubahan drastis.
Langkah terlalu cepat justru berisiko menimbulkan bug, kesalahan sistem, atau gangguan pada jaringan.
Kesimpulan
Quantum computing memang menjadi tantangan potensial bagi Bitcoin, tetapi bukan ancaman jangka pendek.
Dengan teknologi saat ini yang masih jauh dari cukup, serta adanya waktu untuk adaptasi, risiko ini lebih tepat dilihat sebagai tantangan masa depan, bukan krisis saat ini.
Bagi investor, memahami konteks ini penting agar tidak bereaksi berlebihan terhadap isu yang belum berdampak langsung.
FAQ
1. Apakah quantum computing bisa menghancurkan Bitcoin?
Secara teori bisa, tetapi teknologi saat ini belum mampu melakukannya.
2. Kapan ancaman quantum mulai realistis?
Diperkirakan pada 2030-an atau setelahnya, tergantung perkembangan teknologi.
3. Apa itu qubit dalam quantum computing?
Qubit adalah unit dasar dalam komputer quantum yang jauh lebih kompleks dibanding bit biasa.
4. Apakah semua Bitcoin berisiko?
Tidak. Hanya sebagian alamat lama yang memiliki risiko lebih tinggi.
5. Bagaimana cara Bitcoin menghadapi ancaman quantum?
Dengan mengembangkan dan mengadopsi teknologi kriptografi baru yang tahan terhadap quantum.
Itulah berita crypto hari ini terkait kabar terbaru di pasar kripto, termasuk pergerakan harga Bitcoin dan kripto utama lainnya. Aktifkan notifikasi untuk mendapatkan update terkini dan edukasi dari Akademi Crypto seputar aset digital dan teknologi blockchain hanya di INDODAX Academy.
Pelajari kripto lebih dalam dari A – Z mulai dari pergerakan pasar, indikator analisis teknikal, aset digital, dan topik lain lain melalui laman artikel edukasi crypto terpopuler. Anda juga dapat mengikuti berita terbaru Indodax Academy melalui Google News.
Download aplikasi crypto terbaik INDODAX melalui App Store atau Google Play Store untuk mendapatkan pengalaman jual beli Bitcoin atau aset kripto lain dengan mudah dan aman.
INDODAX merupakan exchange crypto lokal di Indonesia yang mempublikasikan data Proof of Reserves (PoR) di CoinMarketCap dan rutin melaporkan pembaruan jumlah total aset secara transparan yang bisa dilihat oleh semua orang.
Kontak Resmi Indodax
Nomor Layanan Pelanggan: (021) 5065 8888 | Email Bantuan: [email protected]
Ikuti juga sosial media INDODAX di sini: Instagram, X, Youtube & Telegram
Author: Alo
Referensi
Decrypt – Why Quantum Computing Isn’t a Serious Risk for Bitcoin Yet: CoinShares, diakses pada 9 April 2026
Tag Terkait: #Berita Kripto Hari Ini, #Berita Mata uang Kripto, #Berita Bitcoin





Polkadot 2.25%
BNB 0.52%
Solana 4.62%
Ethereum 2.32%
Cardano 1.02%
Polygon Ecosystem Token 1.87%
Tron 2.75%
Pasar
